Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta

Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta
tak peduli


__ADS_3

brakkk......


"owwhh.. begini kelakukan kamu rupanya dibelakang ku, dasar memang anak kecil.. " Nisa berlagak tegas sebagai senior sambil melipat kedua tangannya di depan dada.


"hah. nis.." Aldy terkejut kedatangan Nisa


"Stopp.!!!. mulai sekarang kamu nggak usah lagi Deket Deket samaku dan heehhh.. jijik liat kelakuan mu!!


"nis.. aku cuma."


"cuma apa??!! cukup ya.. aku rasa yang kuliat sekarang cukup melihat sifat aslimu! "


"gadis malang, mau aja di gituin "Tiya dan bela tersenyum sinis kepada gadis remaja yang bersama Aldy.


"yukk.. males deh ngurusin orang ini berdua hufff nggak jelas amat.! Nisa dan temennya pergi meninggalkan kan Aldy dan perempuan yang bersamanya.


"arrhggg... sial kenapa Nisa muncul tiba tiba"


aku benar benar suka sama dia" gumam Aldy.


Al... Al!???!! panggil gadis itu..


"oh, sorry ya aku sebenarnya ngga suka sama kamu, aku cuma..


plaakkk!!! dasar kamu ! kamu cuma mau permainkan aku seperti tadi kan??!!! gadis itu memotong ucapan Aldy .


.(barrr) suara pintu tertutup dengan keras.


Aldy pergi menemui Nisa ke kelasnya, namun tidak menemuinya disana.


"haii Nisa.. " tiba tiba Yoel muncul membawa handphone kecil (cuma bisa SMS/tlpon) dihadapan Nisa yang sedang melamun di taman.


"hah..!" ka kamu ngapain kemari?? Nisa melotot dan terkejut.


"memangnya ngga bisa ya? ini kan taman sekolah bukan taman kamu sendiri hehehe" Aldy tau Nisa sedang memikirkan sesuatu dan mencoba menghibur nya.


(ternyata dia pandai ngomng juga yah) dalam hati Nisa


" hehe iya sih. " jawab Nisa tersenyum


"niss.. aku boleh ngga minta nomer kamu" Yoel


"buat??" jawab Nisa dengan gugup


"yaa.. hemm.. ituu.." Yoel bingung


Nisa menunggu jawaban Yoel dengan menatapnya penasaran dengan jawabannya.

__ADS_1


"emmm.. itu.. temen aku ada yang minta" Yoel menutupi bahwa ialah yang membutuhkan tetapi berbohong karena ketidakpercayaan dirinya.


(dalam hati Nisa sedikit kesal ) "ooh.. kenpa ngga dia aja yang minta langsung?"


"yaa.. nggapapa nis" Aldy


"ngga mau ah, aku ngga mau ngasih ngasih nomer ke orang lain lagi" maksud Nisa sebenernya orang lain selain Yoel.


"ohh iyaa,, gapapa deh kalo kamu ngga mau ngasih, aku permisi duluan yah nis" jawab Yoel sedikit kecewa.


"hemm... iya deh" Nisa merasa kesal karena harapannya tidak sesuai ekspektasi nya


setelah pulang sekolah Nisa sampai di rumah dan langsung pergi ke kamar ingin istirahat karena kejadian di sekolah hari ini sedikit mengganggu pikiran nya...


klingg...(bunyi handphone Nisa)


"nis.. aku bisa jelasin semua yang kamu lihat tadi di sekolah, aku cuma lakuin itu hanya karena utk bersenang senang, tapi sama kamu,aku ngga mau buat kamu gitu." pesan Aldy


"udah ya Al. aku udah tau sifat burukmu, kamu ngga ngelakuin itu ke aku hanya krna kamu itu segan karena aku senior mu.! maaf aku blokk. thx." balas Nisa.


