Lexsya A Queen

Lexsya A Queen
chapter 11


__ADS_3

up lagi nihh


..............


"Oh,bawa yang banyak"ucap lexsya agak berteriak


Setelah beberapa lama mereka membeli beberapa makanan,mereka pun pergi ke kasir untuk membayarny


"Tidak ada tambahan kak?"ucap seorang kasir


"Rokoknya"ucap arga


"Gak!"ucap lexsya


"Hah?"heran arga


"Gak bole!kita kan cuman makan doang"ucap lexsya


"Tapi kan...bukanya lo juga suka nge rokok?"kata arga


"Lagi enggak mau,udah aja mbak"ucap lexsya


"Dih kok gitu"heran arga,sedangkan lexsya hanya memutar bola matanya malas


"Kalian ini cocok ya"ucap kasir


"Ahah kita temenan kok mbak"ucap lexsya meluruskan


"Tu kan kata si mbak aja bilang kita cocok"ucap arga sambil menaik turunkan alisnya


"Bodo"singkat lexsya


"Ini ya kak totalnya jadi tiga ratus ribu pas ya kak"ucap kasir itu


"Ni mbak uangnya"ucap arga memberikan tiga ratus ribu pas


"Sama gw aja"ucap lexsya sambil mengambil uang di sakunya


"Masa iya sama lo"ucap arga


"So sweet"ucap kasir


"Dihh jijik gw"ucap lexsya sambil berjalan keluar supermarket


"Dihh di tinggal,ya udah makasih ya mbak"ucap arga,yang menyusul lexsya


"Bantuin gw bawa ny dong,berat ini mana banyak lagi"icap arga


"Ya elah kita cuman jalan kaki ke sono doang udah cape"ucap lexsya sambil memainkan ponselnya


"Dihh"


Saat mereka bmsedang berjalan menuju rumah,tiba tiba ada segerombolan orang yang sedang nongkrong.


"Anj*r sya i...itu,yang suka malak-in duit,haduhh tenaga gw kekny gak bakal cukup mening kita lewat jalan lain aja deh,gw takut lo bahaya juga"ucap arga cemas


"Lanjut jalan!"ucap lexsya yang mendadak dingin


"Hey hey heyy!ada yang cantik nih,kamu mau kemana cantik?"ucap seseorang di antara mereka


"Minggir!"singkat lexsya dengan tampang datarnya


"Ihkk galak,"ucap nya


"Gw gak ada waktu nge ladenin bab*,cih!!"ucap lexsya


"Waw waw waw berani banget ya lo,gw bungkus pulang nangis palingan"katanya


"In your dream"ujar lexsya dingin,sehingga auranya semakin mencengkram


Saat seseorang hendak memegang tangan lexsya,lexsya lamgsung menepisnya dan mematahkan tangannya


"Awwww aaahh"ringisnya


"Beraninya lo!!"ucap salah satu dari mereka sambil berjalan hendak memukul perut lexsya,tetapi lexsya langsung mencekiknya.


"Ishhhh,t...a...to it...u?"ucap nya pelan,tak lama dia pun menyadari satu hal,


Brukkk(lexsya menjatuhkannya)


"Awwwss,k...ita l...a..ri aj"ucap orang itu sambil menggidik ngeri melihag lexsya


Tak lama mereka pun pergi,dengan ketakutan


'Baru giti aja'batin lexsya


"ARGAA!!kemana lo?!"teriak lexsya yang sedari tadi tidak melihatnya

__ADS_1


"Ini gw disini"ucap arga santai


"Oh,cepet"ucap lexsya


Mereka pun melanjutkan jalannya sambil mengobrol.


Saat beberapa menit berlalu akhirnya mereka pun sampaii


"Haloo!!arga yang gans dateng"ucap arga


"Lama banget lo,nge date dulu ya?"ucap brayn


"Iya tadi ny mau,gak si tadi kita ketemu geng yang suka malak"ucap arga sambil berjalan menuju mereka di ikuti lexsya di belakangnya


"Oh gitu"jawab brayn,tetapi beberapa detik kemudian...


"APAA?!!"ucap mereka bersaam sehingga membuat kaget arga dan lexsya


"Lahh lo kok gak telefon kita si?"ucap rafael dengan wajah khawatirnya


"Tapi kalian gak papa kan?"tanya renata


"Anj*r yang mana orangnya biar gw tonjok"ucap rahn heboh


"Berisik!"ucap lexsya dingin


"Kalian tenang aja napa semuanya pada kabur liat lexsya hahaah"jelas arga


"Hah?!masa iya?!"tanya mereka bersamaan


"Iya,oh iya btw sya mereka tadi kok pada lari pas liat tangan lo,emang tangan lo kenapa?"heran arga


"Tangan lo sakit?"ucap alex


"Gak!"singkat lexsya


"Lah emang kenapa si?"tanya renata


"Nanti gw ceritain,gw mau mandi dulu,malem kita kumpul di sini"ucap lexsya sambil menarik tangan renata


"ya udah deh yuk,mandi bareng"ucap rayn yang hendak berdiri


"Ohh oke ayuk aja,tapi gw pesen peti mati dulu ya,atau beli kuali besar?"ucap lexsya sambil tersenyum devil,membuat yang melihat bergidik ngeri


"Anj*r serem"ucap rayn


"Ahaha mati lo rayn"ucap brayn


"Ya udh yuk kita ke atas"ucap renata yang di angguki lexsya


Mereka pun menuju sebuah kamar dan akhirnya mereka mandi,juga mengganti pekaiannya,mereka pun mengganti baju dengan celana pendek dan kaos oversize


