
Atshuzuri terbangun di sebuah kerajaan dia berkeliling melihat ke sekeliling kerajaan itu cukup seram lantas dia keluar saat dia keluar dia melihat seorang pria tua dengan baju zirah yang sangat gagah, tak lama Atshuzuri terbangun dari mimpinya dia keluar dari kamar dan melihat Katumei sedang cuci piring.
Katumei: "tumben kau sudah bangun? "
Atshuzuri: "sudah terbiasa seperti ini sejak di pelatihan di wajibkan bangun pagi setiap hari "
Katumei: "pasti lelah kan "
Atshuzuri: "tidak terlalu lagipula sebagai pengalaman saja itu pasti berguna kedepannya! "
Katumei: "hmm, sebenarnya aku juga ingin ikut tapi ya begitulah "
Atshuzuri: "kau tidak ikut pelatihan? "
Katumei: "sebenarnya ada semacam sekolah, di sekolah itu kita belajar hal dasar seperti perhitungan dan ilmu-ilmu yang cukup penting hal-hal dasar. tidak seperti pelatihan sekolah itu diwajibkan siswanya membayar tapi lulusan sekolah itu pasti bersertifikat agar jika kedepannya mudah mendapatkan pekerjaan mau jadi pedagang atau apalah itu masih dimudahkan karena adanya sertifikat "
Atshuzuri: "kau sendiri? "
Katumei: "iya itu aku sekolah disitu setelahnya ibu yang mengajariku sisanya ibuku layaknya guru pribadi banyak hal yang ku ketahui pengetahuan ibu cukup luas aku saja sering kebingungan (sambil tersenyum) "
Atshuzuri: "hmm, oh iya besok hari Minggu mau menemaniku kembali ke kamp pelatihan? "
Katumei: "ujian akhir, tentu saja karena itu adalah ujian akhir kau diharuskan berlatih yang rajin aku ada teman yang bisa mengajarkan seni bertarung! "
Atshuzuri: "jangan bilang "
Katumei: "sepertinya kau sudah kenal "
Atshuzuri: "yang kau maksud Toshi bukan "
Katumei: "benar, dia sudah berbicara banyak ya "
Atshuzuri: "ya tapi apa kamu sudah bilang ke dia? "
Katumei: "tenang itu bisa diatur sekarang bersiaplah mandi biar gak bau "
Atshuzuri: "iya-iya "
Katumei: "bajunya di lemari ambil saja, setelah mandi akan ku ajak menemui Toshi dan Suchi! "
Atshuzuri: "iya bawel, oh iya ibu kemana? "
Katumei: "ibu ke pasar memangnya ada apa? "
Atshuzuri: "oh pantas saja tidak ada "
Katumei: "yaudah mandi dulu aku mau masak dulu "
Atshuzuri pergi mandi setelah mandi Atshuzuri dan Katumei sarapan setelah sarapan mereka pun berangkat menemui Toshi dan Suchi tapi sebelum itu.
Katumei: "oh iya Atshuzuri aku mau mengantar sarapan untuk ibu ku dulu baru kita akan menemui Toshi "
Atshuzuri: "memangnya sebelumnya sudah janjian dengan Toshi? "
Katumei: "belum sih tapi tak apa kita akan pergi ke rumahnya jika tidak ada kita pergi ke tempat latihan Toshi "
Atshuzuri: "latihan? "
Katumei: "Toshi adalah anak yang rajin tidak seperti dirimu tidur terus "
Atshuzuri: "ngomong apa barusan? "
Katumei: "tidak, lihat kita sudah sampai"
Atshuzuri dan Katumei sampai di tempat ibu Katumei berjualan.
ibu Katumei: "tumben sekali kamu kesini nganter sarapan dengan Atshuzuri? "
Katumei: "sekalian mau ketemu Toshi biar dia dibantu latihan dengannya "
ibu Katumei: "bagus tuh Toshi memang ahli berpedang yang berbakat "
Katumei: "nah makanya aku minta bantuannya agar mau melatih Atshuzuri "
Atshuzuri: "hmm "
Katumei: "yaudah kami mau berangkat ke rumah Toshi dulu "
ibu Katumei: "iya hati-hati di jalan "
Katumei: "iya Bu "
Atshuzuri dan Katumei melanjutkan lagi perjalanan ke rumah Toshi tak jauh dari sana mereka pun sampai ke rumah Toshi.
