Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta

Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta
1. kutak menginginkannya


__ADS_3


Kisah dari seorang gadis manis dan cantik yang kini yang sudah didewasakan oleh kisah cinta yang awalnya terasa sangat manis sampai akhirnya masalah yang sangat rumit melanda cinta itu yang membuat hidupnya sendiri hilang dan hancur tak terarah karena telah menciptakan sebuah rasa cinta yang besar diantara situasi dan kondisi yang tak menginginkan cinta itu ada.


Kehidupan yang jauh dari riuh pikuk kehidupan di perkotaan. Kehidupan yang sangat indah nan damai, itulah hidupku, desaku yang dikelilingi pohon rindang dan rumpun bambu, lahan padi petani desa diantara sungai yang jernih karena airnya berasal dari mata air, udara yang begitu membuatku ingin selamanya hidup dalam kedamaian disana.


aku sekarang sudah tumbuh diatas berbagai hal yang tak pernah kuinginkan sebelumnya hal yang tidak pernah ku bayangkan namun itu lah yang terjadi di masa mudaku.


Kisah yang sungguh membuatku kehilangan arah hidupku di usiaku yang sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas besar salah satu provinsi di Indonesia karena pada masa ini aku mencintai seseorang yang sejak dulu hingga sekarang sudah menjadi laki laki mapan seseorang yang mengabdi bagi negara.


kami saling memperjuangkan hubungan ini tapi ntah mengapa sulit sekali rasanya kami bersama, banyak sekali rintangan yang menghalangi jalan kami, mulai dari keluarga hingga seorang perempuan masuk dalam hubungan ku dia Rika perempuan yang melakukan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.


hingga aku kehilangan hal hal yang paling berharga dalam hidup ku karena memperjuangkan hal yang kucintai dan kuinginkan selama ini.


Siuuurr siuuurr.... suara lambaian rumpunan bambu di sekeliling perkampungan bercampur ria bersama aktivitas penduduk desa, begitu juga denganku yang sedang bermain dengan teman teman sebayaku pada sore itu.


Aku senang bermain baik dengan teman perempuan maupun teman laki laki. Tapi ada seseorang yang membuat ku sering tersipu malu ketika sedang bermain, karena itu aku lebih sering menghindar untuk bermain bersamanya. Aku juga sangat malu ketika teman teman lain suka mengejekku dengan dia, sangkin malu dan kesal aku sering menangis karena ejekan itu. hal itu memang lucu bagi orang dewasa ketika melihatnya, tapi pada saat itu bagiku hal yang sangat menjengkelkan.


Aku mengenalnya saat sejak duduk dibangku SD di sebuah desa kecil yang jauh dari perkotaan, ntah kenapa begitu, dari gerak-gerik tubuhku yang tak biasa ketika sedang bermain dengannya atau berbicara, sampai rasa suka itu kututupi sampai saat ini kami beranjak umur 15 tahun atau sedang duduk di bangku kelas 3 SMP di sebuah kecamatan yang tak jauh dari desa. Dari sinilah rasa itu semakin hari semakin berubah dalam diriku.


Annisa biasa aku dipanggil oleh teman-teman Nisa, kehidupan keluarga dan teman-temanku di sekolah layaknya seperti pada umunya. Kehidupan keluarga yang biasa dan harmonis dan kehidupan persahabatanku yang bahagia, dan aku sangat menikmatinya.


Teeetttt teeeettt…teeeeettt.!! (tiga kali bunyi bel sekolah yang artinya bel istirahat)


"Nisa...!? makan yuk ke kantin, aku udah laper banget nih,.."


panggil seorang teman karibku yang sejak duduk dibangku kls 1 SMP. Namanya Bela dia orang nya peduli bangett dan pintar, suka ngemil,badannya gemuk.


"Ayukk.. aku juga udah laper juga nih, makan bareng yuk tiya sambil nanti kita duduk di lapangan belakang, bosen banget di kelas terus.."


ajakku ke tiya temen sebangku setiaku.


Kami pun berjalan menuju kantin yang berada di lapangan belakang sekolahku yang memiliki tiga lapangan, lapangan depan, tengah dan belakang yang lumayan luas.


Disana siswa-siswa bebas bermain, berolahraga seperti bola volley dan bola kaki.


Sesampainya dilapangan belakang kami kemudian memesan makanan dan kemudian duduk menunggu makanan itu selesai di kemas oleh penjual karena harus antri saat membeli makanan di kantin. Tiba-tiba ada seorang adik kelas 8 menemui kami di kantin.


"hai kak, boleh kenalan kan?" ucapnya dengan salah tingkah di depanku.

__ADS_1


"iya boleh dong" ucapku memberi senyuman seorang kakak kepada seorang adiknya.


"kenalin kak namaku Aldy" ucapnya sambil memberi salam dengan tangan kiri di kantong celana sampingnya.


"ohh iya aku nisa" sambungku.


Aciee ciee ciee..... (semburan ledekan teman teman ku)


"Heiii udahlah kalian mikir apaan sih, kenalan aja langsung di cie cie in gitu.." ucapku tertawa kecil dan sedikit jengkel.


