
''hyemi,kita perlu bicara'' ujar jhope tenang duduk di depan cerminnya sedang di rias.
hyemi memandang jhope dari jauh dengan tatapn tak perduli
sebenarnya hyemi melihat jhope dari kaca.saat beberapa karyawan hrd membicarakan rencananya resignt setelah kontraknya habis.namun hyemi sudah tak perduli lagi.hati nya sudah tak sanggup lagi menahan semua sakit saat melihat suga.
''nanti,jangan sekarang,jhope shi masih ada jadwal'' ujar hyemi kembali membacara buku nya
semua orang bisa melihat sikap hyemi sangat berubah,hyemi benar-benar tak perduli apapun.seperti tak perduli lagi dan masa bodoh.
member saling lirik,termasuk suga yang sedikit khawatir.mereka khawatir jhooe dan hyemi bertengkar.
''oppa bisa membatalkan jadwal nya jika memang perlu'' ucap jhope dengan wajah serius.
penata rias jhope sampai berhenti memoles make up di wajah jhope.dan sedikit menyingkir dari hadapan jhope ketakutan akan emosi jhope.karna jhope sangat jarang marah.
hyemi sersenyum getir dan meremehkan tanpa memalingkan tatapannya dari buku yang di panggunya.
''nanti,aku sedang tak ingin bicara dengan siapapun,termasuk jhope shi'' ujar hyemi masih membaca.
suasana sedikit tegang,para stylish menyadari itu keluar dari ruangan termasuk bonam dan kwon.sangat jelas jhope tak suka dipanggil jhope oleh hyemi.
''jk,katakan pada manager untuk membatalkan jadwal ku,buat alasan apapun aku tak ikut jadwal hari ini'' ujar jhope masih menatap hyemi.
''hyung...'' jk baru hendak membantah langsung di lirik jhope.
''hope,tak bisa begitu'' ujar RM menenangkan.
jhope langsung mengambil hp nya menelfon bangshiyuk pd nim.
''hope apa yang kau lakukan'' tegur jin mulai emosi.
dengan jelas jhope menelfon pd nim dan bilang dia tidak bisa melakukan jadwal apapun hari ini.
namun hyemi tak perduli.mengambil tas dan merapikan baju nya lalu berjalan ke pintu keluar.
''tidak kita perlu bicara'' ujar jhope menahan tangan hyemi.
hyemi hanya memandang tangannya yang dipegang jhope dingin.bahkan raut wajah hyemi sangat dingin.
''hope tangan hyemi sakit'' tegur suga memegang bahu jhope.
__ADS_1
''lepaskan'' ujar hyemi pelan dan datar menatap ke arah tangannya.
''tolong keluar semua.aku dan hyemi perlu bicara'' ujar jhope tegas.
semua member keluar.jhope langsung mengunci pintu dan menghadap hyemi.
hyemi tanpa perduli duduk di sofa dengan tenang.tak perduli.melipat kedua tangannya di depan dada
''hyemi kita perlu bicara'' ujar jhope pelan.
''silahkan aku akan mendengarkan'' ujar hyemi datar tak perduli.
''yadi oppa mendengar kau akan resignt'' jhope menekan suaranya
''iya'' hyemi
''berapa bulan lagi?'' jhope
''6bulan'' hyemi
''bisakah kau membatalkannya?'' jhope berharap
''tidak'' hyemi
sesikit pun hyemi merasa tak perduli dan tersenyum sinis,sesuatu yang tak mungkin fikir hyemi.
''ya'' hawab hyemi yakin.
''apa kau akan menyerah begitu saja?'' jhope
''ya,jadi jangan memberikan harapan palsu dengan mengunakan suga'' hyemi muali jengkel.
''oppa tau ini berat bertahan lah sedikit lagi,oppa tau ini berat.kau merasa sakit,tapi hyemi bersabarlah sedikit lagi'' rayu jhope
''tidak,kau akan pergi dari sini,disini yang ada hanya sakit,aku tak bahagia'' ujar hyemi pelan menatap jhope dingin
mata hyemi yang biasa penuh kasih sayang dan lembut berubah menjadi tatapan dingin.menandakan begitu besar rasa sakitnya.