Katumei: "Toshi (sambil bersemangat) "
tak lama ada seorang pria yang keluar dari rumah tersebut.
Ayah Toshi: "Toshi nya tidak ada di rumah biasanya di tempat latihan bareng Suchi di lapangan desa Katumei! "
Katumei: "oh yaudah kami mau pergi ke lapangan dulu "
__ADS_1
Ayah Toshi: "iya hati-hati di jalan "
Katumei: "iya "
Atshuzuri: "(dalam hati) katumei memang pintar berkomunikasi dengan orang lain pantas saja dia kan perempuan "
Atshuzuri dan Katumei melanjutkan perjalanannya hingga sampai ke lapangan yang dimaksud sesampainya disana dia melihat Toshi sedang latihan perdana dan Suchi sedang latihan memanah waktu yang pas bagi Atshuzuri ikut bergabung.
Katumei: "hey kalian sudah lama tak bertemu "
Toshi & Suchi: "katumei "
Katumei: "sudah kuduga kalian memang rajin pagi-pagi saja dia disini "
Suchi: "tentu saja "
Toshi: "sebenarnya sih lagi malas cuma Suchi nya pagi-pagi sudah di depan rumah jadi ya mau bagaimana "
Suchi: "heh bukannya kamu sendiri Toshi yang mengajakku untuk latihan "
Toshi: "ya juga "
Atshuzuri: "memang kalian berdua mau di kamp disini sama saja "
Suchi: "kalian sendiri? "
Katumei: "sebenarnya Atshuzuri mau minta bantuannya mau latihan bareng katanya "
Atshuzuri: "noh kan bukannya kamu sendiri yang menyarankan "
Katumei: "ya tapi itu bukan ide yang buruk "
Toshi: "sama saja "
Suchi: "hmm "
Atshuzuri: "oh iya Toshi apa pedang mu tidak terlalu besar? "
Toshi: "yang mana? "
Suchi: "hmm "
Atshuzuri: "yang kau genggam "
Toshi: "oh aku kira mulutku "
Katumei: "apa hubungannya? "
Toshi: "karena perkataan lebih tajam dari pada pedang! "
Toshi: "mau bagaimana latihannya? "
Katumei: "bagaimana jika kalian berdua berduel kajian kan sama-sama pengguna pedang! "
Atshuzuri: "bisa lihat aku tidak bawa apa-apa? "
Toshi: "lah? "
Suchi: "lah? "
Katumei: "oh iya kita lupa mampir di toko perlengkapan pedang dan lainnya"
Atshuzuri: "(menghela napas) hah balik lagi? "
Katumei: "mau bagaimana lagi "
Toshi: "perlengkapan ku hanya ini "
Katumei: "yaudah ayo kita ke toko perlengkapan pedang dan lainnya di dekat alun-alun desa "
Atshuzuri: "sejauh itu! "
Katumei: "mau bagaimana lagi "
Atshuzuri: "yaudah ayo daripada kelamaan "
Toshi: "kalian sebaiknya membawa surat yang diberikan kapten Tokeno agar diperbolehkan membeli pedang dan yang lebih penting gratis! "
Atshuzuri: "benarkah? "
Katumei: "kita harus kembali ke rumah mengambilnya! "
Atshuzuri: "baiklah "
katumei: "Toshi dan Suchi disini dulu ya tunggu kami akan segera kembali! "
Toshi: "iya yang cepat "
Atshuzuri: "yasudah ayo "
Atshuzuri dan Katumei kembali ke rumah dan mengambil surat yang diberikan oleh kapten Tokeno setelah itu mereka berangkat ke toko perlengkapan di alun-alun desa di jalan mereka mengobrol tentang pertemanan Katumei dan Toshi dan Suchi.
