Love Story Ceo Sisil

Love Story Ceo Sisil
pekerjaan


__ADS_3

setelah perbicangan singkat itu mereka melanjutkan sarapan hingga selesai dan lanjut berangkat ke sekolah.


" semangat belajar ya twins, ingat ya sayang kalau anak-anak mommy tidak boleh nakal " pesan Sisil setiap mengantarkan twins sekolah.


" baik mom, buy mom " seru twins berlarian kecil menuju kelas mereka.


" pagi mommy Kenzo Kenzie " sapa guru sekolah twins.


" Hem, pagi " jawab Sisil datar sembari berlalu pergi.


πŸ’πŸ’πŸ’


tiba di perusahaan Anderson, Sisil turun dengan anggun namun tak memudarkan raut wajah datar nan dinginnya. dengan langkah anggun dan tegas ia berjalan menuju lift yang akan membawanya pada ruangan kerjanya


" selamat pagi Miss " sapa para pegawai kantor di sepanjang perjalanan ia menuju kotak besi tersebut.


" pagi " jawab Sisil seperti biasa tanpa senyuman.


" selamat pagi Miss " sapa Frans menunduk hormat pada bos besarnya.


" Hem pagi Frans. apa saja jadwal saya hari ini? " tanya Sisil tetap melangkah menuju ruangannya.


" ekhm..... pagi ini pukul 8.30 kita ada rapat dengan bagian keuangan hingga selesai. pukul 12.00 siang kita ada pertemuan dengan perusahaan jaya abadi, untuk membahas terkait kerja sama dan perkembangan pembangunan hotel sekaligus ajakan makan siang " jawab Frans mengikuti langkah Sisil.


" Hem.... Frans kosong jadwal saya lusa, anak-anak menginginkan mommy mereka hadir untuk melihat mereka tampil " kata Sisil sembari mendaratkan bokongnya pada kursi kerjanya.


" ekhm..... maaf Miss tapi lusa kita ada pertemuan dengan perusahaan berlian luar untuk membahas kekurangan di sana. kalau hanya di wakilkan saya mungkin mereka akan kecewa karena pembahasan ini cukup penting " jawab Frans tak enak hati

__ADS_1


" apa tidak bisa di majukan atau di mundurkan jadwalnya Frans? " tanya Sisil menaikkan sebelah alisnya sambil menatap Frans dingin.


" sekali lagi maaf Miss, itu jadwal sudah final karena setelahnya mereka juga akan ada pertemuan lagi " jawab Frans menjelaskan informasi yang ia punya.


huff.... Sisil menghembuskan nafas panjang, sampai di sini kepalanya sudah terasa pusing apa yang akan terjadi lusa. sambil memijit pelipisnya, Sisil pun berfikir untuk mendapatkan solusi atas permasalahannya.


" sampai pukul berapa kita disana? " tanya Sisil akhirnya.


" pertemuan di mulai pukul 8.00 dan kemungkinan pukul 11 baru selesai " tutur Frans menunduk.


" baiklah, silahkan kembali ke ruangan mu " sahut Sisil final


" baik Miss " jawab singkat Frans.


sepeninggalnya Frans, kini Sisil memijat pelipisnya sembari bersandar di sandaran kursi kerjanya. masih memikirkan bagaimana caranya esok ia tidak membuat buah hatinya kecewa.


πŸ’πŸ’πŸ’


tok...


tok...


ceklek


" permisi Miss, nona Ratih sudah tiba " ucap Frans menyampaikan maksud tujuannya.


" suruh dia masuk Frans dan kamu persiapkan apa saja yang akan dia kerjakan. setelah selesai kamu kembali lagi " sahut Sisil namun matanya masih fokus pada kertas-kertas yang ia pegang.

__ADS_1


" baik Miss, masuk nona. Anda sudah di tunggu Miss Sisil " ujarnya berlalu.


" terima kasih pak " sahut Ratih menunduk kaku.


" permisi Miss, selamat pagi Miss. maaf mengganggu Anda bekerja " ujar Ratih tersenyum sungkan lalu menunduk wajahnya.


mendengar sumber suara lain membuat Sisil mengalihkan pandangannya dari kertas-kertas tersebut hingga dapat menatap lawan bicaranya.


" Hem ok, jadi bagaimana Ratih. apa maksudnya tujuan kamu kemari " kata Sisil melipat kedua tangannya di atas meja kerjanya.


" em.... saya sudah mengambil keputusan untuk berusaha sendiri nona. sebelumnya terima kasih atas bantuan anda nona. saya harapkan anda bisa membantu menyembuhkan anak saya juga memberikan saya pekerjaan " ungkap Ratih yang masih menunduk.


" ok mulai hari ini kamu jadi sekertaris saya. kalau untuk anak kamu itu biarkan Frans yang mengurusnya. ingat bekerjalah dengan bersungguh-sungguh dan jujur. saya berikan kamu kepercayaan dan saya harap kamu bisa menjaga kepercayaan yang saya berikan " dengan tegas Sisil berucap.


" terima kasih nona, saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan saya pasti akan menjaga kepercayaan yang anda berikan. sekali lagi terima kasih " ungkap Ratih tersenyum haru. ia berharap mulai hari ini kehidupannya berubah menjadi lebih baik.


" Hem.."sahut Sisil singkat karena ia sudah melihat Frans kembali ke ruangan kerjanya.


" ayo nona, saya akan menunjukkan meja kerja Anda. kami permisi Miss " kata Frans berlalu.


🌱🌱🌱


duh..... baru bisa up lagi nih 😭😭


seminggu ini puyeng emak kambuh say, kebanyakan makan πŸ‰πŸ‰ nih kayaknya πŸ˜…πŸ˜…


ini masih awalan ya say, jadi masih menceritakan keluarga kecil Miss Sisil😁😁

__ADS_1


__ADS_2