LEGENDA ILMU MENYERAP ENERGI ORANG

LEGENDA ILMU MENYERAP ENERGI ORANG
101. MEMBUAT ARRAY. DI RAMPOK.


__ADS_3

Ci Guang lalu berlari pergi tidak menunggu kembali nya ke empat pemuda dan para tawanan yang masih berlutut.


Ci Guang lalu melompat ke atas pohon yang tinggi dan ber sembunyi disana melihat semua orang.


Cukup lama juga Ci Guang menunggu semua orang pergi, lalu dia membuat Aaray yang kuat di sekitar gunung agar tidak ada orang yang masuk dan menempati tempat ini, dia merencanakan membangun sekte disini.


Setelah selesai membangun Array atau Formasi pertahanan yang terkuat, dia pun pergi dari sini.


Sampailah Ci Guang menemui Rumah kosong lalu tidur di salah satu kamar.


Tidak lama kemudian terdengar suara tawa


menyeramkan .


hi, hi, hi, hi,..”


Ci Guang langsung keluar untuk melihat apa yang terjadi.


“Hmmmm........."


Tiba-tiba ruangan depan rumah yang gelap


pekat itu berkeredapan terang benderang oleh cahaya pedang


yang di putar putar di tangan belasan pendatang.


"Serahkan semua hartamu kalau tidak ingin mati!", Teriak salah seorang pendatang


Ci Guang langsung mengambil pedang nya dan berkata:" kalau tidak mau?",


"Kalau begitu mati saja, seranggggg", teriak si pemimpin.


Rupa nya mereka perampok elit, ilmu pedang mereka seragam atau mempelajari satu ilmu pedang.

__ADS_1


Belasan orang ini membentuk Formasi, tiga orang tiga orang sambil mengepung Ci Guang.


Bagian yang tengah berperan sebagai penyerang, sedangkan yang kanan dan kiri sebagai pelindung atau perisai.


Trang ,Tringggg, Trang, Tringgg.


Ci Guang ingin tahu cara kerja serangan Formasi musuh, jadi dia hanya menangkis saja serangan mereka.


Belasan orang pendatang itu mulai menyerang, mengelakkan


datangnya samberan sinar pedang Ci Guang dengan gesit sekali.


Setiap kali pedang saling bentrok, ada Qi yang memasuki tubuh Ci Guang walau hanya sedikit.


"Aneh, jika melawan Beast tidak ada Qi yang bisa di serap, tapi jika melawan sesama manusia, itu secara otomatis akan menyerap sendiri setiap lawan menggunakan Qi.


“Tahan pedangmu !" terdengar bentakan dari


salah seorang dari belasan orang itu.


dengusan.


Orang itu sudah berkata lagi : ”Kunasehatkan


,lebih baik menyerah saja dan jangan banyak tingkah didepanku. "


Crassss, kepala orang itu langsung menggelinding...... sinar pedang Ci Guang


memapas batang leher orang yang bicara tadi.


“Kurang ajar!" bentak orang itu setelah mengelakkan


serangan Pedang Ci Guang dengan cepat.

__ADS_1


“Kalau mau cepat mampus, bilang saja. Aku tak


sungkan-sungkan menuruti kehendak hatimu."


Keluarnya pedang Ci Guang dengan


menimbulkan sinar berkeredepan dua kali, telah membuat ruangan yang tadi gelap menjadi terang


benderang.


Tampak jelas orang yang bicara sambil ketawa


hi, hi, hi, wajah itu tampak putih tidak berkumis,


juga tidak berjenggot, hanya kerut-kerut kulit mukanya yang menunjukkan ketuaannya.


Sedang wajah ketiga orang Iainnya itulah wajah wajah yang sudah rusak, tidak normal lagi, alias Rusak berat seperti habis dicacah dengan pedang atau dengan pisau.


Ci Guang tidak banyak bicara lagi, ia segera


memainkan ilmu pedang nya dengan sangat cepat sekali, seperti tidak ada lagi yang menyamai kehebatan ilmu pedang.


Disana tampak berkilauan bayangan putih


bergulung-gulung menyambar-nyambar Kehadapan orang-orang itu.


Belasan orang itu juga segera meng-gerakgerakkan kaki tangan, memapaki datangnya


serangan sinar pedang si peramlll


Pertempuran berlangsung sampai 100 jurus,


hujan masih nyerocos turun menimpa genteng

__ADS_1


runa pz dan Disana sini air mengocor turun


dari lubang-lubang, banyak genteng yang pecah.


__ADS_2