Love Me With Your Heart

Love Me With Your Heart
part 11


__ADS_3

"ngapain lo disini"tanya seseorang tersebut


"lagi nunggu angkot kak"jawab julia


"buruan masuk cuacanya panas banget" kata orang itu lagi


"nggak lah kak nanti ngrepotin kakak"kata julia tersenyum


"masuk atau gw paksa"ancam rayyan


"eh iy kak "membuka pintu mobil rayyan


"Kakak kok lewat sini bukanya rumah kakak kearah berlawanan"membuka percakapan


"bukan urusan lo" dingin


"i-iya kak maaf" jawab julia ketakutan


"duh gw kok ngrasa nggak enak ya dingin ama ni bocah"batin rayyan


"lo kok masih pake sragam sekolah bukanya udah dibubarin dari tadi " tanya rayyan


"bukan urusan lo kali , tadi kan lo jawabnya kaya gitu " batin laila


"tapi kalo perhatian dammagenya tambah bangget euy, sayangnya kulkasnya bikin gw kesel heh" batinya lagi


"ck ditanya malah bengong" decak rayyan kesal


Laila pun tersadar dari pembicaraan batinnya


"eh kak maaf,tadi tadi nanya apa yh aq lupa hehe"sedikit takut karena dia sedang sibuk mengumpatinya


"nggak jadi" jawab rayyan lagi


"ouh"


Seketika suasana pun menjadi hening kembali. Beberapa saat kemudian rayyan menghentikan mobilnya di depan sebuah restoran dengan nuansa klasik namun sangat menarik perhatian pengunjungnya


"kak kok beerhenti disini" tanya julia heran


"lo belum makan kan " tanya rayyan


"ee su-sudah ko kak" bohong julia

__ADS_1


karena dari tadi julia belum makan sama sekali


rayyan langsung menarik tangan julia tanpa persetujuan dari sang empu-nya, julia pun hanya mampu mengikutinya saja


"duduk dulu,tunggu gw bentar" perintah rayyan lalu berjalanan meninggalkan julia menuju meja kasir dan berbicara kepada salah satu kasir


Entah apa yang dibicarakan rayyan dengan sang kasir,mereka terlihat begitu akrab


Tiba-tiba seorang pelayan menghampiri julia dengan membawa beberapa makanan


"eh maaf ini untuk siapa ya kak" tanya julia ketika pelayan tersebut menata makanan itu dimeja julia


"untuk kakak" jawab pelayan tersebut


"tapi saya belum pesan lo mba" mengernyitkan alis nya heran


"kakak itu yang pesan kak "kata pelayan menunjuk ke arah laki-laki yang membawanya ketempat itu


"owh ya kak terimakasih" mengerti maksud pelayan tersebut


"sama-sama kak" meninggalkan julia


Julia pun kembali asyik dalam lamunannya


"eh" tersadar dari lamunanya


"udah selesai ya kak ini makanan kakak udah sampai" tersenyum ke arah orang tersebut siapa lagi kalo bukan sirayyan


"buat lo ,buruan makan " duduk diseberang julia


" nggak usah kak buat kakak aja" basa-bassi julia


"kelihatannya enak banget sii, pasti harganya sangat mahal"gumam julia dalam hati menelan ludahnya


"kalo lo nggak mau buang aja ketempat sampah" kata rayyan santai tapi menekan


"eh iya kak buat aku aja" kata julia langsung mengambil makanannya dan memakanya dengan lahap


"kapan lagi coba makan enak kaya gini ,gratis lagi" batin julia sambil terus melahap makanannya


"gemes banget sii makannya kaya nggak pernah makan enak hihi" kata rayyan dalam hati


"mana sampe blepotan lagi" sambungnya lagi

__ADS_1


"kakak kok ngeliatin aku ,kakak mau juga?" tanya julia sambil mengunyah makanan nya


"nggak makassih , gw dah makan" jawab rayyan menahan tawa karena pipi julia begitu nampak mengembung dan terlihat sangat menggemaskan


"ouh ya udah buat aku semua aja" kembali memakan makanannya dengan lahap


Setelah menemani julia makan , rayyan melajukan mobilnya lagi


"kak kayaknya ini bukan arah ke rumah aku deh?" tanya julia heran


"sekarang udah hampir sore, kita langsung latihan aja "


"cuma sebentar aja latihannya "sambung rayyan lagi


"eh i-iya kak" kata julia tersenyum


"oh ya kak ,buat yang tadi makasih banget ya"


"hemm"


"yah kembali lagi deh mode kulkasnya " batain julia jengah


Setelah sampai di rumah rayyan mereka pun langsung menuju ruang seni dan berlatih hingga menjelang petang


Setelah selesai rayyan pun mengantar julia pulang


"makasih kak , nggak mau mampir dulu?"


"nggak,kapan-kapan aja"


"owh yaudah hati-hati kak dahh" kata julia beranjak memasuki rumahnya


Julia pun merebahkan tubuhnya diatas kasur lantainya


"huh butuh perjuangan juga ,menjaga hati " gumam julia


"walau pun kulkas ternyata damagenya beuh,bener kata laila kulkas-kulkas aja bikin gw baper karena perhatiannya , apalagi kalo senyum yah."


" aaa kayaknya bikin gw diabetes kali ya" gumamnya lagi sambil tersenyum senyum sendiri


"kok gw jadi kepikiran dia terus siih "


kata Julia memejamkan matanya

__ADS_1


__ADS_2