
Alisya Zahira Salsabila seorang wanita cantik, jutek, solehah.Dia adalah anak tunggal dari pasangan Bagas Adiatama dan Salsabila Subagya.Alisya adalah seorang dokter di unversitas ternama di suatu kota.Ia mempunyai seorang sahabat dari SMP yang juga satu profesi dengannya yang bernama Ami Putri Athalla.
"Selamat pagi, bunda",Alisya berkata kepada Salsabila dengan sebutannya itu untuk seorang perempuan yang telah melahirkannya ke dunia ini.
"Pagi sayang"sahut bundanya.
"Ayah sudah berangkat bunda?",tanya Alisya kepada bundanya karena tak melihat ayahnya di meja makan.
"Belum, masih di kamar, baru siap-siap",sahut bundanya kembali.
__ADS_1
"Oo", Alisya membulatkan mulutnya.
Bagas pun sudah keluar dari kamar dan langsing duduk ditempat makan untuk sarapan yang telah disiapkan oleh istri tercintanya,"Kenapa cari ayah kangen!!!"kata Bagas kepada putri semata wayangnya.Kemudain Alisya pun membulatkan matanya menatap ayahnya,"Ihhh, ayah gr"kata Alisya kepada ayahnya yang hendak menyuap roti yang ada di tangannya.
"Alisya...."kata ayahnya menggantungkan ucapannya.
"Apa, yah???"tanya Alisya penasaran.
"Ehmm...."ucap ayahnya masih menggantungkan perkataannya.
__ADS_1
Alisya pun kesal dengan ayahnya,"Ih apaan sih yah aku udah penasaran nih dari tadi, ayah nggak bilang-bilang, keburu aku berangkat ke rumah sakit yah, ayolah katakan!!!!"
"Orang ayah hanya mengerjai kamu, hahahahah"tawa ayahnya yang membuat dia dan bundanya juga kesal.
"Ih apaan sih yah!!"jawab Alisya dengan memanyunkan bibirnya.
"Iya tau, apaan sih ayah ini!!!"ucap bunda Alisya sewot.
Bagas hanya terus tertawa melihat anak dan istrinya itu terlihat kesal kepadanya."Biar tidak garing hahahahah"ucapnya sambil tertawa.
__ADS_1
"Udah ah, aku mau berangkat"ucap Alisya sambil memasukkan kotak makan yang sudah di siapkan bundanya untuk makan soang, karena dia lebih suka di bawakan bekal dari rumah daripada harus membeli makanan di luar, sekaligus juga dia berpikir agar lebih hemat."Begitu saja ngambek dasar anak ayah yang paling cantik ini"ucap ayah Bagas saat Alisya pamit kepada ayahnya itu karena ia hendak berangkat ke rumah sakit.Dia tidak menggubris ucapan ayahnya itu dia langsung berganti berpamitan dengan bundanya."Hati-hati ya di jalan, kalau bawa mobil jangan ngebut-ngebut, dan jangan lupa bekalnya dihabiskan"pesan dari bundanya.Alisya pun menjawab,"Iya,bundaku sayang"dengan mencium pipi bundanya."Bundanya dikasih embel-embel sayang sama dicium segala giliran ayahnya, enggak, dasar!!!"ucap Bagas dengan sewot dan melanjutkan makannya."Hahahahah, jadi ayahku yang tampan dan aku sayangi ini cemburu???"tanya Alisya dengan merangkul pundak ayahnya dari belakang."Iya deh aku ulangi"Alisya kembali berpamitan kepada ayahnya"Aku pamit ya, ayahku yang tampan dan paling aku sayangi ini"pamit Alisya yang kedua kalinya kepada ayahnya.Bundanya yang melihat tingkah anak dan ayah itu hanya senyum-senyum sendiri."Assalamualaikum"ucap Alisya saat keluar pintu.Ayah dan bundanya pun menjawab bersamaan secara serempak.
Kemudian Alisya pun masuk di dalam rush marunnya itu, dia langsung duduk dibelakang kemudi, karena dia lebih suka menyetir sendiri daripada harus menggunakan sopir, ayah bundanya juga pernah melarangnya untuk menyetir sendiri tapi sifat Alisya yang keras kepala dan kekeh mau menyetir sendiri merekapun tidak bisa melarang anak semata wayangnya itu.