
"ohh...
"ohh iya salken gw steve"ucap steve memperkenalkan
"ohh hay nama gw renata"hawab renata
"oh renata,elu?"ucap steve sambil menunjuk lexsya
"nama aku lexsya"jawab lexsya sopan,sambil tersenyum
'gila senymnya,meleleh gw lama lama'batin steve dan vero bersamaan
"oh iya nama kalian siapa?"tanya lexsya sambil menunjuk rendy dan vero
"nama gw vero"jawab vero singkat
"gw rendy"jawab rendy lebih singkat,dan lexsya pun hanya mengangguk,anguk
tak lama reno dan kelvin pun datang membawa makanan yang tadi merek pesan,
"come back nihh makanannya"ucap kelvin kencang
"kalian pada bicarain apa sih kagak ngajak gw juga"ucap reno cemberut
"dih jijik *****"ucap rendy meniru gerakan muntah
setelah itu pun mereka makan sembari mengobrol dilengkapi bercandaan kelvin,tetapi saat mereka asik mengobrol ada yang menggerbrak meja vero dkk
brakk
"uwekkk ohok ohko"kelvin tersedak
"anjirr apaan lo dateng dateng nge gebrak meja hah?"lanjut kelvin
"apa sihh,heh babu lo berani ya deketin vero dkk?"tanya seseormg yang berdandan seperti ondel ondel,baju pas di badan yapp mereka vina dkk
"eumm tadi aku sama renata udah duduk duluan di sini"bela lexsya
"alah jan gw tau lo genit kan,lo tau kan vero itu pacar gw?"ucap vina
"heh mana ada si vero mau sama lo"ucap steve
"vina apa apaan sih dateng dateng lo malah marah marah"bela renata yang sedari tadi diam
"heh gw gak ada urusan sama lo ya,gw cumn ada urusan sama ni babu jadi lo gak usah ikut ikutan kalo nasib lo gak mau kek si babu"ucap vina keras sehingga menjadi pusat perhatian
"heh lo sekali lagi lo deketin vero dkk awas aja ya lo,and ini balasan buat lo"sinis devira sambil mengambil teh manis yang di meja dan mengguyur lexsya
byurrrr
lexsya pun hanya diam tanpa bersuara,menggis dalam diam
__ADS_1
"heh lo apa apaan sih ganggu ketenangan aja,pergi gak lo"ucap vero
"ihk apa sih vero kok gitu sih"ucap vina lebay
"PERGI!!"ulang vero sekali lagi dengan nada yang naik satu oktaf,dan vina dkk pun pergi
"awas ya lo urusan kita beluk kelas"ucap devira berbisik di telinga lexsya
vina dkk pun pergi,terdengar surakan ricuh yang di berikan untuk vina dkk
"sya lo gak pp kan?biar gw anter lo ganti baju ayok"ajak renata
"iya gak papa kok"jawab lexsya
"kita duluan ya"ucap renata kepada vero dkk
"hmmm iya jagain kalo ada apa apa bilang aja"ucap reno sedikit berteriak
tepat di waktu itu terdapat beberapa orng yang menatap sinis vero dkk.
wc
"ni sya baju lo,lo keringin aja nanti ya"ucap renata
"heem makasih ya ta udah bantuin aku"jawab lexsya berterima kasih
"iya tenang aja"
ringggg ringg(suara bel masuk kelas)
mereka pun kembali ke kelas mereka,di saat lexsya ke kelas ia tidak melihat vina dkk mungkin mereka sedang bolos,tsetelah beberapa jam kemuadian terdengar suara bel pulang sekolah,semua siswa berhamburan keluar kelas, eterdengar sorakan kencang
lexsya pun pergi keluar kelas menuju lobby untuk menunggu taksi di depan sekolah, Tetapi ia sudah menunggu lama dan tidak ada taksi satu pun yang lewat, tetapi saat ia sedang menunggu Iexsya ingat kalau ada barang yang tertinggal di wc sekolah Ia pun kembali ke dalam sekolah menuju WC untuk mengambil barang yang tertinggal di sana.
