Kisah Kita Bersama (Gfriend)

Kisah Kita Bersama (Gfriend)
Episode 8 : Ditemukan


__ADS_3

Setelah berganti baju, SinB dan Yuju duduk di sofa dekat Sowon, Yerin, dan Eunha.


Sowon masih terus saja menangis dan menghawatirkan Umji. Eunha yang tidak tega melihat kakaknya terus menerus saja menangis, ingin pergi ke pantai dan membantu mencari Umji juga. Yerin, Yuju, dan SinB sudah melarang Eunha tetapi tetap saja Eunha akan pergi mencari Umji.


Eunha pun pergi ke pantai sendirian dan mencari keberadaan Umji dengan melihat sekeliling pantai.


Di pantai, Eunha sudah berusaha mencari adiknya itu tetapi belum saja ditemukan.


Eunha yang lelah memutuskan untuk beristirahat dulu di kursi dibawah pepohonan yang rindang sambil terus melihat ke sekeliling pantai.


Di penginapan, Sowon sudah merasa lebih tenang dan sudah tidak menangis lagi. Yuju memberikan minum kepada Sowon yang haus karena terus menangis tadi.


"Sudah lebih tenang kan eonnie?" tanya Yerin sambil tersenyum.


"Iya" jawab Sowon juga tersenyum.


"Tapi, gimana sama Eunha?" tanya Sowon.


"Soal Eunha eonnie, nanti aku susul aja" jawab SinB.


"Nanti eonnie ikut ya" ucap Sowon menoleh kearah SinB.


"Jangan eonnie, biar aku aja" ucap SinB.


"Tapi kan eonnie juga mau ikut bantu cari Umji" rengek Sowon.


"Iya Iya, nanti kita cari Umji bareng-bareng aja ya" ujar Yerin.


Drrrttt.. Drrrttt.. Drrrttt..


Tak lama kemudian handphone Sowon berdering karena ada telepon masuk. Yuju yang melihat siapa yang telepon, ternyata yang menelepon adalah Tn. Park Hae Song. Yuju segera mengangkat telepon itu dan memberikannya kepada Sowon.


"Siapa yang telepon?" tanya SinB.


"Tuan Park Hae Song" jawab Yuju sambil memberikan handphonenya ke Sowon.


"Halo Tuan Park, ada apa ya?" tanya Sowon yang sedang berbicara dengan Tn. Park lewat telepon.


"Halo, maaf saya mengganggu. Tapi saya ingin menyampaikan sesuatu.." ucap Tuan Park.


"Menyampaikan apa?" tanya Sowon bingung.


Yerin, Yuju, dan SinB juga terlihat bingung melihat kakak mereka yang sedang berbicara dengan Tuan Park lewat telepon.


Yerin, Yuju, dan SinB saling menatap satu sama lain.


"Saya ingin menyampaikan kalau orang tua kalian akan pulang ke Korea beberapa hari lagi, dan mereka bilang mereka akan pulang kerumah anak-anak" ucap Tuan Park.


"Apa? Mereka akan pulang? Kira-kira kapan mereka sampai ke Korea Tuan Park?" tanya Sowon bertubi-tubi.


"Kira-kira 3 hari lagi" jawab Tuan Park.

__ADS_1


"Kalau begitu, terima kasih ya Tuan Park" ucap Sowon.


Sowon pun menutup telepon dan memasang wajah senang kepada adik-adiknya. Sowon menjelaskan tentang orang tua mereka yang akan kembali ke Korea 3 hari lagi. Tentu saja mereka sangat senang tetapi di sisi lain juga mereka masih menghawatirkan Umji yang belum saja ditemukan.


Mereka memutuskan untuk pergi ke pantai menyusul Eunha dan membantu mencari Umji.


Sesampainya di pantai mereka menhampiri Eunha yang masih beristirahat di kursi di bawah pohon rindang.


Mereka bertanya ke Eunha apakah Umji sudah ditemukan, Eunha menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


Kemudian mereka bersama-sama mencari keberadaan Umji dan dibantu oleh orang-orang sekitar dan juga tim penyelamat.


1 jam mencari, tetap saja hasilnya nihil. Umji belum saja ditemukan. Mereka semakin khawatir dengan keadaan Umji. Mereka berpelukan sambil menyemangati diri mereka.


"Heyy!!" teriak seorang pria yang langsung membuat mereka melihat ke sumber suara.


"Ada cewek tenggelam!!" teriak pria itu lagi.


Mereka yang mendengar teriakan itu langsung berlari menuju tempat dimana pria itu berada.


"Mana? mana cewek tenggelam?" tanya Sowon panik.


"Itu" ucap pria itu sambil menunjuk ketengah laut.


"Itu kan Umji!!!!" teriak Yerin panik.


"Iya bener!! Itu Umji!!" teriak Yuju yang juga ikut panik.


