
mmm…. Aku tidak tahu
ini sudah hari keberapa. Aku… benar-benar lupa. Hanya saja sepertinya hari ini
aku tidak bisa menulis lagi. Aku sudah sangat lelah. Mungkin kali ini aku akan
menundanya. Aku akan berusaha untuk memberanikan diri mengingat semua yang
terjadi itu.
Aku ingin mengatakannya padamu. Aku sedang dalam kondiisi terpuruk ku saat ini. atau
mungkin tidak. ini mungkin hanya beberapa kondisi yang tidak akan pernah
berakhir bagiku.
Kemarin, tidak, itu sudah beberapa hari yang lalu. Aku mendengar kabar tentang ayahku. Ini
merupakan salah satu kabar yang membahagiakan untukku, tapi juga sesuatu yang
buruk. Dokter yang merawatku, berkata bahwa ayahku telah tewas bunuh diri. Yang
paling buruknya, itu adalah hal yang ternyata sudah terjadi.
2 bulan yang lalu, seharusnya aku sudah tahu kabar ini. aku
hanya bingung harus mulai dari mana mencgatakannya padamu. Beberapa hari yang
lalu, seseorang datang dan memberitahu kabar itu pada dokter. Dokter
__ADS_1
memberitahukannya padaku, lalu memberiku sebuah surat. Ia mengatakan surat itu
adalah surat dari ayahku yang diberikan beberapa hari sebelum ia pergi menemui
ibuku.
di surat itu ayahku, ia menuliskan sesuatu yang begitu membuat ku cukup bisa meninggalkan dunia ini
dan bertemu dengannya secepatnya.
Tapi sudahlah itu tidak perlu, untuk saat ini. hari ini adalah hari yang cukup istimewa bagiku.
Sekarang aku sudah semakin tua saja, dan menjomblo. Hari ini aku sudah berusia
25 tahun. Sudah sangat tua, bukan? Hari ini juga cuaca tidak begitu buruk. Hari
tahunku. Entahlah, ini pagi hari dan aku mengingat malam itu. malam itu sangat
menyenangkan bagiku. Kita bertiga tertawa lepas dan begitu bahagia. Dan aku,
tanpa pikiran yang aneh itu.
Jujur saja, kalian benar-benar membuatku bisa melepaskan stress ku. saat itu ayah dan ibuku punya
beberapa masalah dan dihari itu, kali pertama ibu dan ayahku membentakku. Itu
sangat lucu melihat aku yang langsung terpojok dan menangisi hal itu. tapi aku
tidak bisa memberitahu siapapun. Mmm…. ya aku sangat ingin kembali di masa itu.
__ADS_1
di masa aku sudah mulai berpikir sedikit lebih dewasa. Setidaknya aku pernah
merasakan semua hal itu.
Aku jadi teringat saat ulang tahunmu yang ke-10. Saat itu kau sampai mengeluarkan air mata karena
dikejutkan dengan kedatangan ku dan Dika di malam itu. aku tahu kau sangat
takut dengan hantu, dan tentu itu adalah sebuah kesengajaan. Dan ya, aku
berhasil membuat mu terkejut dan menangis seperti itu. dan kuharap aku bisa
membuat mu menangis kembali. Maaf, ini hanya ocehan ku saja. Aku tidak ingin
membuat mu menangis, tapi aku sudah melakukannya, bukan begitu?
Hari ini, cuaca tidak terlalu buruk. Aku memikirkan sesuatu yang baik. Dan mungkin besok, cuaca tidak
akan sebagus ini. mungkin saat badai datang menghampiriku, aku akan memiliki
keberanian untuk mengatakan semuanya padamu, tentang hari itu. bukan
keberanian, tapi sesuatu yang membuatku berpikir bahwa ini adalah akhirnya.
Jika kau membaca semua ini, bisakah aku mendengar tangisanmu? Aku tidak
memaksamu, tapi aku sungguh akan kecewa jika kau tidak melakukan itu untuk
menangisi kepergianku nantinya. Hmm… untuk hari ini mungkin sampai disini saja.
__ADS_1