Love Is Us,Who The One

Love Is Us,Who The One
#19


__ADS_3

"tidak ada seorang wanita yang akan senang jika kekasihnya mengantarkan wanita lain" ucap hyemi pelan.


"apa maksudmu hyemi shi?" tanya yuurie yang masuk dari pintu ruang vip membawakan semangkuk kecil ber isi cairan berwarna pink muda bening.


yuurie duduk kembali didepan hyemi dan menyodorkan mangkuk itu.


"minumlah ini rebusan kelopak bunga teratai dan madu.baik untuk perut dinginmu" ucap yuurie lembut.


hyemi malah memandang suga dan yuurie bergantian.


"minum saja" ucap suga mulai memakan nasi nya.


hyemi meminum tehvteratai itu,hangat dan harum juga manis alami dari madu membuat indra perasa nya senang.


"terimakasih" ucap hyemi lagi.


"bolehkan aku bertanya?" ucap yuurie.


"ya silahkan" jawab hyemi gugup.


"hentikan yuurie,hyemi bahkan belum menyentuh makanannya" ucap suga kesal.


"ah...maafkan onnie ya,makan dulu nanti kita bisa ngobrol lagi" ucap nya.


hyemi hanya mengangguk dan mulai makan.


disela sela makan suga sering memberikan lauk ke mangkuk hyemi,yuurie bahkan tersenyum melihat tingkah suga.


'apa mungkin makanan ini diracun' ucap hyemi dalam hati.


'kenapa suga jadi bertingkah seperti ini,apa dia sengaja membuat masalah dan menggunakan aku agar dia putus dengan yuurie?' tebak hyemi lagi namun itu hanya fikirannya.


nyatanya hyemi makan dengan tenang dalam diam.


"yuu rie" panggil seorang harabojie masuk kedalam VIP.


"tetua lim,selamat malam" yuurie berdiri dan memberi salam hormat dengan anggun.lalu menyiapkan alas duduk kepada tetua Lim dan dia duduk dengan tenang.


"maafkan aku,karna baru datang,kau tau tubuh ku sudah terlalu renta untuk bergerak cepat" ucap tetua lim dengan nada yang tenang.


"jangan berkata begitu sungkan tetua,aku adalah cucu yang tidak berbakti karena jarang sekali menemui mu" ucap yuurie dengan kosa kata yang baku dan lembut seperti sedang membaca puisi.

__ADS_1


"hahahahaha,kau memang cucu kesayangan ku,jika saja cucu ku sedikit saja mempunyai sopan santun mu,aku akan mati dengan tenang" ucap tetua lim.


tetua lim adalah seorang seniman senior yang sudah pensiun.namun dalam adat korea.seorang seniman akan semakin di hormati semakin bertambahnya usia.karna setiap pameran akan selalu menyelipkan beberapa karya para tetua di sana.


"tetua lim tolong jangan bicara tentang kematian,aku akan selalu memohon agar kau mempunyai hidup yang panjang agar bisa membimbing kami" ucap yuu rie lembut sambil menuangkan teh teratai seperti yang diminum hyemi.


"silahkan tetua,ini adalah teh teratai" yuurie memberikan teh itu dengan gerakan lembut seperti sebuah tarian.


"terimakasih,dan siapa kedua teman mu ini?" anya tetua lim


"mereka adalah tamu ku,min yoongi dan lee hyemi mereka datang untuk menjemput ku" jelas yuurie masih dengan sopan.


"ayonghasoe,senang bertemu anda" ucap yoongi dan hyemi berbarengan.


'astaga aku sepeti melihat drama seungguk dalam live,betapa berbeda nya aku dan yuurie yang sangat terlatih dan sopan dia bak putri yang sempurna aku hanya lah wanita bar-bar yang tak tahu tata krama' ucap hyemi dalam hati.


"oppa berhenti di kedai kopi,aku butuh kopi,oppa juga pasti butuh americano" ucap yuurie dari kursi belakang dengan nada bicara normal seperti biasa lagi.


suga memarkirkan mobil nya di depan sebuah kedai kopi.


"beli sana,hyemi sedang sakit.jadi turun sendiri saja.ini" ucap suga lalu memberikan kartunya pada yuurie.


