Love Is Us,Who The One

Love Is Us,Who The One
#10


__ADS_3

Colab RM dengan penyanyi wanita luar negri begitu booming,diikuti 1 bulan kemudian colab suga dengan artis wanita luar lainnya.


Semua singel mereka mentadi top 1 ditangga lagu.


Selang sebulan kemudian Jimin mengeluarkan single duetnya dengan penyanyi korea yg sangat cantik.


Banyak rumor2 tentang volab ke 3 nya,namun ARMY tak menggubris hal itu,mereka percaya BTS tidak punya waktu untuk itu.


Namun Hyemi sedikit gelisah.suka tak suka,ada rasa cemburu dihatinya,walau dia berusaha menutupi.


"Makanlah" ucap JK menyodorkan satu mangkuk ice cream pada Hyemi disela2 kesibukan syuting untuk MV single terbaru mereka.


"Terimakasih,jk dan maaf atas kata2 kasar ku dulu tentang perasaanmu,aku harusnya tak mengtakan hal buruk itu" ucap Hyemi tulus.


"Sudahlah,jangan difikirkan,aku baik2 saja.kau yg tidak terlihat baik,kau begitu kurus"ucap JK khawatir.


"Ya aku pikir aku baik2 saja,ternyata tidak" ucap Hyemi tertawa garing.


"Hey,jika berat,ambillah cuti.kami khawatir padamu,sungguh" ucap JK tulus.


Hyemi hanya menatap ice cream ditangannya tanpa niat memakannya.Jk melihat itu benar2 sedih.


"Hey,jangan terus melamun.masih ada aku tempat untuk berlari jika kau mau" goda JK sambil menyenggol bahu hyemi dengan bahunya agar Hyemi tersenyum.


"Terimakasih atas tawarnnya,akan selalu ku ingat" jawab Hyemi tulus dengan senyum kecilnya menoleh pada JK.


Tanpa mereka sadari sepasang mata metapa kedekatan keduanya dengan tatapan datar dari balik tumpukan properti tak jauh dari sana.


Jk mengelus lembut puncak kepala hyemi "semangatlah,lakukan itu untuk dirimu sendiri.bukan untuk orang lain" ucap Jk lembut dengan sikap dewasanya yg di jawab anggukan oleh Heymi.


Lalu meninggalkan Hyemi yg mulai memakan ice creamnya.


Namun hyemi berhenti saat seorang artis wanita datang dilokasi syuting.


Wanita berdarah jerman dan inggris.penyanyi papan atas dengan kulis coklat eksotisnya.bernama Denise Wine,penyanyi yg berkolaborasi dengan salah satu member.


Wanita itu dengan santai berlari dan memeluk salah satu member dihadapan semua orang.


Hyemi hanya bisa mematung di kursinya melihat kedekatan keduanya.hatinya sakit.


Dan semua tiba2 gelap.pandangan hyemi ditutupi telapak tangan seorang pria dangan bau colone yg hyemi hafal.


"Jangan lihat.tak perlu dilihat.ayo ikut oppa" ucap jhope sambil menutp mata hyemi dan membalikkan tubuh hyemi agar menghadap nya.


Jhope tersenyum cerah pada hyemi "cukup lihat yang menyenangkan saja.jangan lihat yg akan menyakiti hatimu" ucapnya lagi dan menarik tangan Hyemi meninggalkan lokasi syuting menuju bukit didekat penginapan itu.


Jhope terus melangkah mendaki bukit kecil itu sambil tetap memegang jari hyemi.sedangkan hyemi hanya melangkah dalam diam seperti patung hidup dengan wajah datar.


Tak lama keduanya sampai dipuncak bukit.disana ada sebuah paviliun kecil yg menghadap lautan lepas.


Ya mereka disebuah kota di luar negri untuk keperluan syuting MV.


"Aku perlu tidur siang,kau juga tidur.jangan berfikir.jagan difikirkan.jangan di ingat.apapun yg kau lihat tadi" ucap jhope yg sudah berbaring di lantai kayu pavilun itu.


Hyemi masih duduk terdiam dengan tatapan kosong menatap laut lepas yg biru.cuaca cerah,sangan berbeda dengan suasana hatinya yg sangat mendung.


