
Xiao Liong dan Yu Siang melihat semua murid murid dipenuhi kegembiraan karena telah bebas dari buronan.
Semua murid sekte kembali kekamar mereka yang tempat nya tidak pernah berubah, yang berubah adalah lokasi nya ,seperti ada beribu ribu hantu yang memindah kan semua istana ini.
"Mantu dan murid ku, aku sebagai gurumu hanya nama saja, mengucap kan terimakasih, sebab selama ini aku belum memberi mu pelajaran apa apa sama sekali, malah kamu yang memberiku kitab yang sudah lama hilang ini", kata Yu Liong.
"Sama sama Ayah dan juga guru,kita kan keluarga, jadi nggak perlu sungkan lagi", jawab Xiao Liong.
"Baik lah kalau begitu, aku akan mempelajari kitab ini,aku sudah sangat penasaran sekali", kata Yu Liong.
"Silah kan Ayah", kata Xiao Liong.
"Gege, yuk kita menemui keluarga mu,aku sangat rindu pada kedua adikmu yang lucu lucu", kata Yu Siang sambil memegang tangan Xiao Liong.
"Yuk kita kesana", jawab Xiao Liong sambil memeluk Yu Siang dan membawa terbang menuju istana.
Xiao Liong dan Yu Siang melihat istana ini sepi, maklum keluarga Xiao hanya sedikit, hanya 10 keluarga, sedang kan istana ini sangat luas sekali.
Xiao Liong dan Yu Siang mendarat di belakang Aula, mereka memasuki aula ini ,ternyata semua penatua keluarga Xiao berada disini,termasuk ayah dan ibu nya.
__ADS_1
"Nah ini anak ku datang!", kata Ju Jingyi ibu Xiao Liong.
"Hormat pangeran putra mahkota"
Kata semua penatua yang ada disini.
"Ehh,paman semua santai saja,kita kan keluarga,jadi nggak perlu ruwet seperti orang luar", kata Xiao Liong.
"Ini kita lagi berunding, bagaimana cara nya aga kita mendapat kan uang", kata penatua Xiao Lian.
"Kita tarik saja pajak 5% pada setiap toko ,rumah makan, hotel, pedagang yang memasuki kota kerajaan kita tarik 1 koin perak", usul Xiao Liong.
"Sebaik nya waktu menarik pajak membawa Raja Wu yang sudah ku jadikan boneka", kata Xiao Liong sambil mengeluar kan boneka Raja wu.
"Wahh,itu ide yang bagus,semua orang tentu mengenal raja nya", kata Ju Jingyi ibu nya.
"Baik lah kita sepakat begitu saja yang kita lakukan kedepan nya", kata semua penatua sambil berjalan pergi.
"Yuk kita makan di Rumah makan favorit kita", ajak Yu Siang.
__ADS_1
"Yuk,sudah lama kita nggak kesana ya", kata Xiao Liong sambil memeluk pinggang Yu Siang dan melompat ke atas awan menuju rumah makan favorit mereka.
Xiao Liong telah mempelajari kita hati Sutra yang bisa menakluk kan orang yang marah.
Xiao Liong mencoba menggunakan teknik hati sutra dan ternyata dia merasakan Qi nya menyerap Yin milik Yu Siang.
Yu Siang mengerang dengan kesenangan luar biasa menghinggapi tubuh nya, pada hal mereka hanya memeluk pinggang dalam penerbangan menuju rumah makan.
Yu Siang menggeliat dan mengeluh panjang pendek.
Xiao Liong melihat istana klan wen tidak ada yang menempati ,jadi dia kesana ingin mencoba ilmu baru nya ini.
Xiao Liong menggendong Yu Siang yang kepanasan memasuki kamar yang terindah.
Yu Siang sudah tidak tahan lagi, dia membuang semua baju nya ke lantai dan memeluk Xiao Liong, begitu juga Xiao Liong membuang semua baju nya.
Xiao Liong dan Yu Siang berkultivasi ganda ,terutama Xiao Liong, dijelas kan di buku kalau kultivasi ini bisa menaik kan level sampai lima level.
Xiao Liong dan Yu Siang ber kultivasi ganda sampai dua jam, Yu Siang sudah mengalami puncak kesenangan sampai 20 kali, sedang kan Xiao Liong baru dua kali.
__ADS_1
Xiao Liong dan Yu Siang selama dua jam naik 50 level kultivasi nya.