Sesampainya di sana lexsya memgambil barang yang tertinggal,saat hendak kembali lagi ke lobby dia bertemu dengan Vina dkk.
" Oh Hai lexsya Kamu kok masih disini?"tanya viona tmn vina
" eumm aku duluan ya" saat lexsya hendak sebuah kaki sengaja diulurkan agar lexsya tersandung dan...
brukk
"Aawwww"ringis lexsya
" hahaha gimana sakitkan ini balasan kedua buat lo"sinis anindita
" jadi lu nggak usah belagu dan ini balasan buat lo"ucap devisa sambil menjambak rambut lexsya sampai beberapa rambutnya rontok.
"awwww sa...kit"
"lo paham kan yang seharusnya nggak lo buat"sambung devira sambil menendang perut lexsya
" kita sudahi dulu main Mainnya besok lanjut ya"senyum sinis vina
__ADS_1
"cabut"lanjut vina
' Kenapa sih nasib aku kayak gini jika aja masih ada Mama di sini' batin lexsya
Iya pun pergi berjalan kaki melewati jalan yang sangat sepi ia berdiam diri di dekat jembatan yang curam, itu lah tempat dia menenangkan diri tetapi ada dorongan lain sehingga ia ingin mengakhiri hidupnya, lexsya memikirkan bagaimana indahnya masa lalu bersama ibunya,senyum terpancar,tetapi lexsya merasa semua tak ada yang harus di perjuangakn.
lexsya pebih memilih untuk bertemu malaikatnya yang sudah tenang disana,sesampai itu ia memanjat jembatan dan mengatakan kata terakhir baginya,
" semoga ayah bisa senang hikd.."
di detik itu pun lexsya menjatuhkan dirinya,lexsya berharap ayahnya akan senanga dengan keluarga batunya dan melupakan dirinya.
beberapa hari kemudian
"euhhh ini dimana kok kepala gw pusing gini sih,ini lagi apaan"ucap lexsya sembari mendudukan tubuhnya
"ehkk lexsya udah bangun"tanya seorang wanita
" lo siapa?"tanya lexsya kepada wanita tersebut
" lexsta kamu berbaring aja kan masih pusing"ucap wanita tersebut dengan lembut
" Oh ya Tapi lo siapa?"lexsya kembali bertanya
" Oh aku tante kamu, Masa kamu lupa ke tante,nama tante Nisa nanti kamu bakal tinggal sama tante ya"jawab nisa sambil mengambil bubur di meja
" tapi Mamah sama papah aku di mana?"lexsya lagi lagi bertanya
" Oh iya tante inget, kamu inget gak kenapa kamu bisa ada di rumah sakit?"tanya nisa
" hah gue sama sekali nggak ingat jadi tolong jangan tanyain dulu"jawab lexsya
" Ya udah kamu tidur aja Nanti makan ya Tante mau ke depan dulu sebentar, sebentar lagi kamu bakal diijinin pulang kok"ucap nisa lembut
"hmm"lexsya berdehem
tak Butuh waktu lama lexsya pun tidur menuju ke alam mimpinya,saat beberapa jam ia tidur ia pun bangun dan melihat Nisa yang sedang tidur di kursi dekat kasurnya.
tetapi saat beberapa menit Nisa pun terbangun
" Eh kamu udah bangun?"tanya nisa dengan suara dan wajah khas bangun tidurny
" lah Iya lah Tan kan Tante lihat gue udah bangun ya kali masih tidur"jawab lexsya
" ya udah bentar Tante mau pergi dulu,mau tanya suster kamu udah dibolehin pulang atau belum"
"iya iya"jawab lexsya
setelah.....
gays udah dulu ya di part kali ini bayy
__ADS_1
cek ig
ig:rlnsya