"Aku tak tahu jika mencintainya akan semenyakitkan ini,sungguh" ucap hyemi pelan dan mendesah lalu ikut berbaring sdisebelah jhope.


Keduanya hanya diam tanpa niat untukmemejamkan mata.sibuk dengan fikran masing2.


"Bisakah kau melupakan dia?melepaskan cintamu padanya?" Tanya jhope tiba2.


Hyemi diam.berfikir dan menjawab setelah mendesah.


"Entahlah oppa,aku pun ingin membuang rasa ini.tapi sepertinya selama aku masih sering melihatnya itu sangat sulit" jawab hyemi lalu keduanya terdiam lama.

__ADS_1


"Haruskan aku resignt?" Ucap hyemi datar dan pelan namun jhope mendengarkan dengan jelas bahwa ucapan hyemi sarat dengan rasa putus asa.


Terdengar jelas bahwa hyemi benar2 menderita.


"Jika itu membuat dirimu lebih baik.lakukan.oppa akan mendukungmu" ucap jhope tulus.


"Terimaksih oppa,karna telah melindungi ku" ucap hyemi menahan tangisnya.namun di sudut matanya mengalir air mata walau hanya sedikit.


Mungkin ini lah yg terbaik fikir hyemi.aku harus pergi dan melupakan mu.Karna sungguh aku tak sanggup lagi.ucap hyemi dalam hati.


.


.


.


.


.


.


Cukup lama keduanya di atas bukit namun tiba2 cuaca mendung.keduanya segera kembali ke kabin penginapan.


Jhope dan hyemi masuk kedalam kabin penginapan.saat keduanya masuk pintu utama ternyata semua kru dan member sedang makan siang dan wanita itu Denise Wine,disana duduk tepat di sebelah pria itu,pria yg di cintai hyemi.


Menyadari itu jhope menarik hyemi duduk jauh dari sana diujung ruang utama kabin yg dibuat menjadi tempat makan siang.


Jhope segaja menarik kursi hyemi agar menghadap jendela agar membelakangi pemandangan pria itu dan Denise Wine, yg sedang makan siang bersama.


Tak lama Jk datang dengan piring makanan yg dibawanya untuk hyemi.


"Makan.kau bisa mati jika tak makan.lihat...tubuhmu hanya tinggal kulit dan tulang" ucap Jk asal agar hyemi melimpahkan kekesalannya pada Jk.


Namun hyemi sama sekali tidak melakukan itu.hyemi tahu Jk hanya ingin membuatnya merasa lebih baik.


Tak lama jhope kembali bersama jin yg juga bergabung dimeja hyemi.


Jin memberikan beberapa irisan daging di sendok hyemi "makan,orang hidup butuh makan dan jangan membantah" tambah jin lalu mulai makan makan siangnya.


"Terimakasih,sungguh" ucap hyemi pelan sambil menundukkan kepalanya.


"Selamat makan" ucap hyemi lalu mulai memakan makan siangnya.makan siang yg lezat namun terasa hambar karna hatinya yg sakit.


Dari kejauhan beberapa pasang mata mencuri2 pandang pada meja dimana hyemi dan ke 3 member yg makan bersama.


.


.


.


.


.


Tiba2 Jhope dan Jin menarik Hyemi kedalam kabin penginapan yg mereka sewa ditengah hutan yg disewa untuk keperluan syuting.


"Minum" ucap jin menyodorkan mineral ketangan Hyemi yg duduk terdiam melihat mineral ditangannya,dia tidak menangis hanya seperti orang kebingungan.


"Hyemi...semua akan baik2 saja sungguh" ucap jhope yg duduk dilantai menghadap Hyemi yg melamun.


Air mata mengalir begitu saja di wajah cantik hyemi membuat Jin dan Jhope terdiam tak tau harus bicara apa.


"Kau harus kuat" tiba2 V masuk kedalam ruangan baca dimana ke 3 nya berada.

__ADS_1


"Istirahat 1jam kata pd nim.jadi kau harus kuat" ucap V lagi.


"Apa dia baik2 saja?"tanya JK masuk keruangan.duduk disebelah V.


"Aku rasa dia cukup baik,sudah tak menangis lagi" ucap Jin diikuti desahan berat nafas nya.


