
"berapa lama aku terjebak? ucap lian dan buru buru kembali ke tempat tinggalnya, yaitu guild free smith
lian terus berlari dan menoleh ke pergelangan tangannya itu 'apa gunanya ini..?? sudahlah ini juga tidak membahayakan..
lalu lian terus berlari dengan teknik pertamanya itu
beberapa menit kemudian lian sampai, dan untung saja "pembantaian" itu belum terjadi, lianpun menuju rumahnya untuk membersihkan diri
*sfx lookk (pintu terbuka)
di dalam ibunya, anne tengah menyiapkan makan siang, sementara terizla dan julian tengah menunggu di meja makan
mendengar suara pintu terbuka mereka menoleh dan melihat lian, lalu mereka berbicara
"lian.. kesini makan! ucap ayahnya terizla
"iya dini nak.. ayo makan siang.. ucap ibunya anne
"kakak! ayo makan... kamu lama sekali.. ucap julian sedikit mengeluh
lian tersenyum hangat dan menghampiri mereka "mmm! jawabnya
.
.
__ADS_1
.
setelah makan anne memberi tahu kepada julian karena besok adalah ulang tahunnya yang ke enam
terizla menoleh kearah lian dan berkata sedikit bersalah "maaf lian.. beberapa tahun yang lalu ayah tidak bisa memberikan hadiah yang bagus.. ucapnya kepada lian
"tidak apa apa..ucap lian tidak mempermasalahkannya
"ehh.. ini untukmu sebagai hadiah.. ucap terizla menggeserkan sebuah kotak kayu kepadanya, lian mengamatinya dan mengambilnya
"ayah aku juga! ucap julian di sebrang,"besok ayah akan memberikannya ya.. ucap terizla tersenyum dan mengusap rambutnya, dan julian mengangguk semangat
ibunya juga menyodorkan sebuah benda yang panjang kepada lian dan di ujungnya tumpul
"ibu.. apakah ini tombak yang bisa mengeluarkan sihir?! ucap lian semangat, dan ibunyapun mengangguk
lian langsung mengambilnya dan membuka lilitannya dengan gesit
terlihat besi panjang dan ada ukiran ukiran indah, lalu di ujung terdapat sebuah batu berwarna merah tua yang indah dan bentuknya tajam
(itu adalah batu energi *mana*)
"terima kasih ayah-ibu! ucap lian dan memeluk mereka, julian juga mengikutinya
"oh iya nak, jangan dulu membuka kotak itu" ucap terizla memberi tahu
__ADS_1
"kenapa..? ucap lian heran, dan terizla menjawab dengan main main "karena ada hantuunya... sambil tersenyum main main
anne memelototinya, karena menakuti anak kecil, terizla langsung tersenyum kecut
merekapun mengucapkan selamat malam, dari kecil, lian meminta tidur sendirian, terizla dan anne tidak terlalu kawatir, karena mereka tinggal di tengah sebuah guild yang ramai, bahkan mereka memegang senjata setiap hari
.
.
.
setelah lian masuk ke kamarnya, dia duduk di kasur, menyimpat tombak di sebelah, lalu membuka kotak pemberian ayahnya, dan setelah membukanya, di dalam terdapat sebuah perban yang membalut benda seperti belati, lian tidak terkejut karena kotaknya yang persegi panjang pecil
tetapi entah kenapa pikiranya terasa gelisah, dia pun mengingat perkataan ayahnya tadi, 'tidak disana dan disini, kenapa orang tua menakuti anak mereka?? apakah mereka ingin anak mereka ketakutan hingga tua!' pikir lian sedikit kesal
karena emosinya itu dia langdung membuka perban yang menutupi belati itu, melihat bentuknya dia langsung teringat dua mimpi buruk sebelumnya melemparkan belati kelangit
tanpa sadar lian mengalirkan energi dan sihir yang dia punya [ruang,pemurnian,penyerapan,penyembuhan,petir kuno merah]
(petir kuno, kamu bisa melihatnya di hero edith, tetapi milik lian berwarna merah)
*sfx zorrzztt boom!!!!
suara sangat keras terdengar dan ledakan menuju langit terlihat
__ADS_1