Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta

Larangan Yang Membuat Semakin Jatuh Cinta
jalan berdua


__ADS_3

"nis aku sebentar lagi sampe di sekolah kamu,," Yoel mengirim pesan sambil membawa motornya.


"eh yo, kamu ke kosannya cikha, aku share lokasi ya, ngga jauh kok dari sekolahku" balas Nisa


"siap bos" Yoel mengikuti petunjuk google map yang mengarah ke kosan cikha.


Nisa sudah menunggu di pintu depan kosan Chika dan melihat Yoel sudah datang menjemput nya.


nisa melambaikan tangannya ke arah Yoel, dan menghampiri Nisa..


" kamu udah siap?? tanya Yoel dari atas motornya yang masih menyala


Nisa : " udah,, kita mau kemana nih?


Yoel : udah itu nanti aja yang penting kita bisa jalan bareng. eh Chika dimna?


Nisa : bentar aku panggilin dulu (masuk),


cik?? sini bentar deh..


cikha : eh kamu udah datang Yo, masuk dulu lah..


Yoel : udah makasih,, nggak bagus masuk kosan cewek lagian


cikha : yaudah deh kalian jalan gih, nanti kesorean lagi .


Yoel: iya juga ya,, yuk nis..

__ADS_1


kami jalan dulu ya cik,, makasih udah tumpangin Nisa nungguin aku disini


Nisa : (naik ke atas motor )


Chika : santai aja lah,, aku sahabat Nisa kok,, Nisa juga sering main kesini..


Yoel : yaudah deh.. kami jalan ya..


Nisa : daaadaaa cikhaa.. hehehhe..


chika: cieee.. hati hati ya kalian pulangnya jangan kesorean ya naaak.... pegangan yang erat tuh..


Nisa ; siap maak... hahahaha..


Yoel dan Nisa melaju meninggalkan kosan Chika


ke sebuah kota yang jauh lebih dingin dan sejuk dari desanya..


Nisa : Yo,, aku takut kita ngga bakal bisa seperti ini lagi nanti .


Nisa tiba tiba mengeratkan pegangannya di pinggang Yoel. dan meneduhkan kepalanya di belakang punggung Yoel.


" kamu jangan khawatir kita bakal tetap sama,, keluarga aku ngga keberatan kok kalo kita sama terus,


nanti kalo memang keluarga kamu ngga suka kalo kita tetap sama, aku berusaha nis. kamu tenang aja ya" Yoel memegang tangan Nisa yang dingin sedang memeluknya.


" gimana caranya Yo??" ucap Nisa sambil menolehkan wajahnya ke samping Yoel.

__ADS_1


"nanti kita omongin kalo udah di sana ya.." Yoel kembali fokus membawa motornya dengan kecepatan yang lumayan.


satu jam setengah kemudian Yoel dan Nisa sampai di sebuah tempat pemandangan yang sangat indah dan sejuk,, tempat itu berada diatas ketinggian yang sama dengan gunung gunung kecil penuh pepohonan membuat suasana disana begitu sejuk dan dingin.


orang orang sering bersinggahan disana untuk beristirahat bagi yang pejalan jauh maupun tidak.


"kamu mau makan apa?" Yoel bertanya ke Nisa sambil melepas helm nya.


" terserah deh, samain aja sama punya kamu" jawab Nisa sambil merapikan rambutnya.


Yoel :" yaudah kamu duluan naik ke atas ya ,, aku pesan makanan dulu"


Nisa naik ke atas rumah bertingkat terbuka, biasanya orang-orang melihat pemandangan dari atas.


tak lama kemudian Yoel langsung menyusul Nisa ke atas dan menghampiri Nisa yang sedang duduk memandangi gunung gunung disekelilingnya. di bawah gunung gunung itu terlihat kota kota kecil di bawahnya.


" indah kan??" ucap Yoel menghampiri dan duduk di samping Nisa.


" iyaahh, ini indah sekali,, tapi udara nya dingin banget yaah..


Yoel " iya,, ini kan daerah pegunungan jadi wajar udaranya lebih dingin dari desa kita"


" kamu pakek jaket aku aja gih.. " Yoel melepas jaketnya.


" ngga kok , aku juga pakek jaket kok, nanti kamu malah menggigil kedinginan disini hehehehe..." jawab Nisa menghentikan Yoel melepas jaket yang di pakainya .


5 menit kemudian pesanan Yoel datang dengan dua porsi nasi goreng dan teh manis hangat .

__ADS_1


" jadi gimana menurut kamu tentang hubungan kita sekarang, melihat situasi kita sekarang begini?" ucap Nisa dengan raut wajah yang sedih.


__ADS_2