
Akhirnya Ken pun sampai ke rumah dengan selamat walaupun ada luka goresan di tangannya.
"Aku pulang...".Ucap Ken bahagia.
"Nak, dari mana saja kamu ayah dan ibumu ini sangat risau- eh!!!Kenapa kamu terluka".Ujar ayah Ken.
Saat itu Ken belum bisa menceritakan yang sesungguhnya. Dia takut jika ayah dan ibunya tau.
"Tidak apa-apa ayah hanya luka biasa".Ujar Ken.
Begitu juga ibunya yang terkejut karena tidak biasanya Ken terluka seperti itu.
"Sini biar ibu obati lukamu". Ujar ibu Ken.
Ibu Ken pun mengambil kotak obat dan menutup luka Ken.
"Terimakasih bu".Ujar Ken tersenyum.
"Lain kali hati-hati ya jangan ceroboh".Tersenyum.
"Baik Bu".Tersenyum kembali.
"Baiklah ayo kita makan dulu ibu udah siapin makanan kesukaanmu".Ujar ibu Ken.
Berlari ke meja sambil tersenyum Ken pun berkata.
"wah.....Makanan buatan ibu memang luar biasa".Ujar Ken.
Ibu Ken tersenyum. namun di dalam hatinya dia merasa ada yang aneh dengan anaknya.
Tak lama kemudian hari sudah malam.
"Ken dimana kamu?".tanya ibu Ken.
__ADS_1
"Aku di sini Bu!'.Jawab Ken.
"Nak jika ada hal yang menggangu pikiranmu ceritakan saja pada ibumu ini ya".Ujar ibu Ken.
"Tidak ada Bu jangan khawatir".Ujar Ken tersenyum.
"Baiklah tidur yang nyenyak ya nak". Ucap ibu Ken dengan kasih sayang.
"Baik Bu selamat malam". Ucap Ken dan ibunya pun sebaliknya.
Ibu pun keluar dari kamarnya. namun Ken masih memikirkan maksud dari tuan roh tersebut.ken berusaha untuk tidur namun dia tidak bisa karena masih terganggu akan maksud tuan roh.Tak lama kemudian dari jendela datang seseorang.
"Lama tak jumpa Ken ataka".Ken terkejut dan berteriak tapi.
"Shiiiii...diamlah nanti ibu dan ayahmu tau".Berbisik.
"kenapa tiba-tiba kakek muncul hampir copot jantung aku!".Ujar Ken yang masih terkejut.
Namun kakek tersebut diam sesaat lalu.
"Begini kek tadinya aku tidak berminat pergi ke kota itu tapi mengingat kata kakek sepertinya aku merasa itu adalah tugas ku. mungkin?".Ujar Ken malu.
"Yang tadi kakek bilang? eummm.. apa ya nak kakek **lupa hahaha**".Kakek tertawa ragu sambil memegang kepala.
Dari wajah malu Ken menjadi bingung.
"Heh... apa kakek benar-benar lupa. padahal tadi siang kakek sendiri yang bilang".Jawab Ken kesal.
"Hahahah, tapi benarkah kamu tadi pergi ke kota itu?".
"Iya kek".Ujar Ken.
Tiba-tiba kakek tersebut sedih sambil memeluk Ken.
__ADS_1
"Kamu beruntung nak, sekian banyak anak yang pergi ke sana hanya kamu lah yang selamat hiks..hiks..hiks...". Ucap kakek menangis bahagian.
saat pelukan berlangsung.
"Aduh.....!!!".Ucap Ken kesakitan.
"Kenapa nak, apa kamu terluka?". Tanya kakek.
"Sebenarnya kek aku tadi diserang oleh roh disana".Ucap Ken.
"Apa....kamu diserang. bajingan beraninya dia!!".Ucap kakek nada keras.
"Tidak apa-apa kek karena aku **diselamatkan**-".Terhenti.
"Beraninya..beraninya..Beraninya..beraninya..".Suara kecil kakek.
"heh tidak apa-apa kek kan aku diselamatkan".Ujar Ken sedikit khawatir dengan sikap kakek.
"diselamatkan katamu? siapa dia?".Tanya kakek.
"Eum... dia menyebut dirinya tuan roh kek dan dia roh iblis juga".Ujar Ken.
"Apa...roh iblis? tapi kenapa dia membantumu?.Tanya kakek kebingungan.
"Aku juga tidak tau kek tiba-tiba dia menyelamatkan ku".Ucap Ken.
"Pasti ada sesuatu kalo tidak mana mungkin anak ini selamat dari sana".Pikiran kakek.
"Apa saja yang dikatakannya nak?'.Tanya kakek.
"Begini kek aku senang kakek sudah tau sedikit hal tersembunyi tapi aku minta maaf kek bagaimana kalo aku lanjut besok ceritanya. nanti aku tunggu di tempat pertama kali kita bertemu".Ucap Ken kantuk berat.
"Aduh...dasar anak muda. baiklah kakek tunggu besok".Ucap kakek.
__ADS_1
Ken tersenyum. Tak lama kemudian kakek itu pun pergi.ken sedikit resah, namun Ken tetap berusaha akan menceritakannya besok agar dia bisa memahami maksud dari pesan tuan roh.
Apa besok setelah menceritakan yang sebenarnya besok akan terjadi hal baru?Atau sebaliknya?