
Mengingat kakek hanya sampai disini saja menghampirinya. Ken merasa ada yang aneh tentang rintangan selanjutnya. Namun, Ken tetap melanjutkannya.Tak lama kemudian.
"Apa ini...".Ujar Ken melihat sebuah benda berbentuk lingkaran dan mengeluarkan aura hitam di dalam lubang.
"Kayaknya ini ruang teleportasi apa aku masuk ya?".Ujar Ken dalam hati.
"Huh...bodo amat ah mending aku masuk saja. masalah yang berikutnya akan aku hadapi..".Ujar Ken.
Ken pun berlari dan masuk ke dalam ruang teleportasi itu.
"Aduh...tempat apa ini?'.ujar Ken.
Namun, dia mengingat kembali apa yang terjadi padanya.
"Kalo di ingat-ingat sih kalo ga salah aku tadi lompat ke-...Huh...apa ini di dalam ruang teleportasi?.".Ujar Ken ketakutan.
Merasa ada yang aneh dengan ruang itu. Ken pun berjalan menelusuri daerah itu.
"Apa ini desa terbuang ya?". Ujar Ken dalam hati.
Namun, Ken tetap berjalan dan terus berjalan. tak lama kemudian Ken melihat ada sebuah gubuk.
__ADS_1
"Itu kan gubuk. pasti ada orang disana!".Ujar Ken.
Ken langsung lari ke arah gubuk tersebut. sesampainya disana tiba-tiba.
"Apa...pintunya terbuka sendiri?".Ujar Ken.
Namun Ken terkejut melihat ada seseorang di dalam gubuk tersebut.
"Siapa kamu?".tanya Ken.
"Hmm...kamu Ken Anata kan".ujar orang itu.
"kamu tidak perlu tau itu. apa tujuanmu datang kemari?".ujar orang itu.
"Sebenarnya Aku ingin mengambil pedang di puncak gunung tapi aku malah nyasar kesini".ujar Ken.
"Tidak nak, kamu tidak nyasar. ini memang rintangan menuju gunung itu".ujar orang itu.
Ken masih bingung apa yang sedang terjadi.
"Lalu paman bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari sini?".Tanya Ken.
__ADS_1
"hmm...bagaimana ya. tentu hanya ada satu cara".Ujar paman.
"Satu cara?".Heran.
"Eum... kamu harus bisa menguasai ilmu pedang. itu saja".Ujar paman.
"Aduh...merepotkan".jawab Ken kesal.
Namun Ken tetap harus melakukannya demi keluarga ataka dan demi desanya. Ken pun menyetujuinya.
"Baiklah kita akan mulai latihan besok. jadi kamu bisa istirahat untuk sekarang".ujar paman.
"Baik paman".ujar Ken.
Ken langsung pergi ke kamar. Namun Ken masih penasaran siapa sebenarnya orang itu. Sebelum tidur Ken juga masih memikirkannya.
"Siapa sih sebenarnya paman ini?".ujar Ken.
Tak lama setelah itu Ken pun tertidur pulas.
Bagaimana dengan latihan Ken besok. Apakah ia akan berhasil?...
__ADS_1