
"dah.. sampai jumpa besok. dan setelah bermain mereka pergi pulang untuk makan siang
"ibu kami pulang2x ucap mereka, julian memakan bubur hangat dan meminum susu; lalu tertidur, sedangkan lian membaca buku di kamarnya
"di dunia ini banyak sekali barang dan tanaman berharga.. tetapi sulit sekali menemukan mereka..gumam lian sambil membaca
"disini banyak gambar tanaman berharga, dan effeknya sangat luarbiasa.. huff~ cukup untuk hari ini.. tubuhku mulai lelah" ucap lian berbaring di kasur lalu tidur siang
.
.
.
tiga jam kemudian lian terbangun dan duduk melamun selama satu menit penuh..
(kebiasaan.. mengingat mimpi barusan dan mengumpulkan nyawa;)
"uh.. saatnya mandi.. ucap lian dan pergi ke kamar mandi untuk mandi 'untung saja ini cukup modern.. haha' pikir lian
dan itu yang dilalukan lian hingga satu tahun, kini usianya sudah tiga tahun..
di bukit dekat sungai, terlihat anak kecil yang tengah mengayunkan tongkat besi kecil yang dia lakukan hingga membuatnya lelah lalu duduk di dekat pohon besar
"hufff... huff.. lelah sekali kali ini diganti menjadi tongkat besi, itu sangat berat untuk tubuhku.. memikirkan menjadi kuat, lian satu bulan yang lalu memutuskan untuk mulai berlatih dan mengembangkan tubuhnya agar bisa mempertahankan diri dimasa depan
"haus sekali.. ucap lian, lalu pergi ke pinggir sungai, meminum airnya yang segar dan bening itu dan itu seperti membuat kekuatan lian pulih 80% dari yang tadi kelelahan
__ADS_1
"seperti biasa air ini sangat segar dan nikmat.. kemudian secara tiba tiba dia mengingat sesuatu 'tunggu.. aku dulu pernah membaca novel tentang kultivator.. apakah ini salah satu dari air ajaib?! pikir lian bersemangat lalu melihat kebawah air menyelam dan membuka mata
meski terlihat buram tetapi terdapat sedikit cahaya di bawah sungai, dan itu terdapat di sebuat lubang kecil di sisi bukit, tubuh lian sedikit mengeluarkan aura hijau samar
itu seperti panggilan untuknya, "fuufh(keluar dari air) disana ada sesuatu! apakah harta terpendam?! ucap lian lalu bergerak menuju jembatan untuk memastikan, pergi kearah atas cahaya tadi dan mencoba menggali dengan tongkat besi yang dia bawa
menggali dengan semangat.. sepuluh menit kemudian.. "hah.. hahh.. lelah! lian terduduk lelah dan menutup mata, tanpa sadar dia tertidur karena kelelahannya
.
.
.
*mimpi lian
'hahaha aku akhirnya mempunya pedang bagus!! dan pedang ini memiliki kemampuan yang hebat ahahahhahaha' tetapi tiba tiba pedang yang dia pegang menusuknya
'a.. apa?.. kena.. kenapa.. lalu tengah pedang berubah menjadi wajah menyeramkan dan berteriak keras *hauahuahauaua aku akhirnya membunuhmu!! setelah sepuluh tahun terkurung di dalam pedang ini!!
tiba tiba lian terbangun dan berkeringat deras terengah engah lalu berbaring di tanah bekas dia menggali "i.. it.. itu..! sangat seram!!! teriak lian.. tapi langsung sadar dan melihat sekeliling
"oh.. hanya mimpi.. untung saja mimpi.. ucapnya sambil mengambil tongkat besinya lalu menyeretnya kembali kerumah karena matahari sudah mulai tenggelam,takutnya orang tuanya kawatir.. dan tanpa sadar lian melupakan "harta" itu
setelah sampai dia pergi menuju kamar mandi dan memberdihkan diri.. setelah memakai pakaian, lian pergi menuju ke dapur untuk makan malam, dia melihat ayahnya yang sudah pulang dan langsung menghampirinya
"kemana saja kamu! ayah mencarimu kemana mana! ucapnya kawatir dan sedikit marah karena lian yang selalu pulai tepat waktu kini terlambat
__ADS_1
"hah..?
"hah?! apa? ucap ayahnya lagi, tapi di belakan istrinya/ibu julian,lian. menenangkan ayahnya dan bilang "dia masih kecil dan keasikan bermain jadi jangan terlalu memarahinya..
"tapi aku tidak dapat menemukannya di seluruh guild! bahkan dengan sihi- maksudku dengan beberapa orang! ucap terizla menjelaskan
ibunya kaget dan menoleh kearah lian,menunjukan ekspresi "coba jelaskan..???!
lian sedikit merinding dan berkata "aku main di dekat bukit.. ucapnya tapi air mata mulai mengalir
terizla dan anne yang melihatnyapun luluh dan merasa bersalah " maafkan ibu ya nak.. ucap anne sambil memeluk lian dan dia juga menangis
"eh... a ayah juga.. dan aku akan pergi bekerja! ucapnya pergi kearah gudang "khusus" dan itu dia gunakan untuk membuat pedang roh..
dan setelah melepaskan pelukanya lian berbicara "baik aku maafkan ayah dan ibu.. dan setelah itu dia kembali memeluk ibunya dan berkata selamat malam.. lalu berteriak kepada ayahnya malam!!
dan lian buru buru menuju kamarnya dan menutup pintu, setelah lian masuk kamar pintu gudang itu terbuka dan terizla keluar lalu menolah kearah anne dan tersenyum kecut 'anak nakal itu.. pikirnya lalu mulai melanjutkan menempa
"saatnya tidur.. dan.. untung saja aku jarang mendengar suara menempa ayah sepertinya memiliki metode khusus.. ucap lian lalu menutup mata.
.
.
.
di bekas tempat menggali lian dan di bawah tanah..
__ADS_1
terlihat sebuah batu hijau bercahaya dan ada sebuah roh di dekatnya "selama satu bulan ini aku terus mengamatimu dan sepertinya dugaanku memeng benar..
kou adalah bola luar angkasa empat tahun lalu..