
Setelah dikejutkan oleh fakta bahwa pak Vano a.k.a guru BK & B.inggris baru itu adalah kakak sepupu si Parto yang udah lama kuliah di luar negeri serta hukuman berdiri satu kaki ditambah ngambilin sampah di lingkungan sekolah setelah bel pulang berbunyi..bayangin dah tuhhh..sekolah selebar apa sampah nya sebanyak apa..yahh walaupun kaga bener2 ngambilin sampah malah mainan gerobak yang didorong kesono kemari ngelilingin sekolah pun udah mampu bikin badan si Araak yang kini udah rebahan santuy dikamarnya itu lembek kek kue basah...
#Kamar Ara
Jika disekolah dia dikenal sebagai cewek manis tanpa make up dengan rambut panjang yang diikat satu asal,serta tingkah laku selengekan nya yang mampu membuat hati setiap guru terketuk untuk menggamparnya dengan tongkat baseball..berbeda lagi dengan seorang Adara yang berada diluar lingkungan sekolah apalagi jika dia sudah berada di sebuah arena boxing dengan eyeshadow dan lipstik berwarna hitam serta rambut yang di buat curly lalu diikat dua,belum lagi tanktop crop dan hotpant serta jaket warna warninya juga anting kecil berbentuk tengkorak yang terselip di salah satu daun telinganya "Aivy quiin" itu lah julukanya ketika dia sedang ada di dalam ring boxing sebuah komunitas berisi penantang penantang tangguh dengan uang taruhan yang gak tanggung tanggung puluhan juta sekali menang bayangin dah tuu apalagi Ara sudah menggeluti dunia ini selama 3 tahun dan satu tahun terakhir dia juga mampu menempati posisi teratas dengan penantang terbanyak serta peluang menang Ara yang sebanyak 100% dalam melawan penantang putri ataupun putra itu pun sukses membuatnya menjadi ratu boxing tak terkalahkan di komunitas dan juga tempat pelatihan khusus boxing dan beladiri milik kakak sepupunya Arfa ..yahh Arfa lah yang sudah memperkenalkan olahraga boxing ini kepada Ara sejak dia berusia 12 tahun.
5 TAHUN LALU
suasana rumah Ara yang selalu di selimuti teriakan ibunya,kata kata kasar yang keluar dari ayahnya,suara tamparan dan pukulan bahkan hancurnya barang barang yang ada dirumahnya membuat Airi ibu dari Arka menangis miris saat mengobati luka gadis kecil berusia 10 tahun anak dari kakaknya yang kini tengah terbaring dengan posisi tengkurap rumahnya sembari menahan tangis dan rasa sakit lebam akibat pukulan di seluruh punggung dan lengan nya
FLASHBACK
Alatas yang saat itu pulang dengan kondisi mabuk melampiaskan kemarahannya terhadap Aira (ibu kandung Adara) karena tidak diberi uang untuk taruhan judi itu dengan cara memukuli anak semata wayang nya dengan gagang sapu bahkan berniat menjual gadis cilik berusia 10 tahun itu untuk membayar hutang hutang judinya..beruntung Airi segera datang bersama suaminya dan mengambil alih tubuh Adara yang saat itu berada di pelukan sang bunda sehingga Alatas tidak jadi membawa Adara pergi bersamanya untuk dijual karena Arfa sudah memanggil polisi untuk menangkap Alatas atas tuduhan KDRT dan penganiayaan anak
"Biarkan Ara ikut bersama ku kak..dia akan aman dalam asuhanku..pergilah aku tak akan menahan mu lagi..gadis ini akan ikut bersamaku aku lah yang akan membesarkan dan melindunginya..jika kau ingin melihatnya kau bisa datang kapanpun kerumahku..tenanglah aku tidak akan meminta sepeserpun uang dari mu untuk biaya kehidupan gadis kecilku yang malang ini.pergilah..jika kau merindukannya kau bisa datang kerumahku..pintu rumahku selalu terbuka untukmu"_Airi
"tolong jaga putriku..rawat dia dengan baik..aku akan pergi keluar kota untuk melanjutkan pekerjaan ku..aku akan datang 2 bulan sekali untuk memberikan biaya sekolahnya.."_Aira sembari mengemas pakaianya
"Silahkan..jika itu maumu..Ayo sayang kita akan pergi kerumah aunty..disana ada Kak Arfa dan uncle Arka yang akan selalu melindungimu putri mahkotaku.." Ucap Airi sambil Melihat ke arah Arfa yang saat itu berusia 16 tahun seolah memberinya kode untuk menggendong Adara kecil yang sudah terbaring tidak berdaya dengan mata indah yang masih terbuka lebar dan air mata yang tak henti mengalir tanpa suara seolah meratapi kepergian ibunya
Flashback end
Adara terbaring dengan tatapan nanar dan rasa sakit akibat pukulan ayahnya seminggu lalu..luka di tubuhnya sudah hampir sembuh
tapi luka di hatinya bahkan jauh lebih parah dari luka yang ada di tubuhnya.
