
Heyy jan lupa tinggalkan jejak ya,harus bnget malah hehew
Selamat membaca
..........
"Emang gw nyuruh lo buat takut sama gw?"ucap lexsya datar
"e...emang Enggak,trus apa?!,gitu aja lo permasalahan,dasar ta*"ucapnya
"heh!!,lo kalo ngomong jan sembarangan ya,gw kasian sama lo gk pernah di ajarin sopan santu."ucap renta dengan seringainya
"Gw gak ada urusan sama lo!,jadi gak usah ikut ikutan!!:ucapnya
"Lo inget ya, gw gak akan diem kalo orang terdekat gw digituin"renata
"Sekarang lo pergi,kalo gak mau terjadi apa apa "sambung renata
"Bilang aja takut hadapin gw,jadi lo nyuruh gw pergi!"
"Heyy heyy?!lo bilang apa?kita takut?!mustahil banget deh,masa iya takut sama ondel ondel"ucap renata
"Apa si lo anj*ng?!!"ucap siswi tersebut sambil melayangkan tangannya berniat menampar renata
Plaakk
"Awssss"ringis renata
"Owww wah wahh,cabe ini berani banget y?!!lo anak baru yah?!"ucap lexsya dengan wajah dingin plus datarnya yang membuat semua orang menelan salivanya
"AHAHAHAHA!!lo gak tau siapa kita?!"ucap renata
"Atau emang niatan lo nantangin kita?!selamat anda telah membuat mood saya hancur,juga berani tampar sahabat gw?!"ucap lexsya sambil berjalan maju mendekati siswi tersebut,dan mendorong bahunya sedikit demi sedikit
"Lo pikir gw bakal takut sama lo?!"kata siswi itu sambil mendorong balik lexsya dengan keras
"Lo tau?!gw leader mafia ke lima belas,dan jangan main main,oya gw juga banyak belajar bela diri,jadi lo jangan main main sama gw!!"ucap siswi itu bangga
"Ohh"singkat lexsya
"Ahaha lo pasti mulai takut kan?!oke kebetulan gw bawa pisau kesayangan nih,mau di gimanain biar seru?!"ucap nya
"Lo mau bunuh gw pun percuma!!"ucap lexsya sambil menyilangkan tangannya di dada
"Ohahahah!!kebetulan kita belum kenalan ya,nama gw miska"ucap siswi itu atau bisa di bilang miska
"Oh"lexsya
"Lama lama lo ngelunjak ya?!!"ucap miska sambil menodong pisau ke lexsya,dengan cepat lexsya membuang pisau yang di genggam miska dan mendorong miska sambil mencekik lehernya sampai ke tepi tembok sehingga miska terjebak.
Seketika itupun lexsya mengambil pisau lipat yang sering ia bawa dan menempelkannya tepat di leher miska,auranya pun semakin mencengkam semua orang datang menyaksiakan keributannya,tetapi
"Lexsya!!"ucap seseorang yg di ketahui nada suaranya seperti alex
"Sya,lo lebih baik pendam dulu?!"ucap alex,tetapi lexsya tidak mehiraukannya dan miska semakin tidak bisa bernafas
"Sya sya,lo tenang dulu ya"ucap rafael sambil perlahan mengambil pisau yang di pegang lexsya
__ADS_1
Srettt
Nampak lexsya sedikit menggores leher miska sampai berdarah
"Lo camkan ini!!kalo lo main main!,gw lanjutin luka itu!!"ucap lexsya sambil menjilat darah yang terdapat di pisau miliknya setelah itu....
