Kumpulan Dongeng Penghantar Tidur

Kumpulan Dongeng Penghantar Tidur
Kancil Dan Pak Tani


__ADS_3

pada Suatu hari, kancil berjalan jauh hingga ke pinggir hutan. Tanpa sadar ia telah memasuki sebuah ladang milik manusia.


Namun, begitu ia tahu bahwa ladang itu adalah ladang mentimun, kancil pun mengurungkn niatnya untuk pergi.


"Aduh, gawat nih, sepertinya aku sudah berada di ladang manusia.Wah ini ladang mentimun, mungkin aku bisa berkeliling dan melihat beberapa mentimun terlebih dahulu, "ucap kancil penuh semangat.


Kancil tidak bisa menahan keinginannya untuk mencicipi mentimun itu.


" Aku hanya ingin memakan beberapa buah saja kok, buah mentimun itu sungguh lezat da terasa segar, "gumam kancil sambil memakan buah mentimun di ladang.


Tanpa sadar kancil telah menghabiskan banyak sekali buah mentimun.


Sore harinya,pak Tani si pemilik ladang tersebut datang. Pak tani pun langsung marah-marah ketika melihat ladangnya berantakan.


"Kenapa kebun ku jadi berantakan dan mentimun ku habis tidak tersisa. Siapa yang telah berbuat seperti ini? "tanya pak tani dengan penuh amarah.


Hari berikutnya, ternyata kancil datang kembali ke ladang mentimun dan bermaksud meminta maaf ke pada pak tani.


Begitu sampai di ladang, kancil segera menghampiri orang-orangan sawah. Kancil mengira bahwa itu adalah pak tani.


"Pak tani, sebenarnya saya yang kemarin telah menghabiskan semua mentimun di ladang. Untuk itu saya ingin meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya, ujar kancil"


Namun pak tani diam saja. Karena penasaran, kancil lantas mengangkat kaki depannya dan menyentuh pak tani. Kemudian kancil terkejut.

__ADS_1


"Aduh kenapa ini lengket sekali. Sepertinya aku telah di jebak,"Ucap kancil.


Rupanya yang disentuh oleh kancil bukanlah pak tani sungguhan. Itu hanyalah orang-orangan sawah yang telah dilumuri getah karet.


Kaki depan kancil pun lengket dan tidak bisa lepas dari tubuh orang-orangan sawah.


"Tolong... tolonggg. Siapapun tolong lepaskan aku, " kancil berteriak meminta tolong sambil berusaha melepaskan diri.


Tidak lama kemudian, pak tani sang pemilik ladang datang untuk menangkap kancil.


"Akhirnya ketangkap juga si kancil. Dasar pencuri yang rakus, " ucap pak tani.


"Ampun pak tani, tolong lepaskn aku, " pinta kancil.


"Hei kancil, kau akan ku kurung di sini sampai panen mentimunku selesai. Aku tidak ingin kamu mencuri semua mentimunku lagi. " ujar pak tani penuh Kenjengkelan.


Kancil merasa sungguh kesal karena ia tidak bisa membedakan antara pak tani dan orang-orangan sawah.


Kancil memutar otaknya untuk mencari jalan keluar agar ia bisa bebas dari kurungan pak tani.


"Huh aku ceroboh sekali. Sekarang jadi dikurung disini. Bagaimana ya agar aku bisa keluar ?" pikir kancil.


"Aha! aku dapat ide bagus, " ucap kancil sambil tersenyum puas.

__ADS_1


Kancil berbicara dengan anjing penjaga milik pak tani.


"Sobat, tahukah kamu mengapa aku dikurung disini? " tanya kancil.


"Itu karena kau sudah mencuri mentimun pak tani, " jawab anjing.


"Kamu salah. Sebenarnya pak tani tengah mengadakan pesta dan di sana ada banyak sekali daging panggang. Apakah kamu mau? "tanya kancil lagi ke anjing.


Anjing kemudian merasa tergoda dan berpikir bahwa pak tani sedang mengadakan pesta.


Kancil lantas terus saja berkata" sayangnya pak tani tidak mengajakmu. Jika kamu mau, kamu boleh menggantikan tempat ku sebab aku tidak suka daging, "ucap kancil.


Anjing milik pak tani pun terpedaya oleh bujukan kancil. Ia membuka kandang dan mempersiapkan kancil keluar.


Lalu, anjing masuk ke dalam kandang.


Begitu ia berada dalam, kancil segera mengunci pintu kandang.


"Maafkan aku kawan. Aku telah berbohong kepadamu, sampaikan jumpa maafku kepada pak tani ya,! ujar kancil.


" Apa! kau telah menipuku! "ucap anjing penuh kekesalan.


Kancil pun pergi dari rumah pak tani dan meninggalkan si anjing yang terus saja menggonggong dengan galak di dalam kandang. (Tamat)

__ADS_1


__ADS_2