Let Me Erase Your Sorrow Adara

Let Me Erase Your Sorrow Adara
Luka Lama


__ADS_3

"Lo!!dasar cewek murahhhh!!"teriak salah satu dari tiga cewek yang menendang pintu sembari mendorong bahu Ara dengan keras


Ara menatap bingung ia tidak kenal mereka bahkan dari 3 orang ciwi gaje itu pun ia hanya kebal 1 orang..Aisha..teman masa kecilnya saat dia masih tinggal dirumah bibi Airi..tapi hubungan mereka yang awalnya sangat lengket menjadi agak renggang karna Aisha menyukai Kak Arf tapi menurutnya Ara sudah mengambil perhatian kak Arf yang dulu sangat di harapkan Aisha..tapi sejauh ini bagi kak Arf Aisha hanya seorang adik dan tidak lebih..dan Aisha masih menyalahkan Ara sampai saat ini karena terbaginya perhatian kak Arf antara ia dan Ara...


"Masalah kalian sama gw apa??"sahut Ara santai sembari melirik ke arah Aisha yang saat itu tengah menatapnya tajam


"dengerin gw bit*ch!! jangan sekali sekali lo deketin Jay atau lo bakalan tau akibatnya dasar Jal*ng!!" ucap Valerie sembari mencengkeram dagu Ara keras


"ohh penggemarnya nya si Somplak rupanya..makan aja noh tu bocah edan kalo lo mau..kaga peduli gw..itu pun kalo dia mau sama lo..ya gak modd"seru Ara sinis sembari menatap mahmod yang kini sudah ada di tengah tengah gerombolan siswa siswi yang penasaran dengan materi kudapan pagi yang absurd itu


PLAKK


"Lo udah berubah yahh?? Dasar anak buangan!!Lo dari dulu selalu ngerebut apa yang jadi milik orang!dari Jay bahkan perhatian Kak Arf pun lo ambil dari gw anjiiink!!"teriak Aisha sembari menampar pipi Ara keras


"Ohh lo masih dendam masalah itu??kalo mau marah jangan ke gue..tanyain sama Arfa aja sanah...lagian lu juga jadi cewe jangan baperan..diperhatiin dikit meleleh lu kek lilin hhh"sahut Ara dengan wajah menunduk menahan amarah karena perkataan Aisha yang mengatakan bahwa dia anak buangan Anak itu seolah menaburkan garam diatas luka menganga yang selama ini berusaha diredam Ara..dia berusaha sekuat tenaga menahan gejolak sisi iblis nya agar tidak keluar dan menghancurkan segalanya


"Cihhh Dasar anak buangan!!"gumam Aisha sembari menatap sinis ke Arah tangan Ara yang kini mengepal kuat


BRAAAKK


Ara menendang kaki meja hingga patah lalu mulai berjalan mendekat ke arah e 3 kadal yang berhasil mengeluarkan sisi iblis tanpa ampun yang telah berusaha di redam Ara


"Anjeenkkkkk"Ara menghajar telak tiga manusia yang dandanan nya macam butik berjalan itu


Ia membabi buta memukul ke segala arah bahkan hingga Jay datang bersama 3 kawan ogeb Ara serta pak Vano ia tetap fokus dengan tujuannya untuk menghancurkan tiga anak tikus itu..

__ADS_1


Langkah 4 orang lelaki itu tarhenti tepat di depan pintu..menyaksikan dengan pandangan tak percaya bagaimana bisa sosok humoris,ceria,dan antiemosi seperti Ara bisa membabi buta menyerang bagai seekor singa yang diusik ketenangannya itu..untuk sejenak mereka terpaku dengan pemandangan mengerikan 3 Orang dengan wajah lebam lebam,bibir dan hidung berdarah,rambut acak acakan seperti terkena tsunami dadakan,baju yang sobek sana sini,serta rintihan menahan sakit dan memohon ampun yang sedikitpun tidk di indahkan Ara dan satu lagi..seorang gadis humoris yang kini sudah menjelma menjadi dewi kematian..4 orang itu menganga kaget sekalukus takjub kecuali Jay yang langsung menarik keras lengan Ara agar tidak menlanjutkan aksinya yang bisa saja membuat 3 gadis lenong itu menginap dirumah sakit selama 2 minggu tapi belum sempat ia berkata..BUGHHH Ara yang sedang di landa badai kemarahan itu menendang perut Jay dengan keras sambil menunjuk Jay dan menatapnya dengan tatapan yang sudah sekian tahun lamanya tidak pernah di perlihatkan oleh Ara kepada siapapun..


