Kisah Kita Bersama (Gfriend)

Kisah Kita Bersama (Gfriend)
Episode 10 : Hari Terakhir


__ADS_3

...~ HAPPY READING ~...











"Akan ada apa?"


Sowon kembali menatap Umji, ia tak tega bila mengatakan yang sebenarnya kepada adik bungsunya itu.


"Enggak, gak ada apa-apa kok.." jawab Sowon dengan senyuman.


"Yaudah, sekarang kita semua tidur ya. Supaya besok bisa bangun pagi." sambungnya.


"Siap Sowon eonnie"


......................


Hari ini adalah waktunya mereka semua untuk kembali ke Seoul. Sekarang jam baru menujukan pukul 8 pagi.


Kali ini bukan sang kakak tertua yang bangun duluan, melainkan si bungsu. Umji bangun lebih dulu karena dia memasang alarm di ponselnya.


"Hooaamm" Umji menggeliat di kasurnya, meregangkan otot nya yang kaku.


Umji melihat ke samping kirinya, terlihat SinB yang masih tidur dengan lelap. Dengan gaya tidur yang berantakan.


Ia tidak tega bila membangunkan kakaknya itu. Jadi Umji memutuskan untuk pergi ke dapur mengambil minum.


"Kamu sudah bangun dek.."


Umji sedikit terkejut karena kakak tertuanya itu tiba-tiba datang.


"Eoh, iya eonnie."


"Sowon eonnie ngapain?" tanya Umji lalu meneguk air yang dia ambil tadi.


"Ini eonnie mau masak, kamu mau makan apa hari ini?" tanya Sowon seraya mengikat rambutnya.


"Aku sih makan apa aja eonnie, asalkan itu buatanmu." jawab Umji dengan senyum manisnya. Senyum manis Umji pasti bisa membuat siapapun merasa gemas.


"Aww, manis sekali adikku ini.." Sowon merasa sangat gemas melihat wajah gembul adik bungsunya.


"Ya sudah, aku masak dulu ya" lanjut Sowon lalu membuka kulkas. Ia sibuk memikirkan ingin masak apa hari ini.


......................


Yerin yang baru membuka matanya, melihat sekeliling dan dia tidak menemukan Sowon yang satu kamar dengannya. Yerin tau kalau kakaknya itu pasti sudah ada di dapur.


Karena hari ini adalah waktunya mereka kembali ke rumah mereka di Seoul, Yerin bergegas mandi.


Yerin memakai pakaian yang cukup simple, ia tidak mau kesulitan saat di bandara nanti.


Saat hendak keluar kamar, Yerin tidak sengaja menabrak seseorang. Beruntung Yerin di tangkap oleh orang itu.


"Kau sangat cantik Yerin eonnie.."


Ternyata yang tertabrak dan menangkap Yerin itu adalah salah satu adik termudanya, SinB.


"Hei, jaga bicaramu itu. Jangan sembarangan kau." ucap Yerin setelah lepas dari pelukan SinB. Yang dibalas dengan senyum menggoda dari SinB.


"Tapi kan aku berbicara yang sebenarnya eonnie, kau memang cantik. Sangat cantik." SinB menampilkan senyum menggoda sambil menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


"Ish kau ini, kenapa kau belum mandi huh?" tanya Yerin yang menyadari kalau SinB masih memakai baju tidur. Sepertinya SinB juga baru bangun.


SinB melihat sekilas baju yang ia pakai, dan memang benar kalau SinB baru saja bangun tidur.


"Hei, kenapa kau diam saja? SinB yya?" Yerin menggerakkan telapak tangannya di depan wajah SinB.


"Eoh, ini aku mau ke dapur. Aku haus.."


"Oh, setelah itu cepatlah mandi ya" Yerin memperingati adiknya. Kalau tidak diingatkan SinB bisa lupa mandi, bahkan bisa saja dia pergi ke bandara tanpa mandi dulu.


SinB membalasnya dengan anggukan, lalu berlalu pergi ke dapur untuk mengambil minum. Yerin menggelengkan kepalanya sambil menatap punggung SinB yang perlahan menjauh.


......................


"Eoh, SinB eonnie sudah bangun?" tanya Umji.


"Hm"


"Sowon eonnie masak apa?" tanya SinB melihat kakak tertuanya sedang sibuk berkutat dengan alat dapur.


"Eonnie memasak nasi goreng kimchi, kalian mau kan?" Sowon melihat adik-adiknya sekilas lalu lanjut masak.


"Tentu eonnie" balas keduanya serempak.


Sowon tersenyum mendengar jawaban kompak dari dua adik termudanya.



Tak lama kemudian, Sowon selesai memasak nasi goreng kimchi. Ia menghidangkannya di meja makan.


Disana hanya ada 2 adik termudanya. Sowon bingung dimanakah 3 adiknya lagi?


"SELAMAT PAGI SEMUAA!!" teriak Yerin yang baru saja sampai di ruang makan.


"YAK! Janganlah berteriak, Ini masih pagi." tegur Sowon.


"Kau sendiri kan berteriak eonnie.." ucap Yerin yang sudah duduk di kursinya.


"Tidak, aku tidak berteriak" balas Sowon yang sudah duduk di kursinya juga.


"Tadi kau bilang YAK! , seperti itu.." ucap Yerin sambil menyendokkan makanannya ke mulutnya.


"Tapi Sowon eonnie.." panggil Umji.


"Kenapa?"


"Eunha eonnie dan juga Yuju eonnie belum bangun.."


"Oh iya, kenapa mereka belum bangun juga. Aku harus membangunkan mereka. Kalau tidak bisa telat kita." Sowon beranjak dari kursinya dan berjalan ke arah kamar Eunha dan Yuju.


......................


