Kisah Kotor Mereka

Kisah Kotor Mereka
17 april 20xx


__ADS_3

mmm…. Aku tidak tahu


ini sudah hari keberapa. Aku… benar-benar lupa. Hanya saja sepertinya hari ini


aku tidak bisa menulis lagi. Aku sudah sangat lelah. Mungkin kali ini aku akan


menundanya. Aku akan berusaha untuk memberanikan diri mengingat semua yang


terjadi itu.


Aku ingin mengatakannya padamu. Aku sedang dalam kondiisi terpuruk ku saat ini. atau


mungkin tidak. ini mungkin hanya beberapa kondisi yang tidak akan pernah


berakhir bagiku.


Kemarin, tidak, itu  sudah beberapa hari yang lalu. Aku mendengar kabar tentang ayahku. Ini


merupakan salah satu kabar yang membahagiakan untukku, tapi juga sesuatu yang


buruk. Dokter yang merawatku, berkata bahwa ayahku telah tewas bunuh diri. Yang


paling buruknya, itu adalah hal yang ternyata sudah terjadi.


2 bulan yang lalu, seharusnya aku  sudah tahu kabar ini. aku


hanya bingung harus mulai dari mana mencgatakannya padamu. Beberapa hari yang


lalu, seseorang datang dan memberitahu kabar itu pada dokter. Dokter

__ADS_1


memberitahukannya padaku, lalu memberiku sebuah surat. Ia mengatakan surat itu


adalah surat dari ayahku yang diberikan beberapa hari sebelum ia pergi menemui


ibuku.


di surat itu ayahku, ia menuliskan sesuatu yang begitu membuat ku cukup bisa meninggalkan dunia ini


dan bertemu dengannya secepatnya.


Tapi sudahlah itu tidak perlu, untuk saat ini. hari ini adalah hari yang cukup istimewa bagiku.


Sekarang aku sudah semakin tua saja, dan menjomblo. Hari ini aku sudah berusia


25 tahun. Sudah sangat tua, bukan? Hari ini juga cuaca tidak begitu buruk. Hari


tahunku. Entahlah, ini pagi hari dan aku mengingat malam itu. malam itu sangat


menyenangkan bagiku. Kita bertiga tertawa lepas dan begitu bahagia. Dan aku,


tanpa pikiran yang aneh itu.


Jujur saja, kalian benar-benar membuatku bisa melepaskan stress ku. saat itu ayah dan ibuku punya


beberapa masalah dan dihari itu, kali pertama ibu dan ayahku membentakku. Itu


sangat lucu melihat aku yang langsung terpojok dan menangisi hal itu. tapi aku


tidak bisa memberitahu siapapun. Mmm…. ya aku sangat ingin kembali di masa itu.

__ADS_1


di masa aku sudah mulai berpikir sedikit lebih dewasa. Setidaknya aku pernah


merasakan semua hal itu.


Aku jadi teringat saat ulang tahunmu yang ke-10. Saat itu kau sampai mengeluarkan air mata karena


dikejutkan dengan kedatangan ku dan Dika di malam itu. aku tahu kau sangat


takut dengan hantu, dan tentu itu adalah sebuah kesengajaan. Dan ya, aku


berhasil membuat mu terkejut dan menangis seperti itu. dan kuharap aku bisa


membuat mu menangis kembali. Maaf, ini hanya ocehan ku saja. Aku tidak ingin


membuat mu menangis, tapi aku sudah  melakukannya, bukan begitu?


Hari ini, cuaca tidak terlalu buruk. Aku memikirkan sesuatu yang baik. Dan mungkin besok, cuaca tidak


akan sebagus ini. mungkin saat badai datang menghampiriku, aku akan memiliki


keberanian untuk mengatakan semuanya padamu, tentang hari itu. bukan


keberanian, tapi sesuatu yang membuatku berpikir bahwa ini adalah akhirnya.


Jika kau membaca semua ini, bisakah aku mendengar tangisanmu? Aku tidak


memaksamu, tapi aku sungguh akan kecewa jika kau tidak melakukan itu untuk


menangisi kepergianku nantinya. Hmm… untuk hari ini mungkin sampai disini saja.

__ADS_1


__ADS_2