Kultivator Supreme

Kultivator Supreme
Chapter 5 : Penginapan


__ADS_3

Setelah masuk kedalam kota, Lin Tian langsung mencari penginapan terdekat terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat tinggal selama semalam ini sebelum dia melanjutkan perjalanannya kembali esok hari.


Dia berjalan-jalan di dalam kota yang sudah cukup sepi karena sudah sangat malam. Setelah berjalan setidaknya selama 5 menit, Ia akhirnya tiba didepan sebuah penginapan yang tidak lain adalah rumah bordil.


Namun karena tidak tahu jika sebenarnya penginapan itu adalah sebuah rumah bordil, Ia melangkah masuk dengan polos. Tepat didepan pintu masuk, Ia disambut oleh seorang wanita yang berpakaian minim. Lalu wanita itu bertanya kepada Lin Tian:"Tuan, Apa yang anda butuhkan? Apakah anda ingin memesan wanita? makan? atau menginap?"


Lin Tian melirik wanita yang sedang berbicara kepadanya itu, Dia sedikit melirik kebawah dan melihat belahan dari 2 gunung besar. Ia mengalihkan pandangannya dengan wajahnya yang memerah sambil menelan ludah nya. Gluk!


"I-itu, Siapkan kamar menginap untuk satu malam." Ucap Lin Tian sambil menutupi mulutnya dengan tangannya yang menggenggam.


Melihat sikap Lin Tian, Wanita itu langsung paham jika Lin Tian hanyalah seorang anak muda polos. Ia pun menjawab Lin Tian dengan suara yang menggoda, "Baiklah~"

__ADS_1


Setelah memesan satu kamar, Lin Tian langsung masuk kedalam kamar nya dan duduk dipinggir ranjang.


"Huffttt, Hari ini benar-benar hari yang melelahkan." Ucap Lin Tian sambil menatap langit-langit. Ia hendak menutup matanya untuk sementara, Namun tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya dari luar.


"Tuan, Minuman yang anda pesan sudah tiba." Ucap pelayan wanita yang didepan pintu kamar Lin Tian. Mendengar ucapan pelayan itu, Lin Tian langsung berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju pintu.


Setelah tiba didepan pintu, Dia langsung membuka pintunya dan mengambil hidangan minuman dari tangan pelayan itu. Dia mengucapkan terimakasih lalu berbalik dan menaruh minumannya diatas salah satu meja yang berada di kamarnya.


Dia mulai berpikiran yang tidak-tidak, Namun akhirnya dia tersadar. Menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran tidak senonoh nya. Dia kembali menutup pintu dan duduk di kursi yang berada di samping jendela. Membuka jendela, Menyeduh teh dan melihat pemandangan malam dengan angin yang berhembus.


Ia kembali memikirkan wanita itu, "Suaranya tadi, Sepertinya agak aneh untuk seorang pelayan di rumah bordil seperti ini?" Gumam Lin Tian dalam batinnya yang sudah mengetahui jika tempatnya menginap saat ini adalah sebuah rumah bordil.

__ADS_1


Ia kembali merasa aneh, "Bahkan pakaiannya juga sangat berbeda dengan pelayan-pelayan lainnya yang aku lihat dilantai bawah tadi. Pakaian yang dia gunakan jauh lebih tertutup, Hmmm..."


Lin Tian berpikir dengan serius, Menyeduh teh lalu menaruh tangan kanannya di bawah dagunya sambil mencari beberapa petunjuk berdasarkan pemahaman nya. Hingga pada akhirnya ia menyadari sesuatu dari beberapa ciri-ciri yang ada.


"Jangan bilang! Dia bekerja di rumah bordil... Karena terpaksa?! Baiklah, Sepertinya aku menemukan sebuah harta kecil di rumah bordil ini, Ayo ambil setelah bangun besok pagi." Lin Tian tersenyum kecil, Menutup jendela lalu berdiri dari duduknya. Membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan menutup matanya. Hingga tidak ada sedikit pun cahaya yang dia lihat, Menandakan bahwa dia sudah tertidur.


......................


Thx buat kalian yang udah mau baca, Mohon maaf jika ada kesalahan dalam hal kosakata yang membuat ketidaknyamanan bagi kalian semua. Tapi tentunya pada episode-episode selanjutnya akan saya perbaiki & tingkatkan.


Ikuti terus kelanjutannya, Salam dari saya๐Ÿ˜๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2