Ku Mencintainya

Ku Mencintainya
Bertemu Surya


__ADS_3

Waktu itu Alisya dan Ami makan siang di sebuah cafe yang legendaris di kotanya.Tapi tiba-tiba ada seorang laki-laki bertubuh atletis menghampiri mereka.Dan ternyata orang itu adalah Surya.Seketika Alisya pun kaget.Melihat wajah Alisya yang terlihat bengong dan seperti kaget, ia pun langsung bertanya kepada Alisya.Tetapi sebelum Ami bertanya, Surya sudah dihadapan mereka berdua, Ami pun juga kaget melihat sosok laki-laki yang sudah membuat hatinya sakit sampai dia tak mau lagi membuka hati untuk laki-laki lagi.


"Boleh aku duduk?"tanya Surya kepada perempuan berjilbab tersebut.


"Em"jawab Alisya kebingungan.


"Iya, boleh silahkan, toh ini juga untuk umum tempat duduknya, atau sudah penuh mungkin tempat duduknya, silahkan duduk pak"kemudian Ami pun buka suara.Ami yang masih sakit hati dengan Surya, ia berbicara seperti orang tidak kenal satu sama lain, padahal mereka saling kenal, Ami juga mengakhiri ucapannya dengan kata 'pak'.


Alisya yang melihatnya sontak dia membulatkan matanya, karena heran 'bukankah Ami sakit hati dengan Surya, kenapa dia malah mempersilahkan Surya duduk, padahal tempat duduk yang lain juga masih kosong Ami juga bisa melihatnya, kenapa anak ini, em ya memang ini tempat umum, entahlah aku ikuti saja bagaimana alur yang dimainkan oleh Ami' Alisya membatin.


Kemudian Surya duduk di sebelah Ami.

__ADS_1


"Maaf pak, bisa duduk di sebelah sana saja, soalnya saya takut tunangan saya cemburu melihat saya duduk bersampingan sama bapak, karena saya tidak mau membuat hati tunangan saya sakit"ucap Ami menyindir.


"Oh, iya maaf.Em Mi, bisa nggak kalau jangan panggil aku bapak kita kan seumuran dan juga kamu mengenalku!"ucap Surya kepada Ami, sebelum dia berpindah duduk.


"Lho, memang bapak ini siapa, saya tidak merasa kenal dengan bapak?"tanya Ami tegas dengan nada menyindir.


Alisya yang melihat obrolan mereka berdua hanya senyum-senyum saja.


"Ami kamu hilang ingatan?Alisya sahabat kamu ini hilang ingatan?"tanya Surya kepada Ami dan Alisya.


Mendengar perkataan Surya, Ami pun langsung menjawabnya"Ehm saya tidak hilang ingatan, tapi sebentar bapak kok kenal sama saya, apa saya ini memang terkenal ya"ucap Ami sambil keheranan.

__ADS_1


"Em perkenalkan saya Surya Putra Patra panggilan nya Surya, 26 tahun, jomblo, baik hati dan suka menolong"ucap Surya memperkenalkan dirinya.


"Prettt, baik hati dari mananya"ucap Ami menyindir Surya.


"Baik hati dari sininya, kenapa"seketika Surya pun menjawab dengan nada menyindir serta tegas dan wajahnya sudah berubah dingin seperti dia sedang ada di kantor.


Sontak Alisya yang melihat perubahan sikap Surya pun memberi kode kepada Ami agar jangan di teruskan.Tapi sahabatnya itu tak paham akan kode yang ia beri.


"Ck, baik dari sininya, apaan ck"ucap Ami tak terima.Surya pun sudah geram dengan Ami dia langsung menarik tangan Ami keluar menjauhi cafe.Alisya pun segera mengikuti mereka dia juga tak tega melihat sahabatnya itu seperti manahan sakit, entah apa yang membuat dia menahan sakit.Alisya pun membawa tas Ami dan membayar makanannya.


"Surya lepasin!"Ami mencoba melepaskan tangannya dari genggaman surya.Tiba-tiba air bening sudah menetes dari pelupuk mata Ami.

__ADS_1


__ADS_2