Kurayami No Nakade Hikari

Kurayami No Nakade Hikari
Bab. 1(Malam Pemburuan:vol. 10)


__ADS_3

Malam hari makin mencekam semenjak mayat yg ditemukan sebelah pohon membuat para pasukan panik.


Masha: "coba periksa apakah dia masih hidup? "


salah satu pasukan memeriksa dari dekat dan mengamati.


salah satu pasukan: "ketua dia meninggal apa yg harus kita lakukan?! "


Masha: "hah, (semakin panik) panggil kapten "


salah satu pasukan: "tapi dimana "


Masha: "cari lah dimana kek gitu doang masa gak bisa?! "


salah satu pasukan: "ya, tunggu disana dulu aku akan segera kembali "


Masha: "memangnya mau kemana (berbicara pada diri sendiri) "


pasukan itu pun memanggil kapten di tenda tempat perkumpulan.


salah satu pasukan: "kapten Tokeno ada yg meninggal di dekat pohon "


kapten Tokeno: "apa yg kau maksud, jangan bercanda ya (sambil berkata tegas)"


salah satu pasukan: "gak, ini benar kapten dia sedang berbaring di bawah pohon mari ikutlah saya jika tidak percaya "


kapten Tokeno: "baiklah tapi jika bukan awas kamu! '


akhirnya kapten Tokeno bersama para kapten yg lain mengikuti pasukan tersebut dan terkejut melihat seorang mayat laki laki di bawah pohon dan menghampiri nya.


kapten Tokeno: "(berjalan ke arah mayat laki laki di bawah pohon) siapa yg melakukan hal keji seperti ini SIAPA (sambil berkata tegas) "


Masha: "maaf kapten kami tidak tahu kami juga tahu jika ada mayat disini jadi kami tidak tahu siapa yg membunuh dan membuang mayatnya disini "


kapten Sikara: "mungkin ini ulah binatang buas? "


kapten Tokeno: "ini bukan luka cakaran atau serangan binatang, ini luka senjata tajam.


kapten Sikara: "apa yg harus kita lakukan saat ini Tokeno "


kapten Tokeno: "makanya aku harus berpikir dua kali Jika harus membiarkan mereka membawa senjata tajam "


kapten Sikara: "ini juga bagian dari latihan siapa duga jika akan ada keadaan seperti ini saat ini "


kapten Tokeno: "baiklah aku tahu, kapten Sikara bimbing semuanya kembali ke desa sekarang "


kapten Sikara: "baiklah, semuanya tim apapun ikuti aku sekarang juga "


kapten Tokeno: "jangan lupa panggil kapten di desa untuk kemari kau juga setelah mengantarkan mereka ke desa setelah itu kembali "


kapten Sikara: "tapi jika terjadi apa' gimana "


kapten Tokeno: "tenang saja ini ulah penjahat mereka tidak akan sampai ke desa "


kapten Sikara: "ya, baiklah "


akhirnya mereka disuruh pulang kembali ke desa dengan arahan kapten Sikara agar tidak tersesat di malam penuh kebingungan ini.


Jay: "apa kau tidak aneh dengan mayat tadi Atshuzuri "


Atshuzuri: "maksudmu? "


Jay: "bukannya itu adalah ketua tim C kok bisa dia meninggal tanpa sepengetahuan tim nya "

__ADS_1


Atshuzuri: "sepertinya dia sempat memisahkan diri dari tim mereka atau berpencar arah "


Masha: "aku pun berpikir seperti itu kok bisa, ok sepertinya sudah sampai nanti kita akan mengobrol lagi di aula "


akhirnya mereka pun sampai dan terpaksa kapten Sikara harus kembali ke hutan untuk membantu penyelidikan mayat.


kapten Sikara: "baiklah semua ku serahkan ke Masha jika ada masalah segera tangani sebijak mungkin karena ku yakin jika harus melapor ditakutkan terlalu jauh ok aku tinggal dulu ya "


Masha: "ya kapten serahkan ke diriku "


Masha: "baiklah segera istirahat di aula masing dan jangan sendirian karena ditakutkan akan terjadi hal yg tidak di inginkan paham semua "


beberapa pasukan: "ya "


Masha: "Atshuzuri dan para tim J mari berkumpul "


salah satu pasukan: "untuk apa? "


Masha: "untuk membahas tentang pembunuhan di hutan tadi "


salah satu pasukan: malas untuk apa mending istirahat (sambil berjalan ke kamarnya) "


Masha: "terserah yg mau saja "


mereka pun memutuskan untuk berkumpul dan membicarakan masalah ini bersama.


