
Biarkan kumulai ini dengan cerita saat hari pertama kita masuk di SMP. Kau ingat? Saat itu aku membawa kameraku, kita bertiga berjalan di lapangan dengan tawa yang begitu polos sambil merekam diri kita seakan membuat vlog untuk kita upload di yc. Alih-alih hal itu, kameraku justru di ambiil oleh Pak Yanto dan membawanya ke ruang guru dengan kita yang mengikutinya dari belakang. Itu adalah kesan pertama yang tidak terlalu buruk. Kudengar siswa tahun sebelumnya dipanggil karena melepaskan wig kepala sekolah. Haha, itu mengingatkanku pada salah satu scene anime yang membuat kita tertawa di larut malam di ruang tamu, hingga di tegur oleh ibuku.
Ya, itu sangat luar biasa dan penuh tawa. Lalu apa kau ingat? Beberapa hari kemudian kita pulang bersama naik mobil bersama Dika yang sudah basah kuyup di bawah hujan yang sempat ia terobos? Kita berdua lalu menertawakannya, lalu dia juga ikut tertawa dengan apa yang dia lakukan sendiri. Begitu konyol tapi juga membuat kita bisa ingat bagaimana aneh dan berbedanya dia dengan yang lainnya. Tentu kau juga sangat berbeda dan juga special seperti Dika bagiku.
__ADS_1
Semua hal itu sangat membahagiakan, hingga tak pernah terlintas dipikiranku bahwa semua itu bisa saja berakhir. Seperti anak-anak seumuranku pada umumnya, kita bertiga hanya mengikuti alur di mana itu bisa membawa kita di berbagai situasi tak terduga. Tapi ini baru awal dan aku tidak ingin mengisinya dengan sesuatu yang menyedihikan. Mungkin setelah beberapa halaman, aku akan mengisi ini dengan semua hal yang sedih itu.
Aku hanya ingin mengenang semua hal bahagia tentang kita bertiga. Saat itu kita sedang upacara bendera di hari senin. Aku, dengan fisik yang lemah initidak bisa tetap berdiri di bawah sinar matahari yang terik. Setelah beberapa menit saat upacara di mulai, tubuhku tiba-tiba lemas dan langsung jatuh. Untung saat itu kau langsung menangkapku dengan tetap kokoh berdiri. Kau sangat kuat. Dika sangat kuat, ia membawaku ke UKS dengan menggendongku di bagian belakang tubuhnya dengan tubuh yang hangat dan berguncang.
__ADS_1
Samar-samar aku melihatmu, mengikutiku dan Dika dari belakang dengan wajah yang terlihat begitu mengkhawatirkanku. Mengingat hal itu, aku masih sangat tidak percaya dengan yang telah terjadi ini. Semua iniโฆ kuharap aku bisa kembali di masa di mana kita berlarian kesana-kemari di koridor sekolah yang begitu mengganggu siswa lain.
Tapi kemudian aku melihat sesuatu yang aneh. Tawaku mulai berpisah dari kalian. Melihat kalian berdua bersama saat itu membuatku merasa kacau. Tatapan dari Dika terlihat berbeda begitupun dengan dirimu. Dan itu sangat mengangguku. Tawaku perlahan hilang dan menjadi sebuah keheningan yang begitu hampa. Dan tentu itu hanya untukku saja. Kucoba untuk kembali mendapatkan momen bersama kalian, tapi itu selalu gagal dengan tawa kalian. Dan disinilah perasaan ku mulai berubah. Sesuatu mendorongku untuk merasakan sesuatu yang aneh dari sebelumnya.
__ADS_1
...----------------...
Terima Kasih atas Kunjungan Anda. Kedepannya, mohon bantuannya. Dan mohon maaf bila ada salah kata. Dan jangan lupa untuk votenya ๐ค๐๐
__ADS_1