Kontrak Pernikahan Si Kupu-kupu Malam

Kontrak Pernikahan Si Kupu-kupu Malam
Part 21


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Bayi ku cuma satu, Mas!" kata Ibun sambil mengusap pipi halus putra bungsunya itu.


Aga yang merasa senang langsung mencium sang pemilik surganya tersebut dan itu membuat PanDa Sagara kesel.


"Istri orang nih. Tuh cium istrinya sendiri! udah punya masing masing juga," omel Tuan Pradipta sambil menarik wanita halalnya ke dalam pelukan.


Dulu, jika di ledek begini AgaSyah akan mengamuk dan merengek tak Terima Ibunnya di ambil tapi tidak dengan hari ini yang justru dengan bangganya pamer kemesraan bersama dengan Deeva di depan Ibun dan PanDa.


"Aku juga punya, begini kan?" raut bahagia jelas terpancar di wajah Aga tapi tidak dengan istrinya yang benar-benar malu di perlakukan seperti ini di depan mertuanya.


"Aga--."


"Kenapa? biar PanDa tahu kalau aku juga punya!"


"Hei--, Ibun nangis nih ya?"


Ke empat orang itu pun tertawa bersama saling memeluk pasangan masing-masing namun kebahagiaan itu berhenti saat mendengar suara deheman.


"Ehem--."

__ADS_1


"Eh, Mbak Sintya," ujar PanDa yang masih tersenyum ramah kearah kakak Sepupunya itu.


"Mau kemana kalian?" tanya wanita itu setelah melihat satu koper di dekat Sagara.


"Aku dan istriku mau liburan, Mbak. Titip Aga dan Deeva ya, Mbak masih mau di sini kan?" tanya Sagara dengan santainya padahal kedua mata wanita di depannya itu sudah membola besar.


"Kalian mau liburan? dan Mbak jaga Aga? dasar gak waras!" cetus nya lalu pergi.


Ibun yang melihat itu hanya terkekeh kecil di balik cadar nya, dan PanDa yang tahu itu tentu langsung memeluk sambil berbisik.


"Biar tau rasa dia, Bun."


.


.


"Ga, aku mau shoping," rengek Deeva yang bergelayut manja di lengan suaminya.


"Sekarang?"


"Hem, iyalah. Tengah malam mana ada Mall buka!"

__ADS_1


"Oh iya ya, yang ada kita yang buka bukaan," kekeh Aga yang masih saja senang menggoda.


Ia yang sudah berjanji akan menuruti apa maunya Deeva pun langsung mengiyakan ajakan sang istri untuk berbelanja karna memang tak banyak yang dimilikinya Deeva saat ini yang mendadak pergi ke ibu kota.


Tak menunggu lama, pasangan suami istri itu kini sudah ada di sebuah Mall yang pastinya milik Rahardian Group, dari banyaknya pusat perbelanjaan hanya milik keluarga Singa lah yang paling komplit, sebab semua ada di satu tempat.


Toko ponsel pun menjadu tujuan pertama pasangan itu.


"Jangan liat harga, pilih saja yang kamu mau," bisik Aga saat melihat istrinya yang ragu ragu.


"Hem, cuma bingung kok' mau pilih yang mana," jawab Deeva, beberapa tahun belakangan ini bahkan ia lupa nikmatnya memanjakan dirinya sendiri padahal ia yang mencari uang.


"Mau semunya juga gak apa apa."


Deeva yang menggeleng kan kepalanya tersenyum simpul, tapi ia tetap melayangkan pukulan pelan di dada suami nya, mereka tak sadar jika beberapa SPG ikut tersenyum juga melihat tingkah kedua nya, yang bisa ikut merasa kan betapa kuat nya cinta yang mereka miliki. Namun, kebahagiaan itu terhenti saat mendengar suara dari arah belakang yang menyapa..


.


.


.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum, Mas Aga."


__ADS_2