"Benar dugaan ku" lalu RM dan jimin masuk menyusul.


Lalu jimin memeluk hyemi lembut.


"Menangislah,lepaskan dan semua akan baik2 saja" ucap jimin lembut pada Hyemi.


Rm hanya berdiri di jendela menutupi pandangan dari luar ruangan.Jk menuju pintu dan menguncinya.


Jhope memutar music dengan kencang dari speaker yg ada diruangan itu.


Jimin masih memeluk hyemi,dan tangin Hyemi akhirnya pecah.tangisan pilu yg menyayat hati.semua hanya bisa terdiam dengan pikiran masing2.


"Apa yg harus aku lakukan oppa" ucap hyemi akhirnya pada jhope setelah hampir 15 menangis di pelukan jimin.


"Itu terserah padamu,kami akan mendukung dan membantu mu,entah itu melupakannya,ataw kau mau mencoba mendapatkannya" ucap jhope.


Cukup lama hyemi terdiam.lalu menarik nafas.


"Aku akan melupakannya,apapun yg terjadi,bisakah kalian menolongku,membuatku tak memikirkannya?" Ucap hyemi akhirnya dengan putus asa.


"Itu akan sulit karna kau akan terus melihatnya hyemi,tapi kami akan membuatmu tertawa dan melupakannya,jadi semangatlah dan hapus air matamu,hatiku sakit melihat ini" ucap V lembut.


"Maafkan aku V dan terimakasih semuanya,maaf aku terlalu egois" tulus hyemi.


"Bukankah egois nama tengahmu?" Ledek jin membuat hyemi dan yg lainya tertawa.


Setelah dianggap tenang semua member keluar juga hyemi,tak ada sisa bekas hyemi menangis,tak satupun orang tau apa yg terjadi.mereka semua makan sambil bercanda.


Tak lama Denis meninggalkan lokasi syuting setelah berpamitan kepada para member.saat suga akan duduk jhope mengajak hyemi yg sudah selesai makan untuk berjalan2.


"Aku ikut" ucap V menyusul jhope dan hyemi.


"Apa mereka mulai pacaran?" Tanya suga sambil makan.


"Aku rasa hyemi dan jhope sangat cocok,bagaimana menurutmu jin hyung?" Ucap jimin menatap penuh arti ke arah jin.


"Aku rasa mereka cocok.jhope yg banyak bicara dan hyemi yg pendiam.bukankah hyemi hanya memanggil oppa pada jhope?" Tambah jin yg membual seolah2 keduanya memang serasi.


"Bukankah mereka mencurigakan?ingat saat jhope memposting tentang ramen?besoknya hyemi memposting tentang ramen juga" tambah JK menambahkan bumbu.


Suga terlihat gelisah dan itu ditanggap oleh RM.


"Aku dengar V sudah menyatakan perasaan nya pada hyemi" ucap RM tiba2.


Suga langsung menatap RM terkejut,namun tak mengatakan apapun.


"Lalu?" Jimin pun mengikuti permainan para member yg membual tentang hyemi.


"Aku rasa Hyemi sedang mempertimbangkan jawabannya,liat V mengikuti hyemi seperti anak anjing yg setia" leder RM lalu tertawa melihat kearah v,jhope dan hyemi yg duduk dilinggir danau.dengan V yg bertingkah konyol dihadapan Hyemi yg membuat hyemi tertawa lepas.


"Aku mau tidur dulu sebentar" ucal suga meninggalkan para member menuju kabin untuk tidur.


"Apa kalian memikirkan apa yg aku pikirkan?" Tanya jin terkekeh.


"Aku rasa iya,suga menyukai hyemi" jawab JK.


"Aku juga merasa begitu" ucap RM dan dibarengi jimin yg mengiyakan.


"Lalu apa yg harus kita lakukan?kenapa mereka tak saling jujur dan pacaran saja membuatku kesal saja" ucap JK dan pergi menghampiri hyemi di pinggir danau.

__ADS_1


"Aku rasa akan membantu mereka saling menyadari bahwa mereka saling cinta,aku akan jadi jimin cupid" ucap jimin berbinar2 dan berlari menuju danau.


Rm dan Jin hanya tertawa dan mengikuti suga kedalam untuk istirahat.


__ADS_2