Sementara SinB ingin langsung berenang ke arah Umji yang sudah mengapung di tengah laut. Eunha melarang SinB, karena bisa saja berbahaya tetapi SinB tetap saja ingin menyelamatkan adiknya itu.


Dengan cepat SinB berenang dan sampai di tempat dimana Umji berada, SinB melihat adiknya yang sudah pucat tak berdaya. SinB langsung membawa Umji di punggungnya dan berenang menuju daratan.


Eunha yang melihat SinB dengan cepat menyelamatkan Umji, tersenyum karena ternyata SinB yang terlihat dingin justru sangat sayang kepada adiknya.


SinB pun sampai di daratan dengan Umji yang berada di punggungnya. Eunha membantu SinB. Yerin, Yuju, dan Sowon juga langsung membantu SinB.


SinB langsung membaringkan tubuh adiknya yang sudah pucat itu dan langsung memberikan nafas buatan. Eunha dan Yuju juga membantu SinB, sementara Yerin menenangkan Sowon yang masih menangis melihat adiknya tak berdaya di hadapannya.


"Ayo bangun dek" ucap SinB sambil terus memberikan nafas buatan kepada Umji.


"Bangun dong dek.." ucap Sowon sambil menangis.


"Biar aku bantu ya SinB" ucap Yuju sambil membantu dengan cara menekan-nekan dada Umji untuk mengeluarkan air yang sudah tertelan oleh Umji.


"Aku juga" ucap Eunha yang membantu Yuju.


Karena Umji tidak bangun-bangun, SinB memutuskan untuk membawa adiknya ke penginapan. Dan semua setuju, akhirnya Umji dibawa ke penginapan.


Sesampainya di penginapan.....


Umji belum juga bangun. Yerin dan Eunha membantu menggantikan baju Umji yang sudah basah kuyup. Begitu juga dengan SinB, ia berganti baju lagi. Setelah itu SinB kembali memberikan nafas buatan dan menekan-nekan dada Umji.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Umji sudah mengeluarkan air yang tertelannya saat tenggelam dan perlahan-lahan mulai membuka matanya.


Semua sangat senang melihat Umji yang sudah sadar.


"Kamu sudah sadar dek?" tanya SinB yang melihat Umji sudah membuka matanya perlahan. Umji mengangguk pelan sebagai jawaban.


"Syukurlah" ucap semua sambil tersenyum.


Sowon langsung memeluk adiknya itu dan langsung mencium kedua pipi Umji.


"Eonnie seneng banget dek kamu sudah sadar" ucap Sowon yang sudah melepaskan pelukannya. Umji tersenyum tipis dengan wajah yang masih pucat.


"Ini minum dulu dek" ucap Eunha sambil memberikan teh hangat untuk Umji.


"Makasih Eunha eonnie" ucap Umji dengan nada yang masih lemah.


Umji pun meminum teh hangat yang dikasih Eunha.


Sowon berterima kasih kepada SinB karena sudah menyelamatkan Umji, SinB tersenyum kepada Sowon.


Karena sudah sore, Yerin memesan makanan untuk mereka makan bersama. 15 menit kemudian makanan yang Yerin pesan sudah sampai, mereka langsung makan bersama kecuali Umji.


Yerin juga memesan bubur untuk Umji. Setelah selesai makan bersama yang lain, Sowon yang mengantarkan buburnya ke kamar Umji.


"Ini bubur untuk kamu dek" ucap Sowon sambil berjalan masuk ke kamar Umji dan meletakan buburnya di meja sebelah tempat tidur.


"Makasih Sowon eonnie" jawab Umji dengan senyum manis.


"Sama-sama, mau eonnie suapin?" tanya Sowon melihat adiknya yang masih lemah.


"Enggak usah eonnie, Umji bisa makan sendiri kok" jawab Umji sambil memegang sendok dengan tangan gemetar.


"Udah sini biar eonnie suapin kamu" ucap Sowon mengambil sendok dan mangkuk bubur dari tangan Umji.


"Aaaa" ucap Sowon menyuruh Umji membuka mulutnya. Umji pun membuka mulutnya.


Suapan pertama sudah masuk, Umji mengunyah bubur sambil tersenyum kearah Sowon yang sudah seperti ibu.


Umji sangat bersyukur mempunyai kakak-kakak yang sangat sayang kepadanya. Seperti Sowon yang sudah Umji anggap sebagai kakak sekaligus ibu, karena Sowon itu sayang sekali pada adik-adiknya dan sangat menjaga kelima adiknya.


"Lain kali, jangan bikin eonnie khawatir lagi ya dek" ucap Sowon sambil menyuapi Umji.


"Iya eonnie, maafin dedek ya.. dedek udah bikin eonnie khawatir" ucap Umji sambil tersenyum.


Sowon membalas senyum manis adik bungsunya itu. Kemudian mereka lanjut mengobrol.


Sementara yang lain masih makan bersama dan berbincang-bincang.


Indahnya memiliki keluarga yang saling menyanyangi dan menjaga satu sama lain..


...BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2