bayangan sosok ayah nya yang selalu pulang dalam kondisi mabuk,menghajar ibunya nya,dan berakhir dengan banyak luka yang dihadiahkan kepada Adara seolah sudah menjadi hal biasa dalam hidupnya..hari ini dia akan pindah sekolah ke tempat Aunty Airi mengajar..yah Auntynya adalah seorang guru di sebuah sekolah dasar terkenal dikota itu ..Adara masih menatap nanar ke arah cermin yang kini menampakkan bayangan seorang gadis kecil berambut panjang dengan pita kecil berwarna kuning di menghias rambut hitamnya serta seragam cantik yang kini sudah membalut tubuh mininya sampai suara bibinya yang lembut dan penyayang iyu memecahkan lamunannya
"Araa!! turunlah naaak saatnya sarapan!!"_Airi "Aunty.." sahut Ara yang saat ini sudah ada di belkang bibinya yang penyayang itu
"iya sayang..(menoleh ke arah Ara) Ohh ya tuhan anak ku cantiik sekali.."seru Airi sembari berjongkok kemudian memeluk tubuh mungil Ara
"Heeii lihat ayaah!! siapa yang sudah merebut perhatian Ibu Ratu kita!!" seru Arfa sembari berjalan mendekati Ara
"Ohh Putri Mahkota semakinhari kau semakin imut saja!!"kata Arfa sembari meraih tubuh Ara ke dalam gendongannya
"Heii kemarikan Putri Mahkotaku!!"seru Arka sembari merentangkan tanganya serta mengejar Arfa yang kini sudah berlari membawa Araa yang tengah tertawa ke sekeliling rumah
"Heii kemari kau penculikk!! Ohh sayaang kemarilah Uncle akan mengantarmu ke sekolah bersam Aunty dan kakak mu"serunya ketika sudah mendapatkan Ara yang kini sudah beralih didalam pelukanya
Ara memang tak banyak bicara tapi gadis itu sudah bisa tertawa..trauma karena pelecehan seksual yang di alami nya 2 tahun lalu dan tragedi penyiksaan yang sudah dialaminya seminggu lalu masih belum benar benar terhapus dari memorinya..bahkan gadis itu masih sering berteriak histeris saat tengah malam sambil memeluk lutut dan berakhir dengan pelukan hangat dari Aunty dan Uncle nya yang perlahan lahan mampu melelapkan gadis kecil itu kembali serta tingkah laku kocak kakak sepupunya yang kerap kali membuat nya tertawa atau sekedar mengulum senyum seperti saat ini
__ADS_1
2 Tahun kemudian
"Kakk!! mau kemana lo?!"teriak ara yang saat itu sudah berusia 12 tahun..keceriaan sudah mengisi hidupnya dia juga sudah menjelma menjadi gadis cantik humoris tapi luka dihatinya masih tetap seperti semula dan sama sekali tidak berubah
"Mau ke tempat training..kenapa mau ikut?? bilang ke Aunty dulu sanah"sahut Arfa yang saat itu tengah mempersiapkan keperluanya guna melihat kondisi Tempat pelatihan Boxing yang setahun lalu didirikanya dengan menggunakan uang tabungan dan sedikit bantuan dari Arfa..Arfa memang sudah lama ingin memperkenalkan boxing dan bela diri kepada adik kecilnya itu tapi sang bunda tidak mengijinkan karena Ara adalah seorang perempuan padahal alasan Arfa ingin mengajarkan boxing kepada Ara adalah karena dia perempuan mengingat kejadian pelecehan yang pernah dialami Ara..Arka tidak mau jika Putri Mahkotanya yang berharga itu mengalami kejadian yang sama untuk ketiga kalinya dan ibunya pun setuju dengan syarat jika Ara sudah berusia 12 tahun dan mau untuk diajak latihan boxing
"Aunty!!Ara mau ikut Kak Arf ke tempat boxing..boleh yah??"tanya ara dengan puppy eyes serta tangan yang melingkar di pinggang sang aunty
"Emang Ara ga takut kena pukul?"
"enggak kok Malahan Ara pengen jadi kuat kayak orang orang yang di video kak Arf"
"Video apa Arf??"
"Video turnamen boxing Bun" sahut Arfa
"Yaudah kalo itu emang maunya Ara ikut aja bunda ijinin tapi Ara harus janji..Ara akan jadi gadis yang kuat biar bisa ikut turnamen kayak yang di Video kak Arf..okehhh?!"
"okehh Ara janji!!tapi Ara boleh minta satu hal lagi gak bun?"