"Kenapa mereka belum sampai juga ya pa?"


"Sabar sayang, mungkin anak-anak kita pulangnya nanti agak siang"


"Tapi, mereka semua baik-baik aja kan pa?" ucap sang istri khawatir.


Sang suami tersenyum melihat wajah istrinya yang sedang khawatir itu. Dimatanya, istrinya itu selalu terlihat cantik dan lucu.


Sang istri yang sadar kalau suaminya sedang tersenyum kearahnya lantas ia memukul lengan sang suami pelan. Sang suami pun tersadar dari senyumnya menatap istrinya.


"Kau ini, kenapa menatapku seperti itu?"


"Ahh, tidak. Kau sangat cantik istriku.." ucap sang suami sambil membelai rambut milik istrinya.


Mendengar perkataan suaminya, ia tersipu malu. Sang istri menunduk dan tanpa sadar pipi nya mulai kemerahan.


Sang suami yang melihat itu, mengangkat kepala sang istri dan menatapnya penuh cinta.


Mereka berdua bertatapan sangat dekat sekarang, sang suami terus mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya.


Wajah mereka benar-benar dekat, mungkin hanya ada celah beberapa senti saja.


Dekat.. dekat lagi.. semakin dekat.. Itulah yang dilakukan oleh sang suami.

__ADS_1


Pada akhirnya, sang istri tau kalau sang suami ingin menciumnya. Tetapi ia malah mendorong pelan tubuh suaminya.


Hal itu membuat sang suami cemberut dan melipat kedua tangannya di dada. Sang istri tersenyum gemas melihat tingkah suaminya itu.


"Sayang.. jangan marah dong.." ucap sang istri sambil menoel lengan sang suami.


"Huuhh, aku ngambek nih" ucap sang suami memasang wajah cemberut.


"Yaudah deh, maafin akuu.." sang istri bertingkah imut dengan cara mengerjapkan matanya berkali-kali.


Sang suami melihat tingkah imut istrinya yang sedang berusaha meminta maaf kepadanya. Ia tak tahan jika sudah seperti ini.


Sang suami pun langsung mencium bibir pink milik istrinya. Sang istri tentu juga membalas ciuman itu.


Kemudian mereka melepaskaannya, sang istri tidak mau terlalu lama melakukan hal itu. Takutnya nanti anak-anak mereka pulang dan malah melihat mereka yang sedang berciuman.


Sang suami tersenyum senang setelah melepaskan ciuman mereka, sang istri juga tersenyum.


"Makasih ya sayang." bisik sang suami sambil tersenyum.


"Iya, kamu udah biasa begitu kan.." balas sang istri.


"Kamu tau aja, makin sayang deh aku tuh." ucap sang suami mencubit pipi istrinya.


Sang istri tersenyum lalu menyandarkan kepalanya di bahu sang suami. Mereka menunggu anak-anak mereka pulang.


NOTE : MAAF KALAU ADA ADEGAN YANG SEDIKIT ROMANTIS DI NOVEL INI !!! TIDAK UNTUK DITIRU BAGI YANG MASIH BOCIL !!!


......................


Sowon melangkahkan kakinya menuju kamar kedua adiknya yang masih belum bangun.


Ia memasuki kamar itu dan betapa terkejutnya dia, karena Sowon melihat kedua adiknya yang masih tertidur pulas dengan posisi yang aneh.


Jadi posisinya begini, kaki Yuju berada di perut Eunha dan tangan Eunha berada di wajah Yuju. Yuju tidur dengan posisi tengkurap dan menjadikan Eunha sebagai guling. Eunha tidur dengan mulut yang terbuka lebar.


Sowon menggelengkan kepalanya melihat dua adiknya yang tidur dengan posisi aneh. Lalu ia mendekat ke kasur para adik dan mengguncang tubuh kedua adiknya itu.


"YAK! KIM EUNHA! KIM YUJU! BANGUUUNNN!!!" teriak Sowon tepat di telinga Eunha dan Yuju.


"Alamak!! ada pencuri!! tangkap cepat!!" Yuju yang kaget langsung bangun dan bergaya seperti sedang menangkap pencuri.


"Hahh! mana? mana pencurinya? sini hadapi aku!!" Eunha juga sama, ia kaget dan langsung berdiri dengan bergaya sebagai petinju.


Seketika Eunha dan Yuju tersadar dan cengengesan melihat kakak tertua mereka sedang menatap mereka sambil berkacak pinggang.


"Apaan sih kalian, bangun cepetan. Kita kan hari ini mau pulang ke Seoul. Cepat mandi lalu makan ya, semua sudah menunggu." jelas Sowon lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


Mereka mengangguk dan segera turun dari kasur lalu mandi bergantian.


Setelah itu mereka keluar ke ruang makan. Eunha dan Yuju juga memakai pakaian yang simple seperti Yerin.


......................


Sowon kini sudah sampai di ruang makan dan duduk kembali di kursinya.


"Bagaimana eonnie?" tanya Umji yang sedang makan juga bersama SinB dan Yerin.


"Mereka tidur dengan gaya yang aneh" jawab Sowon lalu menyendokkan nasi goreng ke mulutnya.


"Aneh?" SinB bertanya dengan mulut penuh.


"Telan dulu makananmu SinB yya" tegur Yerin.


"Iya iya"


"Mereka tidur dengan posisi Yuju menjadikan Eunha sebagai guling." jelas Sowon.


Mereka bertiga yang mendengarnya tertawa kecil, sampai-sampai SinB tersedak.



Akhirnya Yuju dan Eunha pun sampai di ruang makan dan ikut bergabung.


Mereka berenam makan bersama sambil berbincang-bincang.

__ADS_1


...----------------...


...~ To Be Continued ~...


__ADS_2