Love Me With Your Heart

Love Me With Your Heart
part 14


__ADS_3

Sementara laila....


Ia terlihat mondar-mandir didepan kelasnya


"dek kok belum masuk " tiba-tiba rayyan menyapa laila


"eh kakak kok disini ,kenapa nggak masuk"


"ditanya malah balik nanya"


"eh i-itu kak, tadi kan julia pamit mau ketoilet sebelum istirahat tapi sampe sekarang belum balik-balik!"


"aku khawatir kak " menggigit jarinya dan terlihat begitu cemas


"sudah lah kamu masuk kelas dulu nanti telat" bujuk rayyan


"nanti kakak yang cariin" sambungnya lagi


"tapi kak..!"


"nggak ada tapi-tapian buruan masuk!! kalo nggak kakak ngga mau mbantu nyariin" melipat tanganya didepan dada


"iya iya aku masuk, tapi kalo kakak nggak berhasil nemuin julia secepatnya aku nggak mau anggap kakak sebagai kakak aku lagi" menghentakan kakinya menuju kelasnya


rayyan pun hanya tersenyum lalu berjalan menuju tempat yang laila maksud


rayyan membuka pintu demi pintu diseluruh kamar mandi tersebut ,namun ia tidak menemukan keberadaan julia


ketika ia hampir putus asa ia melihat aja sesuatu yang janggal dengan keadan kamar mandi tersebut


ia pun keluar untuk melihat tulisan yang tergantung pada pintu utama kamar mandi


ia pun menghelakan nafasnya dengan kasar

__ADS_1


"huh ini ni kalo panik ja di salah tempat kan"


umpatnya pada kebodohannya sendiri


bagaimana tidak ia malah masuk ke toilet putra yang kemungkinan besar julia tidak ada disana julia berada disana


ia pun berjalan dengan lunglai menuju pintu utama kamar mandi putri


matanya menelisik setiap pintu , ia hanya mendapati satu pintu yang tertutup namun didepan pintu tersebut tertulis bahwa toilet tersebut sedang rusak


karena tidak ada pilihan lain jadi rayyang memcoba membuka pintu tersebut,karena pintunya dikunci lewat luar rayyan tidak perlu susah payah untuk membukanya


ketika pintu terbuka betapa kagetnya rayyan saat melihat tubuh julia yang tergeletak tak sadarkan diri di lantai toilet tersebut


"Ya ampun kenapa lo bisa kayak gini?" panik rayyan sambil membopong tubuh julia menuju ruang UKS


setelah beberapa saat ..


menoleh ke asal suara "eh lo udah sadar, jangan bangun dulu kalo masih sakit" membenarkan posisi julia


"gw dimana?" memandang sekeliling nya


"lo di UKS"


"kok bisa!! ,tadi kan gw di kamar mandi"


"iya tadi lo dikamar mandi tapi lo pingsan makanya gw bawa sini"


julia pun terdiam mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi padanya


"lo kok bisa pingsan segala si?"


"entahlah tadi aku pusing kayaknya" bohongnya

__ADS_1


"awas aja lo kakak kelas , gara-gara lo gw jadi nggak ikut pelajaran! mana kepala gw sakit banget lagi" batin julia sambil terus memijat mijat kepalanya pelan


"Kelihatan banget ni anak bohongnya , mana ada pingsan tiba² ditoilet rusak mana dikunci lewat luar lagi nguncinya" batin rayyan


"gw yakin ada yang sengaja mau nyelakain ini anak!!" lanjutnya


" lo mau minum nggak"


"boleh kak , tapi ambilin ya!"


"iya bentar gw ambil dulu" berjalan menuju galon yang sudah disediakan di UKS tersebut


julia memandang rayyan dengan senyum manisnya


"napa lo liat² gw kayak gitu"


"nggak papa hehe "


"aku cuma mau bilang makasiih banget karena kakak udah mau nolongin aku" tersenyum tulus


"hemm, nih diminum dulu " menyodorkan air putih yang diambilnya kepada julia


"makasih kak" meminumnya hingga tandas


"lo abis maraton apa!! langsung tandas gitu" heran rayyan


"lebih dari maraton ! orang gw abis.." menghentikan ucapannya


"abis teriak-teriak dari tadi" lanjutnya di hati


"abis apa?" herannya


...see you...

__ADS_1


__ADS_2