"arasssooooyooo" ucap yuurie seperti mengejek lalu keluar dari mobil.


"apa kau punya begitu banyak stock maaf?" tanya suga mulai kesal hyemi terus menerus minta maaf.


"bukan begitu" ucap hyeemi sedikit terdiam.


"ini untuk hyemi,ini untuk oppa" ucap yuurie masuk kedalam mobil lagi.menyerakhan coklat hangat pada hyemi dan americano pada suga.


"tadi omma menelfon kapan kita sampai" ucap yuurie menyeruput kopi vania latte nya.


"kita antar hyemi dulu" ucap suga lalau melajukan mobilnya menuju rumah hyemi.


"tapi hyemi aku ingin menanyakan sesuatu,apa hubungan mu dengan oppa ku?" tanya yuurie penasaran.


uhuk! uhuk! hyemi tersedak susu coklatnya.


suga menepikan mobil.mengambil tisu memberikan pada hyemi.


"kau tak apa?" tanya suga khawatir.

__ADS_1


yuurie melihat tingkah suga dengan tenang sambil menyeruput kopinya.


hyemi melihat reaksi yuurie lewat kaca spion.


"aku tak apa suga" hyemi.mengambil tisu mencegah suga mengelap tumpahan coklat panas yang hanya sedikit itu.


"sudah yuurie,kenapa kau malam ini cerewet sekali dan banyak bicara" keluh suga.


"memang kenapa kalau aku tanya apa hubungan kalian" yuurie sengaja menyulut amarah suga,dia ingin melihat reaksi suga dan hyemi.


"sudah cukup" ucap suga memperingati yuurie lalu melajukan kembali mobil nya


'ya tuhan aku seperti pelakor saja' keluh hyemi dalam hati.


''yuurie onnie,jagan salah paham.aku dan suga hanya teman kerja,aku stylish V,kebetulan hari ini aku pulang ke gwangju menemui orang tuaku,ternyata suga juga akan pulang jadi kami pergi bersama,kami tak punya hubungan apapun yang lebih tolong jangan salah paham" ucap hyemi sedikt takut dengan rekasi yuurie.


"benar kah?hanya teman?" tanya yuurie lagi dengan nada yang sulit di artikan.


"tentu saja,kami hanya teman,bahkan setiap bekerja kami jarang bicara" tambah hyemi lagi


"benarkah?tapi bukan kah aneh jika kalian sama sekali tidak dekat,tapi suga rela mengantarmu ke gwangju padahal dia mau pulang ke daegu" ucap yuurie lagi dengan tenang.


"kami memang tidak dekat,suga bilang dia mau menjemput onnie di naju,karena itu suga mengantar ku karna sekalian satu arah'' jelas hyemi lagi dengan nada yang merasa bersalah.


''begitu,tapi...inibpertama kali nya suga mengantarkan seorang wanita selain aku.karna itu aku sedikit merasa aneh dan merasa ada sesuatu diantara kalian" ujar yuurie.


'awas kau yuurie nanti saat hyemi sudah turun akan ku patahkan lehermu' batin suga kesal namun tak bisa berbuat apa-apa.


''tidak onnie,hanya salah paham sungguh aku dan suga sama sekali tidak punya hubungan apa pun'' jawab hyemi ceoat menenangkan yuurie.


''apa kau yakin,bisa saja kau tak suka suga,tapi suga bisa saja suka pada mu'' ucap yuurie lagi.


'lihat kau duduk di depan sedangkan aku duduk di belakang,bukankah ini aneh?'' tambah yuurie lagi dan menyeruput kopi nya lagi.


suga melirik kesal lewat kaca spion pada yuurie di belakang.sedangkan yuurie yang melihat tatapan suga merasa cuek.


''maaf onnie,suga yang menyuruhku duduk di depan,aku tak bermaksud begitu'' ucap hyemi terbata.


'kau juga hyemi mau saja disuruh duduk didepan' keluh hyemi dalam hati.


''yuurie hentikan,kau membuat hyemi tak nyaman'' ucap suga dengan nada dingin.

__ADS_1


''bahkan suga oppa membela hyemi sekarang'' ucao yuurie menantang suga dengan sengaja.


__ADS_2