__ADS_1
Katumei: "Toshi adalah teman masa kecilku seperti Suchi mereka sangat dekat sejak kecil seperti adik dan kakak tapi mereka tidak ada hubungan darah, mereka bermain bersama bahkan Suchi selalu mengikuti apa yang Toshi lakukan "
Atshuzuri: "tapi kenapa mereka bisa sedekat itu? "
Katumei: "aku pun kurang tau semenjak Suchi bermain denganku mereka memang sudah akrab "
Atshuzuri: "ohh "
Katumei: "Toshi memang keren bukan dia selalu bisa semuanya bahkan saat aku tidak mengerti Toshi lah yang memberitahuku "
Atshuzuri: "mungkin "
Katumei: "hmm, oh iya itu tokonya "
Atshuzuri: "tidak kerasa sudah sampai sini "
Katumei: "yaudah ayo masuk "
Atshuzuri dan Katumei pun pergi ke dalam toko untuk memilih pedang yang diinginkan palem Atshuzuri tapi bukannya memilih dia malah kebingungan.
Katumei: "cepat sedikit memilihnya keburu Toshi dan Suchi pulang"
Atshuzuri: "sebentar "
Katumei: "lama nih sudah mau siang dari tadi "
Atshuzuri: "sabar "
penjaga toko: "kenapa tidak pakai pedang yang satu ini cukup ringan tapi tidak mudah patah? "
Atshuzuri: "hmm tapi terlalu pendek "
penjaga toko: "kenapa tidak yang ini tidak terlalu pendek dan panjang ringan dan nyaman di pegang "
Katumei: "yang mana saja sih Atshuzuri! "
Atshuzuri: "yaudah yang ini saja "
penjaga toko: "nah pilihan yang bagus mari bawa ke kasir "
katumei: "akhirnya "
penjaga toko: "totalnya 150 ryem "
Atshuzuri: "(sambil menunjukkan surat kelulusan yang diberikan kapten Tokeno) kalo pakai ini bagaimana? "
penjaga toko: "ohh surat dari kamp pelatihan namamu Atshuzuri kan iya kau boleh memilikinya tapi kalian tetap hari membayar! "
Katumei: "bukannya gratis? "
penjaga: "hanya memotong harga bukannya membuat barang itu gratis bisa-bisa kau membuatku rugi kalau begini jadinya! "
Atshuzuri: "jadi berapa? "
penjaga toko: "50 ryem "
Atshuzuri: "bagaimana ini Katumei? "
Katumei: "(menerima napas) Untung saja aku bawa uang buat jaga-jaga "
Atshuzuri: "terimakasih katumei "
Katumei: "gara-gara Toshi "
Atshuzuri dan Katumei pun sepakati membeli pedang itu dan pergi menemui Toshi dan Suchi.
penjaga toko: "jika kalian butuh perlengkapan datanglah kesini lagi! "
Katumei: "semoga mereka masih ada "
Atshuzuri: "semoga saja "
Saat Atshuzuri dan Katumei sampai di lapangan Toshi dan Suchi sedang meneduh karena panas terik matahari.
Toshi: "kemana saja kalian lama sekali! "
Katumei: "lama memilih senjata, oh iya kau bilang semuanya gratis jika pakai kartu itu! "
Toshi: "ah itu kalian tidak mendengarkan sampai habis! "
Katumei: "alasannnnn (sambil sedikit marah) "
Suchi: "latihannya nanti sore saja matahari siang hari sangat panas aku mau pulang dulu "
Toshi: "Yap nanti sore saja Atshuzuri latihannya mataharinya sudah terik "
Katumei: "tuh kan gara-gara kamu lama milih nih "
Atshuzuri: "mau bagaimana lagi? "
Suchi: "yasudah kami mau pulang dulu! "
__ADS_1
Atshuzuri dan Katumei pun pulang ke rumah.
...{Bersambung}...