Aldy yang sedari tadi salah tingkah ntah kenapa, melanjutkan aksi lucunya dengan meminta nomer hpku. tapi aku hanya tersenyum dan tidak memberikan nya.


"yaudah nggapapa deh kak" jawabnya dengan ketidakpercayaan dirinya sambil tersenyum.


tak lama kemudian pesanan makanan pun sudah selesai dan kami bergegas ke lapangan meninggalkan aldy dan kantin kecil itu .


kami duduk di bawah pohon yang ada di pinggir lapangan, mengamati tiap tiap orang yang sedang bermain sambil menghabiskan jajanan kami. Setelah itu kami kembali ke kelas melanjutkan jam pembelajaran.


teeettttt...bel sekolah kembali berbunyi menandakan jam pelajaran selesai dan pulang.


tapi kelas 3 masih ada les sore untuk UN nanti, jadi aku dan seluruh kelas 3 belum bisa pulang dan melanjutkan les sore, sampai akhirnya jam les pun selesai pada pukul 15.30 wib.


kak Nisaa..!!!!


aku sedikit terkejut dan merasa aneh, bisa bisanya dia nungguin kami pulang di gerbang kiri sekolah yang sempit dan dan sepi begitu.


aku sedikit terkejut dan merasa aneh, bisa bisanya dia nungguin kami pulang di gerbang kiri sekolah yang sempit dan dan sepi begitu ucapku dalam hati sambil berjalan lebih cepat melewati nya.


"hei kak nisa,, tungguin Dong. .


aku mau ngomong bentar sama kamu.. "


(aku tidak menggubrisnya sama sekali karena memang aku sedikit khawatir, takut dan merasa malu)


"**kok menghindar sih dari aku" ucapnya lebih keras


"Aaww.... sakit tau kamu ngapain sih narik tangan aku gitu, minggir kamuu**! " jawabku sedikit ketus.


"jangan menghindar gitu dong kak.. aku nggak mau ngapa-ngapain kak nisa, aku cuma mau berteman boleh kan??" Aldy menarik tanganku dengan keras

__ADS_1


"yaudah ada apaan lagi sih"? jawabku sambil menarik tanganku dari genggamannya yang kuat


"aku mau minta nomer KK Nisa, pliss.." ucapnya dengan nada merendah, bayangkan saja bagaimana tingkah seorang remaja SMP, sungguh lucu dan terlihat lebay.


"yaudahlah nis kasih aja Napa sih,, emangnya kamu nggak risih apa sama kelakuan dia gitu hahahaha"


sambung Bela yang sedari tadi mengamati tingkah lucunya di hadapan kami.


" hauuhaha.. lagian wajar sih dia mungkin suka sama kamu itu cantik, manis lagi.. kasih aja lah, banyak temen kan ngga masalah ya kan bel... "


sambung Tiya


sedangkan muka Aldy yang terlihat memerah dan makin salah tingkah di depanku, setelah Tiya mengatakan sesuatu yang mungkin menurutnya mengenai niatnya dan malu sendirian di depan banyak kakak kelas perempuan dan seperti biasa tingkah anak remaja SMP yang memang seperti malu malu kucing.


"elleehhh.. kalian ngejekin atau gimna sih..


yaudah nih nomernya 08215764XXXX, udah bisa pulang ya udah sore nih."


jawabku dengan menyebutkan nomerku dengan cepat sambil menarik kedua sahabatku..


"ohh, makasih ya kakak yang baik"


ucapnya sambil terlihat panik saat kumenyebut angka dengan sangat cepat,takut kelewatan kali ya hehehhe..


kami pun bergegas pergi mendahului bersama Tiya dan Bela.


"daaaahh... jangan lupa tlpn yaaa al. hahahhaha" bela mengisyaratkan tangannya ke telingaku sambil mengejek tertawa puas


"idiihh kamu apan si... belaaa... malu tauuu.. " teriakku merasa geli dan teriak ke telinga bela sambil menurunkan tangannya dari telingaku


"ya nggapapa dong,, lagian tampangnya lumayan juga hehehhe" sambung Tiya.


"ihh. Tiya jangan jangaaaannnnn....???? wkwkkw..


kami pun pulang dengan tertawa saling mengejek mengingat tingkah Aldy


setelah sampai di stasiun angkutan ke desa kami pun berpisah ke angkutan kami masing-masing karena desa kami memang berbeda aku bela dengan Tiya.


sesampainya di bus aku bertemu dengan seorang laki laki yang pernah membuatku sangaatt ttersipu malu ketika kumelihatnya.

__ADS_1


yaa.. itu teman yg sejak kecil aku mengenalnya tapi kami jarang sekali bermain bersama karena aku memang benar benar malu saat dekat dengannya.


Namanya Yoel semenjak aku mengenal dia dengan teman teman lain keliatan friendly dan pribadi yang asik dan baik.. tapi ntah kenapa ketika dekat denganku sifatnya menjadi dingin dan pendiam. aku dan Yoel juga bersekolah di SMP yang sama tapi kelas yang berbeda


__ADS_2