
Alisya pun segera mengikuti Surya dan Ami yang entah akan kemana, tetapi karena terburu-buru ia pun tertabrak oleh seorang pemuda yang sepertinya seumuran dengannya.
Bruk
"Eh maaf mas, maaf saya nggak sengaja, buru-buru soalnya"Alisya menoleh menghadap pria tersebut.
Pria tersebut hanya menjawab"Iya." Lalu pergi meninggalkan Alisya.
Alisya geram dengan sikap pria tersebut.
"Ihh, sombong sekali, dingin kek es batu, wajahnya datar, Ihh" batin Alisya dalam hati, dia pun lanjut mengejar sahabatnya tadi.
Surya melepaskan cengkraman tangannya karena mendengar isak tangis, yang ternyata dari Ami.
"Hiks hiks hiks, kamu tau gak sih cengkraman kamu itu sakit banget"Sambil mengusap air matanya.
"Diam"Ucap Surya tegas sedikit membentak.
Sontak Alisya yang ada didekat mereka, hendak mendekati mereka pun tak berani mendekat, mendengar suara lantang dari pria yang sedang emosi karena ulah sahabatnya.
"Kalau jadi cewek gak usah sok"Ucap Surya
Setelah ia berbicara ia mengeluarkan sebuah foto dari saku celananya.Yang ternyata foto itu adalah foto ayahnya Ami.
__ADS_1
"Kamu tau ini foto siapa"Ucap Surya
"A..a"Ucap Ami yang sedikit terbata kemudian dipotong oleh Surya.
"Ini foto ayah angkat lo, lo itu anak angkatkan yang dibesarkan oleh orang tua yang kaya, benarkan???"Ucap Surya
Tangis Ami pun pecah kembali.Dan Alisya yang mendengar perkataan Surya langsung menghampiri dan melemparkan tamparan kepada Surya.
"Kalau dia anak pungut, memangnya kenapa ha??, kalau aku anak pungut apa perlakuan mu kepadaku akan sama seperti ini."Bentak Alisya kepada Surya.
Surya pun hanya diam.Alisya pun menarik tangan Ami untuk pergi dari tempat itu dan meninggalkan Surya sendiri disana.Mereka kembai ke rumah sakit, ya karena mereka dokter.
Setibanya di rumah sakit Ami dan Alisya kembali bekerja dan melupakan kejadian yang tadi untuk sebentar saja, karena hal tadi pasti akan selalu teringat oleh Ami maupun Alisya.Setelah pekerjaannya selesai, mereka memutuskan untuk pergi ke cafe.
"Ayok"Alisya menyetujui ajakan sahabatnya tadi
Setibanya di cafe yang sangat terkesan bagi mereka karena, cafe tersebut adalah bukti saat seorang CEO Patra Group Surya Putra Patra menyatakan cinta kepada seorang dokter cantik Ami Putri Athalla.Yang ternyata cinta itu salah alamat pengirimannya hanya karena ingin dekat dengan sahabatnya bukan dirinya.
Kemudian mereka memesan minuman dan makanan ringan.
"Gimana keadaan hatimu sekarang duhai sahabatku?"Ucap Alisya
"Ihhh, alay loo Sya"Ucap Ami sedikit tertawa kecil
__ADS_1
"Aku baik-baik saja kok Sya, lagian yang dibilang oleh Surya tadi benarkan"Sambung Ami
"Em, baiklah kalau menurutmu begitu"Ucap Alisya
Makanan dan minuman mereka sudah datang.Seketika Alisya terkejut dengan seseorang yang mengantarkan makanan dan minuman kepada mereka yang ternyata adalah seseorang yang membuat Alisya pusing karena memikirkan orang yang sekarang di depannya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hallo Reader
Saya ingin kasih tahu sama kalian semua yang membaca ini
Di cerita ini saya tidak memberikan visual tokohnya
Karena agar kalian bisa berimajinasi lebih daripada saya
Terima kasih๐
Jangan lupa tinggalkan like dan komentarnya dalam tanda kutip komentar yang baik atau kritikan akan saya terima, karena itu adalah opini kamu
Jangan lupa juga ikuti Instagram author @ketikansta
Salam ketikan dari saya
__ADS_1
Terima kasih ๐๐๐