"minta Apa naak?"
"setelah Ara jadi kuat nanti Ara pengen tinggal di rumah peninggalan bunda yah bun? boleh yah?"
"nggak kok uncle!malahan Ara sangat nyaman disini tapi Ara tetap ingin hidup sendiri,Ara gamau bikin susah Aunty sama Uncle"
"Kamu gak bikin susah aunty naak..tetep tinggal disini ya?"
"maafin Ara ty..Ara ingin tinggal sendiri supaya nanti kalo Ara sukses ada yang bisa Ara banggakan yah yah yahhh? bolehkan?"
kembali menampilkan puppy eyes yang dimasa itu mungkin bisa meluluhkan hati setiap orang yang melihatnya
kalo sekarang mah palingan udah muntah duluan awokwow..
"yaudah kalo itu maunya Ara..tapi janji yahh harus belajar yang rajin..biar bisa jadi orang sukses okeeh?"_Airi
"Harus latihan yang rajin juga biar jadi cewek yang kuat Raa..!"_Arfa
"Jangan lupa belajar masak sma bunda juga karna kalo udah tinggal sendiri ga ada yang masakin hahahah"_Arka
"Siappp komandan komandan ku tersayang"seru ara sembari mengankat tanganya layaknya tentara yang sedang berhadapan dengan atasannya
__ADS_1
"Yaudah Ra berangkat yok udah telat inihh"
"ayok dah..Ara juga udah siap..Cantik Gak??"
sahut Ara sambil menunjukkan penampilanya yang tengah memakai hotpants hitam bergaris tiga dengan merek terkenal di jaket hitam senada serta rambut yang diikat satu keatas
"Jelek dahh ayok ahh buruan pake nanya segala lu dari dulu selalu yang tercantik di hati abang setelah bunda..Udah ayok berangkat !! bun Arf sama Ara berangkat dulu nih pake helm nya"sergah Arfa sembari mencium pipi sang bunda kemudia berjalan tergesa menuju si Alleta motor gede yang udah di kasi nama diikuti Ara yang mengskor dibelakangnya..aya aya wae lah siabang
TEMPAT TRAINING BOXING
"Ra kamu latihan sama kakak ini yahh abang mau kesana dulu..Jay jagain Ade gw namanya Ara ajarin teknik dasar dulu mulai hari ini lo coach-nya.gw tau kemampuan lo dia setahun lebih muda dari lo bantuin gw yahh soal bayaran nanti lo tenang aja..thanks gw kesana dulu..baik baik sama kak Jay yah tuan putri"ucap Arfa sembari mengacak rambut Ara
"Gw Jay"_Jay sembari mengulurkan tangan dan disambut dengan jabatan tangan Ara serta senyum manis yang terukir dibibirnya
"Gw Ara gw boleh kan manggil elo Jay aja ga pakek kak??"
"Hahahha boleh lah lagian gw ngerasa tua banget kali kalo pake kak kak an segala yaudah yuk kita kesono noh gw ajarin teknik dasar"
"okehh"
Setelah 1 tahun pelatihan Ara sudah mampu menguasai seluruh teknik teknik serta tak tik yang kerap kali di gunakan pada olahraga boxing ini..dia juga sudah menguasai beladiri dengan kuda kuda yang kuat dan sempurna
"Raaa bentar lagi ada turnamen boxing lu mau ikut gak??kali mau nanti abang daftarin kalo lu bisa menang lu bisa keluar dari rumah dan tinggal sendiri seperti apa yang lu harapkan selama ini"
"Masukin aja lah bang lagian Ara juga udah mumpuni Kuda kuda sama tak tiknya udah nyaris sempurna"_jay
"Masukin bang..gw mau liat seberapa jauh kekuatan gw..sapa tau kan lebuh kuat dari wonder women ceilaaahh.....tapi nanti daftarinya jangan pake nama asli gw
lu kasih nama apa yahh... Aivy quinn ajalah
keren gak tuh..nanti gw juga mw make eyeshadow sama lipstik hitam sapa tau disitu ketemu orang yang gw kenal kan biar kaga ada yang ngenalin gw..gimana setuju gak lo pada??"
"gw setuju kok terserah lo aja dek...ya gak Jay?!"_Arfa
"Hooh" sahut jay yang saat ini tengah asik nabokin samsak yang udah babak telur eh salah babak belur maksudnya
"turnamen tinggal dua minggu lagi..lo gausah latihan setiap hari seminggu dua kali aja udah cukup..jaga stamina lo jangan sampe lengah"
"Siap kakk percaya deh ama gw
suatu saat gw bakalan jadi yang terkuat di komunitas boxing itu wkwkwkj"
__ADS_1
"iya gw percaya sama lo dek" sahut Arfa sembari mengacak rambut hitam Ara