''oppa tau kau sakit,kau menderita oppa bisa merasakan nya'' jhope.
''merasakan?hah! dasar gila'' ujar hyemi mulai kesal
__ADS_1
''dari mana kau bisa merasakan apa yang aku rasakan?bahkan saudara kembar ku pun tak tahu seperti apa sakitnya.jangan bicara omong kosong'' ucap hyemi penuh penekanan betapa dia menderita.
''setiap hati,setiap saat,aku melihatnya dengan sakit.bahkan bernafas pun aku sulit,bagaimana mungkin kau bisa merasakannya?''hyemi menarik nafas mencoba tak terbawa emosi.
''aku tahu ini berat hyemi...'' jhipe mencoba menenangkan hyemi yang sangat emosi.
selama ini yang hyemi lakukan adalah menangis.hyemi tak pernah menunjukkan amarahnya.dan itu sedikit menyakitkan melihatnya.
''apa yang kau tau bagaimana rasa beratnya.saat aku bernafas melihatnya aku sedih.bahkan aku merutuki rasa sakit yang ku rasakan tiap hari.saat menelan air minum pun berat untuk ku agar tak melihatnya.kau tau seperti apa rasa sakitnya melihat dia dengan banyak perempuan lain.aku didalam sini mati'' hyemi memunjuk hati nya..
''dua tahun,kau pikir itu sebentar?jangan bercanda dengan rasa sakit ku.aku menyerah,aku akan pergi.aku tak akan menunda lagi'' ujar hyemi.
jhope berusaha mendekat.
''berhenti disana ataw aku tak mau bicara lagi'' peringat hyemi.
aànya yang mulai sulit untuk dikendalikan
''kau mengatakan seolah-olah kau tau seperti apa rasa sakitnya,jangan bicara omong kosong dan jangan ikut campir,jangan bersikap seolah-olah kita sangat dekat,aku akan sangat berterimakasih jika kau bisa melakukan itu'' ujar hyemi menekan nada suara nya penuh emosi.
''hyemi maafkan aku jika ini membuatmu sangat sakit'' ujar jhope pelan.
''lihat...kau berkata sepeti sangat tau seperti apa rasa sakit ini,aku...ingin hidup....disini aku merasa seperti mati,aku tak bahagia,aku sakit,aku tak tahan lagi,jadi...berhetilah memperdulikan aku.dengan kau bersikap seperti ini kau menambah masalah baru untuk ku.apa kau tak tahu?'' hyemi mengatakan dengan perlahan dan dingin
''nanti orang-orang akan mulai membicarakan ku karna kejadian ini,kau fikir siapa yang akan disalah kan.aku.bukan kau.dan itu akan menambah luka lain'' ujar hyemi dingin.
jhope memandang sedih pada hyemi.saat ini kondisi hyemi sepuluh kali lebih parah saat kejadian dulu saat suga dengan penyanyi luar dulu
terlihat jelas hyemi menderita,emosi dan masalah juga sakit yang dia pendam selama ini dikeluarkannya penuh emosi disetiap kata yang dikeluarkannya.
''biarkan aku hidup,jangan cegah aku untuk hidup aku mohon padamu dengsn amat sangat'' ujar hyemi pelan penuh penekanan dan dingin.
''aku sangat berterimakasih atas bantuanmu selama ini,tapi cukup sampai diaini saja,mari bersikap seperti kita tak saling kenal kedepannya,termasuk member lain'' ujar hyemi mengambil tas dan memakai topi dan kacamata hitam nya lalu menuju pintu keluar.
jhope hanya bisa berdiri terdiam ditempatnya,menyesali tindakannya.menyesali bahwa dirinya meminta hal yang membuat hyemi tersakiti.
bahakan tanpa fikir panjang dirinya membuat masalah lain untuk hyemi.
hyemi membuka pintu dan semua member,dan stylish berada di lorong itu.
mereka menatap hyemi penasaran.hyemi tanpa perduli melewari mereka semua.
__ADS_1
''aku serahkan V pada kalian'' ujar hyemi pada kwon dan boonaa lalu meninggalkan gedung bighit