Masha: "sepertinya ada keganjalan di sana jika kau perlihatkan sekali lagi "


Jay: "ya itu bukan ulah penjahat luar "


salah satu perempuan di tim: "apa maksudmu Jay? "


Atshuzuri: "penjahat dalam kan yg berulah "


Masha: "tapi jika dipikirkan benar juga bukan orang luar pasti ada hubungannya dengan orang dalam tapi siapa "


Jay: ketua tim C kuat pasti yg membunuhnya bukan orang sembarangan "


Masha: "pasti tapi siapa "


Atshuzuri: "ingat orang lemah pun bisa mendadak kuat saat memberontak ya "


tiba" ada yg teriak dari arah kamar mandi laki".


Masha: "apaan itu?! "


Atshuzuri: "sudah kuduga "


Masha bersama para tim J lari ke arah kamar mandi pria dan melihat seorang mayat lagi kali ini lebih sadis karena mayatnya ditikam sebanyak 6 kali.


Masha: "apa ini lagi, baiklah akan ku akhiri disini baiklah kumpulkan seluruh pasukan aku akan mengungkapkan siapa yg membuat malam ini penuh darah "


seluruh pasukan akhirnya dikumpulkan di dalam aula dan tidak diperbolehkan keluar oleh Masha.


Masha: "aku mengumpulkan kalian untuk mengungkapkan siapa sebenarnya yg membuat tragedi berdarah ini tidak ada yg boleh keluar sampai pembunuh yg asli ketahuan "


salah satu pasukan: "apa maksudmu bilang seperti itu apa jangan' pembunuh itu adalah salah satu pasukan disini "


Masha: "ya, siapa yg melihat hal mencurigakan segara bilang ke padaku sekarang "


salah satu pasukan: "aku melihat koryu ke kamar mandi sebelum ke kamarnya "


koryu: "heh apa maksudmu kan yg menggunakan kamar mandi bukan aku saja bodoh "

__ADS_1


Masha: "benarkah itu "


koryu: "heh enak saja kau menuduhku sebagai pembunuh "


salah satu pasukan: "ya aku melihat dia yg terakhir keluar dari kamar mandi "


koryu: "hah kok jadi aku "


Masha: "aku tak bisa membiarkan pembunuh keluyuran lagi Jay panggil kapten Sikara bahwa penjahatnya tertangkap dan para pria segera tangkap dan kurung dia di gudang sampai kapten Sikara datang "


koryu pun ditangkap dan diikat di gudang karena dicurigai sebagai pembunuh.


Atshuzuri: "Masha apa kau menangkap penjahat yg benar? "


Masha: "apa kau meragukan ku?! "


Atshuzuri: "gak takutnya salah tang "


dan tiba tiba ada suara ember besi jatuh di gudang.


Masha: "sepertinya dia mencoba kabur para pria ikut aku mari kita lihat "


dan tidak diduga yg dia kira penjahat bukanlah penjahat yg sebenarnya karena buktinya dia mati dengan luka sama seperti lainnya.


Masha: "hah, apa ini berarti pelakunya belum tertangkap "


Atshuzuri: "tapi lihatlah ada darah mengarah kesana "


Atshuzuri pun mengejar darah di lantai dan menemukan seorang laki-laki yg berdarah di bagian perut.


Atshuzuri: "hey berhenti sudah usai semuanya "


pria itu: "sepertinya iya "


Atshuzuri: "hah kau pria berkacamata yg tidak sengaja ku tabrak waktu itu kan apa yg terjadi padamu kenapa kau membunuh manusia itu "


Masha dan yg lain pun datang


Masha: "hey kau "


pria itu: "kenapa saat aku hanya ingin membuat mereka yg menghinaku diam untuk selamanya, apa aku salah "


Atshuzuri: "apa maksudmu "


pria itu: "ternyata benar jahat tidak boleh dibalas jahat akhirnya aku paham dunia ini tidak adil "


Atshuzuri: "apa yg kau katakan "


pria itu pun terjatuh karena luka yg lumayan besar.


Atshuzuri: "kau, masih banyak yg aku kurang pahami tapi maksud orang ini tidak salah "


Masha: "apa apaan ini "


kapten Sikara dan yg lain pun datang.


kapten Sikara: "apa ini Masha "


kapten Tokeno: "baiklah semuanya kembali ke kamar masing "


para pasukan disuruh agar segera ke kamar dan akan memberi kesimpulannya besok agar tidak terlalu ramai disini dan membuat ribet investigasi. sementara itu Atshuzuri tidur karena terlalu lelah dan bingung.


...{bersambung}...

__ADS_1


__ADS_2