(blokir)


"ahh.. sial,, gimana pun caranya suatu saat aku bakal dapetin kamu nisa, aku beneran suka kamu." Aldy


sejak kejadian itu Nisa dan Aldy tidak pernah lagi bertemu, karena Nisa menghindar tiap kali melihat Aldy.


Nisa pun sibuk dan fokus dengan les dan tryout untuk UN nanti.


Nisa dan dan teman temannya termasuk Yoel lulus dan mendapat nilai yang bagus.


"krinnngggg krriiiiinggggg kriiiingggg...." bunyi alarm pagi Anisa menyambut hari pertamanya masuk SMA baru nya.


Nisa masuk ke salah satu SMA favorit di kota yang jauh dari desanya. Nisa pun bersemangat menyambut hal itu dan segera bersiap siap dan sarapan yang sudah di sediakan ibu tercintanya.


"belajar yang bener ya nak, agar ketika kamu lulus lagi nnti kamu dapat universitas yang kamu inginkan" pesan ibu ke Nisa..


"siapp moms" hehehhe Nisa pergi dulu ya" memberi salam pada ibu


"haii Nisa,, kamu mau bareng aku ngga?" ajak Yoel yang membawa motornya, karena memang agak sulit mendapat angkutan di desanya.


"ehh Yoel, tapi kita kan beda sekolah" Nisa


" gapapa aku anterin kamu ke sekolah kamu" Yoel


"ya..yaudah " Nisa


(naik)

__ADS_1


"kamu pegangan ya ntar jatuh heheheh" canda Yoel


" iss ya ngga mungkin laahh.." muka Nisa memerah..


sepanjang perjalanan Yoel dan Nisa hanya saling berdiaman dan saling menerka nerka hal yang dipikirkan mereka satu sama lain, dalam hati masing masing.


tak terasa sekolah Nisa sampai dan Nisa turun dari motor Yoel .


"makasih ya udah nganterin.." ucap Nisa dengan senyum malu malu.


"hahaha.. iya deh aku pergi ya, kamu bagus bagus sekolahnya" ledek Yoel.


Yoel pun pergi ke sekolahnya yang lumayan jauh dari sekolah Nisa , dan kebetulan Yoel, dan kedua sahabat nisa, Tiya dan bela sama sama di sekolah yang sama.


mereka menjalani masa masa SMA nya..


Nisa dan Yoel pun semakin dekat karena Yoel bersahabat juga di sekolah dengan Bela dan Tiya.


"Yoel , kamu tuh keliatannya suka ya sama Nisa? bela mendatangi Yoel ke meja belajar nya.


"apaan sii bel.. hahahaha.." jawab Yoel dengan gerogi


"alaaaahhh udah lahh aku tau kok dari tatapan kamu ke Nisa ciieeeeeee........" suara bela kedengaran sekelas.


"cieeeee ada apaan niii?????" Tiya datang nyamperin Yoel dengan bela.


"ini nihhh.."


"ssssttttt bel..." yoel memotong ucapan bela


"hahahhaha.. itu tiyaa,, si Yoel suka sama bela!!!!" bela


" acieee.. butuh bantuan ngga nihh..??" tawar Tiya dengan suara menggoda Yoel


"apaan siii... aku sendiri juga bisa kali" jawab Yoel menutupi salah tingkahnya.


"yakinn nihh.. santai aja lagi Yoel,,


kami tuh udah lama Lo sahabatan sama Nisa, jadi kami tau cara dapatin hatinya. hahahahha"


" hemmm yaudah deh., kalian mau kan bantuin aku?" ucap Yoel dengan sungguh.


" pastinya dongg hahahaha" jawab bela dengan semangat.


"bantuin ngerjain tugas nyatet ini dong??? hehehhe" muka Yoel yang memperlihatkan kan ekspresi dikasihanii..


"blaaakkk blaaakkk blakkk"

__ADS_1


Tiya memukul Yoel dengan buku tulis di mejanya.


(huakakakakkakakaa...) canda tawa mereka memecah keributan di kelasnya..


__ADS_2