
...Kedatangan dua orang tamu...
"Ayah..... apa maksud ayah?"tanya Aidah penasaran "Besok kita akan pindah ketempat baru sayang"...."Ditempat itu kita akan memulai hidup yang baru & baik lagi"jawab ayah sambil tersenyum. "Kenapa ayah tadi malam tidak bilang sama nenek? kenapa yah?"tanya Aidah penasaran. "Besok kalau sudah mau berangkat kita akan pamit"jawab ayah Aidah "Baik Ayah"jawab Aidah singkat
"tok... tok... tok"...."Assalammualaikum"terdengar suara dari luar rumah memanggi dipagi hari & Ibu Aidah bergegas membukakan pintu. Ternyata itu adalah nenek Sara, Ibu dari Ayah Aidah. "Adi.... kamu kenapa pergi tidak bilang dulu sama ibu, kenapa Adi"tanyana nenek Sarah sambil menangis memukuli ayah Aidah. "Kamu tega meninghalkan ibu disini, kamu laki² satu satunya anak ibu kenapa.... kenapa Adi... Kenapa..... jawab Ibu...."tanya nenek Sarah sambil menangis " Sudah.... jangan pergi disini saja temani ibu & kasihan istrimu yang sedang mengandung itu & anak² mu juga masih kecil, sudah batalkan saja"lanjut nenek Sarah "Bu, maafkan Adi tidak izin duly sama ibu kalau mau pindah, Adi ingin merubah nasib & tidak bergantung pada orang tua"...."Adi ingin mandiri Bu"jawab ayah Aidah "Tapi itu terlalu jauh Di, kalau dekat tidak apa² itu sangat jauh, bagaimana kalau ibu rindu Aidah, sudah kamu pergi saja sama dua anakmu biar Aidah ibu rawat baru boleh pergi"jawab Nenek Sarah. Ayah Aidah tidak menjawab & hanya tersenyum saja.
__ADS_1
"Assalammualaikum"terdengar suara laki² dari luar yang langsung disambut oleh ibu Aidah "Waalaikumsalam, oh Mas ILham silakan masuk Mas"pinta dari ibu Aidah. "Ada apa ini dek Rif, kenapa berkemas² seperti mau pindahan"tanya laki² itu. Dan tiba²"Pakpuh ILham"sapa Aidah. Iya Dia adalah abang dari ibunya Aidah & Aidah memanggilnya Pakpuh/Bapak sepuh. pakpuh ilham sangat menyayangi Aidaih karena ke3 anaknya adalah laki² semua & dia selalu menjemput Aidah untuk dibawa pulang kerumahnya.
"Mau pindah kemana Dek Adi?"tanya Pakpuh Ilham pada ayah aidah, "Mau pindah keSumatra Mas"jawab ayah Aidah "Jauh sekali..... ya sudah tidak apa² Aidah biar saya rawat dijawa saja, kalian pergi saja"kata pakpuh ilham. "Jangan mas, nanti ngerepoti"jawab ayah Aidah "Enggahlah"jawab Pakpuh Ilham. Tapi ayah Aidah hanya tersenyum saja "Kapan berangkat Dek Adi?"tanya pakpuh ilham "Besok jam 10 pagi mas"Jawab ayah aidah. "ohh" Ibu aidah hanya terdiam menahan tangisnya terlihat jelas dia mengusap air matanya "La iya nak Ilham.... bok dinasehati to... biar tidak jadi pergi"sela nenek sarah
Didalam rumah terdengar suara tangis & perdebatan antara nenek sarah, ayah adi, & pakpuh ilham, Aidah walau masih kecil tapi cara berfikirnya sudah cukup tau apa yang sedang dibicarakan. Dan terdengar "Ya sudah kalau itu keinginan kalian tidak apa² saya doakan semoga berhasil"kata dari pakpuh ILham "Saya permisi dulu Assalammualaikum"lanjutnya dengan nada kecewa. Pakpuh ILham pun keluar rumah & dia menghampiri Aidah yang sedang bermain dihalaman rumah "Aidah pakpuh mau pulang, aidah mau mengantarkan pakpuh sampai jalan itu, nanti pakpuh belikan premen"tanya pakpuh Ilham sama Aidah "Baik pakpuh, Aidah izin dulu dengan Ayah & ibu ya"jawab Aidah "Tidak usah kan tokonya dekat rumah sebentar saja & adikmu biar disini sebentar, hanya sebentar kok"bujuk pakpuh ilham
__ADS_1
"Dik izza kamu masuk dulu ya.... kakak mau mengantarkan pakpuh sebentar, nanti premennya kita bagi"pinta Aidah pada adiknya izza, "Baik kak"jawab Izza "Ayo antarkan pakpuk Aidah"...."iya pakpuh"jawab aidah.
...........
bersambung......
__ADS_1