"Kita langsung ke bawah nyusul mereka?"ucap renata


"Terserah"jawab lexsya


"Btw di sini dingin ya,oiya sya gw bawa masker wajah ni kita maskeran yuk?!"ajak renata


"Iya iya"jawab lexsya


"Ya udah kita langsung ke bawa aja yuk"ucap renata,mereka pun pergi menuruni tangga menuju lantai atu di rumh alex,lebih tepatnyake ruang keluarga


"Wihh udah pada cantik"ucap arga kencang


"Berisik!"sibgkat lexsya


"Oya yang lain pada kemana?"ucap renata tanya renata


"Masih pada mandi,mening kita siapin makanannya deh kan kita mau nonton"saran brayn


"Oh ya udah yuk"renata,mereka pun menyiapkan makanan makanan yang tadi di beli di supermarket


Setelah beberapa menit,akhirnya selesai begitu juga alex,rafael dan rayn


"Lama banget"ucap renata


"Kita langsung nonton?"tanya rafael


"Bahas yang di sekolah"ucap alex


"Oh iya,sya lo kok bisa nangkep peluru itu si?"ucap renata heran


"Ekhemm,oke denger ya,jadi....dulu tante gw itu bos mafia terkenal ke dua"ucap lexsya membuat semua menatapnya tidak percaya


"WHATT?!berarti kita...deket sama leader mafia dong,lo yang bener sya"ucap brayn tidak percaya


"Yang tau ini cuaman gw sama tante gw,dan sekarang kalian tau,kalo kalian kasih tau ke orang lain....siap siap"ucap lexsya serius

__ADS_1


"Hehe iya kok gw jadi takut ama lo,ehk btw trhs sangkutannya sama lu apa?"ucap rayn


"Ya gw di ajarin lah"ucap lexsya


"Trus penjahat yang tadi pada takut sama lo?"tanya alex


"Oh itu gak tau"ucap lexsya santai


"Gw masih gak percaya tante lo itu..mafia"ucap rayn


"Oh iya sya,tadi kan si penjahatnya bilang tentang tato,abis itu pergi kan?"ucap arga heran


"Oh yang itu,iya emng gw punya tato"ucap lexsya,tetapi setelah beberapa detik


"APAA?!"ujar mereka bersamaan


"Hah lo punya tato?sejak kapan?"tanay arga


"Lo kenapa di tato segala?"ucap rafael


"Ladahal dw gak pernah liat lo make tato deh"ucap brayn


"Woyy kok lo diem mulu si?"ucap rayn


"Anj*r gw mau jawab gimana kalo lo pada ngebacot hah?!"tanya lexsya


"Wihhh seloo dong"ucap rayn


"Ya udah jelasin"ucap alex


"Jadi gw emang disuruh sama tante gw,and gw juga hayu aja si"jelas lexsya santai


"Lo kok mau si?"tanya rafael


"Katanya buat jaga jaga"balas lexsya


"Jaga jaga?"heran rafael


"Yang punya tato ini bukan orang biasa"kata lexsya serius


"Jadi?"renata


"Jadi yang punya tato ini khusus ato bisa di sebut golongan mafia tante gw yang punya,biasanya yang punya tato ini anggota mafia senior,tangan kanan termasuk leader,tadiny gw mau ganti peringkat tante gw"ucap lexsya


"Dih seru,btw klo ada yang nyerupai tato itu gimana?"tanya renata


"Seru mata lo,kadang kadang gw harus ke luar negri buat cek markas disana,kadang juga gw harus gantiin tante gw buat beresin misi,masalh nyerupai tato hahah siap aja peti mati"ucap lexsya sambil menampilkan smirknya


"Ihk ngeri banget"rayn bergidik ngeri


"Oya biasanya misi apa?"tanya arga


"Beda beda lah,tergantung kondisi"jawab lexsya


"Btw nama mafia tante lo apa?"ucap rafael


"Graventas mafia"ucap lexsya santai


"What?!"ucap mereka bersamaan


"Lo pada kenapa si?"tanya lexsya yang kebinggungan


"Gra...gra...graventaskan....mafia terkejam,anj*r dah lah gw kok takut sama lo"ucap rayn sambil bergidik


"Gw gak percaya kita temenan sama calon leader terkenal"ucap rayn


"Oh ya udah klo gak mau temenan sama gw"jawab lexsya santai sambil memakan kacang


"Oh iya sya lo pernah ke markasnya?katanya siksaannya pada kejam"ucap renata menanyakan


"Pernah tapi udah lama gw gak ke markas lagi,sekarang gw sering sering balapan,gw lagi males liat darah"ucap lexsya yang masih saja santai


"Sya cerita doang siksaan ter basic"ucap arga


"Iya nih"alex


"Oh iya lo pernah ikut nyiksa?"ucap rayn ngawur


"Kagak lah,waktu itu gw masih kecil,gw cuman liat kesana doang"jawab lexsya


"Trus lo liat siksaan gitu?"tanya rafael


"Iya tapi yang basic doang,yang parah gw gak di bolein"jelas lexsya


"Gimana tu?"tanya nya


"Jadi siksaan basic cuman ngasih luka dikit,abis tu di pakein garam"ucap lexsya santai sedangkan teman temanya hanya menyengir jijik

__ADS_1


...................


up lagi ged,jan lupa like,vote juga babay


__ADS_2