Kultivator Supreme

Kultivator Supreme
Chapter 10 : Kekalahan Walikota


__ADS_3

Serangan Lin Tian dan Long Ao menyatu, Kedua teknik yang berbeda tipe berbentrokan. Membuat ledakan yang cukup besar hingga menghancurkan kediaman walikota. Hingga membuat warga kota yang melihat dari kejauhan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dikediaman Walikota.


Karena rasa penasaran, Warga kota yang penasaran langsung bergegas kesana dan rakyat yang sengsara karena Long Ao berharap jika ledakan itu memang pertanda dari akhir Walikota saat ini.


Sedangkan dikediaman Walikota, Terlihat Long Ao yang sedang tergeletak ditanah. Dan Lin Tian yang sedang berdiri didepannya sembari memegang tangan kanannya yang berlumuran darah.


"Heh, Aku sudah menduga hal ini akan terjadi. Kau benar-benar, Generasi muda paling berbakat yang pernah aku temui hingga saat ini."


Long Ao mengucapkan nya dengan kondisi pasrah terhadap kematian yang sudah menantinya.Lin Tian tidak menanggapi nya, Hanya meliriknya dengan tatapan tajam. Dia berjongkok, Menarik rambut Long Ao yang sudah tidak berdaya. Membuat mata mereka saling menatap.


Lin Tian bertanya :"Apa ada kata-kata terakhir?"


"Apa kau bersedia memenuhi permintaan terakhirku?" Long Ao tidak menjawab nya, Justru berbalik bertanya kepada Lin Tian.

__ADS_1


"Sudah selesai, Sekarang pergilah dengan damai."


"Apa!?" Long Ao terkejut. Namun Lin Tian tidak menghiraukan nya, Melancarkan serangan terakhir hingga membuat Long Ao benar-benar tidak bernafas pada akhirnya.


Tidak sampai disitu, Lin Tian menyeret kaki Long Ao. Membawanya masuk kedalam kediaman yang setengahnya sudah runtuh. Meletakkan nya diatas meja makan, Dan mengambil satu pisau dapur.


Lin Tian menyeringai, "Hehehehe" Dia tertawa sembari menjilat pisau yang ada ditangannya itu, Dan memulai aksinya.


"Hehehehehehe" Lin Tian terus tertawa ketika sedang memotong-motong tubuh Long Ao itu, Dia melanjutkan aksi gilanya.


Lin Tian yang hendak mengeluarkan otak Long Ao dari kepalanya mendengar suara langkah kaki yang datang beramai-ramai. Itu adalah warga sebelumnya, Lin Tian yang tidak ingin aksinya diketahui oleh banyak orang agar tidak menyebabkan masalah menjadi kesal karena terpaksa harus menghentikan aksi gila nya.


Pada akhirnya, Dia hanya membawa beberapa daging dari tubuh Long Ao. Dia memasukkan nya kedalam ruang penyimpanan dimensinya dan pergi meninggalkan kediaman walikota.

__ADS_1


Lin Tian pergi menuju tempat penjualan daging dikota itu.


"Permisi, Apa anda menjual daging sapi?" Lin Tian bertanya kepada penjual yang sedang bertugas.


"Daging sapi? Tentu saja, Itu adalah daging yang paling laris belakangan ini. Bagaiman mungkin kami bisa tidak memiliki nya?"


"Mendengarnya, Aku jadi senang..." Lin Tian tersenyum polos, Seolah-olah seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Sedangkan penjual yang melihat baju Lin Tian yang penuh dengan noda darah itu merasa wajar karena dia mengira jika Lin Tian juga adalah seorang pengusaha daging yang tentunya merupakan pekerjaan yang berkaitan erat dengan darah.


Penjual selesai mengambil 1 kilogram daging sapi, Memberikannya kepada Lin Tian dengan pertukaran 50 batu jiwa.


Lin Tian langsung pergi setelah melakukan transaksi, Ia kembali kekamarnya, "Baiklah, Dengan begini. Tidak akan ada yang menyadarinya dan Xue Yun pasti juga akan senang dengan hadiahku." Ucap Lin Tian yang sedang menyatukan daging sapi dengan daging dari tubuh Long Ao itu.


Ia mencampurinya dengan sedikit bubuk misterius, Yang digunakan untuk melancarkan rencananya dalam mengambil darah milik Xue Yun ketika mereka bertemu nanti.

__ADS_1


__ADS_2