"Ohh,your blood is so sweet,i wanna try it again"ucap lexsya sambil tersenyum devil membuat semua orang melihat ngeri
"LO?!!"kata misla sambil menunjuk
"Hey hey heyy?!your hand,do you still want to play with me?!"ucap lexsya,dengan seringgainya
"Dah sya udah"ucap rafael menenangkan,setelah itu pun lexsya meninggalkan kelas bersama renata dan rafael dkk
"Awas ajw ya lo!!gw pasti bales perbuatan lo"ucap miska berteriak
"Kutunggu"jawab lexsya berteriak
"Sya lo kok mau jilat darah si cabe"ucap rayn
"Lo belum nyoba ya?kalo darah orang lain tu enak lho"ucap lexsya membuat semua orang ngeri
"Dihh malah enak"jawab rayn
"Nih klo mau nyoba"ucap lexsya sambil memberikan darah dari tangan lexsya yang baru saja tadi ia lukai oleh pisaunya
"Lo gila ya?!"ucap alex sambil memegang tangan lexsya bermaksud untuk berhenti melulai diri sendiri
"Gak ada kerjaan banget sih sya"ucap renata
"Lo ngapain megang tangan gw?"ucap lexsya
"e.....enggak,cuman gw mau bilang aja jangan sakitin diri sendiri"ucap alex
"Dihh bilang aja lo khawatir"ucap arga
"Btw kita mau kemana?"tanya renata
"Kantin"singkat lexsya
Mereka pun pergi menuju kantin untuk mengisi perutnya
Setelah selesai memesan mereka duduk di meja paling pojok.
"Oya sya tante lo kapan pulang?"tanay renata
"Besok"lexsya
"Dihh,jadi lo gk nginep lagi di rumah alex?"renata
"Gak lah"jawab lexsya
"Lah anj*r Gw gimana ini,ya udah gw ikut nginep di rumah lo ya sya?"renata
"Hmm,tapi lo harus waspada"ucap lexsya serius
"Lah nginep di rumah lu juga harus waspada emang kenapa sya?"tanya brayn
__ADS_1
"Kadang kadang suka di teror mana"jawab lexsya
"Di teror?"aneh lainya
"Hmm,makanya gw pas nginep di rumah lo tidur nyenyak banget,karena itu"jelas lexsya
"Ini gimana si maksudnya"tanya arga
"Biasa saingan tante gw"ucap lexsya
"Gw penasaran emang kek gimana asal mulanya?"tanya rayn
"Awalnya si orang gak ada yang tau kalo rumah tante gw pindah ke sana semenjak salah satu dari mereka tau akhirnya di teror"jelas lexsya panjang lebar
"Conto?"arga
"Dikirimi barang aneh,tiba tiba rumah berantakan,atau ada yang nembak nembak gak jelas ke rumah gw"ucap lexsya
"Duh tu orang pada kenapa si?"brayn
"Lo gak pasang pengamanan gitu?"tanya rafael
"Kata tante si mau bikin"balas lexsya
"Permisi ini pesanannya ya"ucap ibu kantin yang tiba tiba datang
Setelah itu pun mereka makan sambil mengobrol,tapi di saat tengah tengah makanya tiba tiba
"HEYY!KALIAN KENAPA TIDAK MASUK KELAS?!"ucap seorang guru yang di ketahui guru killer se sekolah
"Celaka!"ucap renata sedikit berbisik
"Eumm a...a...nu..b"ucap rayn gugup
"Anu anu anu cepat pergi bersihkan lapangan sampai bel istirahat ,kalo tidak liat saja apa akibatnya!!"ucap guru itu
"tapi bu..."belum sempat rayn memebereskan kalimatnya tetapi guru tersebut memotongnya
"Gak ada tapi tapian!!cepet pergi sebelum ibu kehabisan kesabaran!!"ucap guru itu
"udah lah yukk!"ajak renata karena dia sudah sangat takut kepada g7ru tersebut
"baik bu"ucap mereka bersamaan
"tunggu,kamu?tangan kamu kenapa?"tanay guru tersebut saat melihat tanga lexsya yang tadi ia lukai
"kena pake bu"ucap lexsya ramah
"Ohh ya sudah lain kali hati"ucap guru tersebut
...........
Buat kalian yg udah vote,like,makasih yaah,semoga dilancarkan dalam hal hal yg kalian inginkan,dimudahkan juga.
And maaf bngt klo banyak yg typo
Thx yaaaww!!
__ADS_1