Tatapan penuh amarah dan dendam..tatapan yang mampu melumpuhkan siapapun yang menatap mata itu..tatapan kesedihan..amarah..dendam..rasa sakit dan segala yang dahulu ditahan oleh Ara yang kini sedang membludak tak tentu arah


"Lo diem!!Atau lo yang bakal jadi santapan gw selanjutnya!!"Semua orang terkejut dengan suara Ara yang bergetar sekaligus mata merah mengerikan yang seolah ingin melahap bulat bulat siapapun yang menatapnya


Tapi Jay tidak menyerah ia berdiri menahan sakit di perutnya berjalan cepat ke Aarah Ara yang kini kembali membabi buta memukul dan menghancurkan segalanya


Lelaki Jangkung itu merengkuh kuat tubuh Ara ke pelukan nyaa..memeluk erat gadis mengerikan itu hingga dia tak bisa memberontak..bagaimanapun tubuh Jay jauh lebih besar darinya..Jay mengusap pelan pucuk kepala Ara lalu mengecupnya lembut


Ara melemas..ia menyerah..ia lelah..lelah dengan segalanya


perlahan ia pun membalas pelukan Jay dan meluruhkan tangisanya di dada bidang milik Jay tanpa suara..ia tak mengerti bagaimana bisa dia jadi seperti ini?padahal dia selalu mampu menempatkan sisi devil dan humoris nya di tempat yang tepat..bahkan saat ia dilanda emosi besar sekalipun..tapi bagaimana pun dia adalah manusia yang bisa meledak kapan saja..ia juga punya rasa lelah..


"Gw tau lu capek..gw tau lu bingung..gw tau lu mempertanyakan kenapa semua ini terjadi ke lo..gw tau kok lu gak sekuat itu..kalo lo mau nangis..gw bersedia kasih bahu gw buat lo..kalo capek lo bisa dateng ke pelukan gw..gw mau kok jadi tempat lo buat berbagi luka..gw seneng kalo lo biaa kayak gitu..dengan begitu lo udah mengekspresikan apa yang selama ini lo derita..gw sedih ketika liat lo selalu nutupin luka lo deng senyum..ada rasa sakit tersendiri ketika gw liat lu tertawa dengan senyum getir..gw tau luka lo dalem..tapi lo harus yakin..Lo gak pernah sendirian lo punya Aunty & Uncle,lo punya Arfa,lo punya mereka 3 kawan ogeb lo,lo punya mahmod,lo punya gue..lo gak sendiri Ra kita semua bakalan bersedia menipang kesesihan lo kok..gw tau lu kuat tapi lu gak akan bisa menahan segalanya


stay buat lo.."ucap Jay lembut sembari mengelus pelan pucuk kepala Ara


menit berikutnya Mahmud dan tiga sahabat ogeb yang ikut memeluk Ara menyalurkan kekuatan kepada gadis malang yang kini sudah menangis terisak di pelukan Jay itu


"We love you Ara"kata Parto pelan


"Be brave my girl"sahut mahmud


"dont worry..we always stay for you"celetuk si kembar somplak

__ADS_1


Ara mulai tenang ia tak lagi terisak


"thanks kalian yang terbaik..tapi Btw klean keknya nyaman banget peluk pelukin gw"sahut Ara sinis detik berikut nya ketika dia tidak merasakan pergerakan 5 cowo ogeb itu melepaskan pelukannya ia pun berteriak keras


"LEPASIN GW OGEEB SESEK INIH SETAAN!!Berani amat lu pada nyari kesempatan dalam kesempitan..mw gw jadiin kaya mereka?!" sembari menunjuk 3 butik berjalan sialan yang kini sedang di papah menuju UKS oleh beberapa anak PMR


"Lepasin cukk lepasiin!!gw masih mau punya


masa depan anjaay!"celetuk Jay sembari melepaskan pelukanya


"Maksud lo?"seru 4 cowo dongo dengan wajah dongo kek curut habis kecemplung WC


"Si Ara kalo lagi marah sama couo yang jadi sasaran akhir tidak lain tidak bukan yahh kelamin cukk!! lu mau itu lo di potong di jadiin sate kikil hihh ngeri setan!"teriak Jay dengan berbisik disambut cekikikan 4 bekantan kurang pukuln itu tapi Ara masih mendengarnya


"Lo pikir gw predator kelamin?!dasar baduung lo mau gw sunaat!!"sahut Ara pelan dengan wajah tertunduk seolah memendam amarah padahal di dalem hati mah dia bahagia beud karena dia sadar dia udah gak sendirian lagi


"Anjiirr si Nyai murka!!kabur setaan!!gw gamau kehilangan ***** gw!!ini satu datunya udah kaga ada cadangan lagi astaghfirullah!"seru parto sembari menoleh ke samping kanan dan kirinya ternyata kawan kawan tak berakhlak nya udah pada ngibrit duluan


"JAYADI BUANGKEEE!! gw ditinggalin asuuuu!"teriaknya sembari lari pontang panting kek habis liat kuyang diikuti Ara yang juga mengejar mereka berlima dengan membabi buta meninggalkan pak Vano yang masih Cengo dan bingung dengan dua kepribadian menarik milik Ara yang seolah memiliki dua sisi dalam hidupnya


Dewi kematian mengerikan dengan slogan "No Mercy"dan Peri manis pengundang tawa dan senyum siapapun yang menatap mata bulat dan pipi burgernya itu


Dengarkan akuu


*Kamu manusia kamu perlu menangis dan bercerita untum meringankan segala derita

__ADS_1


Jangan pernah menjadi sok kuat untuk memendam segalanya seorang diri karena jika semua yang kau pendam telah menumpuk dan meledak kamu tidak akan sadar lagi apa yang akan kamu lakukan dengan segala amarah dendam sedih sakit dan takut yang selama ini kau sembunyikan dibalik tawa bahagia yang tak jarang diselilingi lelehan airmata yang sekuat tenaga kau tahan agar tak jatuh kebawa


_Author_


__ADS_2