
(Claudia Sesilya)
Malam hari di dalam kediaman sesilya,
Setelah berjam-jam memasak di dapur ibu ku mulai menyiapkan makan malam untuk kita makan berdua,dia memasakkan makanan yang aku suka,sambil merapikan makanan di atas meja dia pun memangil ku.
Sil,,makan malam dulu yuk,sudah ibu Masakin makanan kesukaan kamu,sini turun makan dulu,nanti lanjutin lagi belajarnya..!(Pangil ibu sesil sambil menata makanan di meja).
Iya..Bu,sebentar lagi sesil turun..!!( jawab ku dari dalam kamar).
Aku pun keluar dari dalam kamar dan turun berjalan menuju ruang makan,untuk makan malam bersama ibu ku.
Uwaahh..ibu masaknya banyak banget..!(ucap ku sambil duduk di kursi ruang makan).
Iya sengaja ibu Masakin banyak buat kamu sayang..!(ucap ibu sambil duduk di kursi makan).
__ADS_1
Makan yang banyak ya sayang..biar cepet sembuh lukanya,oya Kakek dulu berpesan kalau kamu terluka sampai berdarah,,luka kamu harus di olesin obat ini.(ucap ibu sesil sambil menyodorkan sebuah botol obat).
Obat apa ini buk,,kok baunya aneh?!(tanya ku).
Itu obat ramuan yang Kakek bikin khusus buat kamu dulu,sebelum Kakek kamu meninggal dia meninggalkan beberapa ramuan obat untuk kamu sayang,ya sudah makan dulu ya nanti lukanya di olesin obatnya,nanti ibu bantu oleskan untuk mu(ucap ibu sesil).
Iya Bu..!(jawab ku sambil melanjutkan makan).
Sambil makan aku pun bertanya sesuatu ke ibuku,
Oya buk kenapa sih lemari yang ada di ruangan Kakek terkunci? memangnya isinya ada apaan sih buk?(tanya ku kepada ibu ku).
Ya sudah tidak perlu di bahas ya,kamu lanjutkan saja makannya.(ucap ibu).
Satu jam kemudian selesai makan dan bantuin ibu masukin piring bersih ke dalam rak piring,aku pun kembali ke kamar ku,di susul ibu ku dengan membawa sebotol obat yang tadi di berikan ke pada ku saat di ruang makan.
Aku pun duduk di kasur ku dan ibu ku duduk di sebelah ku sambil mengoleskan obat itu.
__ADS_1
Aduuhh... Pelan-pelan Bu,masih sakit dan perih lukanya..!!(ucap ku kesakitan).
Iyaa..Ini ibu oles pelan-pelan kok,tenang saja sayang sebentar lagi juga kering lukanya setelah di olesin obat ini..tahan ya..!!(ucap ibu sambil mengolesi obat di luka ku).
Sudah selesai..sudah malem,waktunya istirahat sayang besok kamu sekolah,biar gak telat ya..!!(ucap ibu sesil)
Iya Bu...(jawab ku sambil beranjak ke atas tempat tidur).
Ya sudah sayang selamat malam..!!(ucap ibu ku sambil berjalan keluar dan menutup pintu kamar ku).
Aku pun tertidur lelap karena kelelahan setelah apa yang terjadi tadi siang di sekolah.
Sedangkan di ruang kamar rahasia Kakek Sesilya.
Pah,,cucu kamu sudah besar sekarang,dia terluka karena goresan kaca di tangannya,aku pun memberikan dia obat ramuan yang papah suruh berikan padanya saat terluka,trimakasih pah selama ini kamu selalu melindungi sesilya cucumu dari orang jahat,memberikan banyak ramuan untuk bisa menutupi identitasnya agar tidak di kenali para penjahat,semoga saja dia selalu dalam lindungan Tuhan,karena dia anak ku satu-satunya yang aku miliki,setelah kepergian mu dan mas Darma ayah sesil,hanya sesil yang aku punya pah.( Ucap mamah sesil sambil menangis melihat foto keluarga yang lama kusam).
# To becontinued..
__ADS_1
(jangan lupa like dan komen ya All jika kalian suka dengan Cerita ini ) Terimakasih sudah mau membaca Novel ini.