
(author)
miki perlahan membuka matanya setelah mencium aroma minyak kayu putih di hidungnya.
miki hanya berdehem seraya membangun kan badannya agar duduk
"telfon tuan muda segera" titah kepala pelayan kepada pelayan lainnya.
"Jangan" ucap Miki yg masih lemas.
kepala pelayan dan para pelayan serta supir pribadi mereka menatap heran Miki
miki mendongak kan kepalanya melihat mereka semua dia tertawa melihat ekspresi wajah orang orang yg mengelilingi nya
"wajah kalian bisa dikondisikan kan" tanya Miki yg menenggang perutnya karena sakit tertawa terlalu lama.
mereka tersentak seakan tersadar apa yg diucapkan nyonya muda mereka.
"maaf NY.Miki kenapa anda melarang kami menghubungi tuan muda" tanya kepala pelayan dengan membungkuk kan badannya.
"aku tidak ingin membuatnya khawatir jadi tidak usah memberi tahunya pasti dia sedang ribet dengan urusan kantornya belum lagi kantor papanya yg di Jepang aku tak mau membuatnya makin stress dengan pikiran yg bercabang" jelas Miki dengan panjang medapatkan anggukan dari semua pekerja yg mengelilingi Miki.
"panggilkan dokter Kevin aja untuk memeriksa ku soalnya hampir seminggu ini tubuhku serasa lebih cepat merasa capek" titah miki dengan sopan kepada kepala pelayan.
__ADS_1
kepala pelayan menyuruh pelayan lain untuk memanggilkan dokter Kevin.
selama menunggu dokter Kevin yg hampir 40 menit selama itu pula berbagai permintaan yg tak pernah diminta Miki kepada para pelayan seperti minta milkshake strawberry dan buah yg sama sekali Miki tidak suka saat itu juga Miki meminta buah itu dibawakan dan dengan santainya memakannya.
"ada apa dengan ny.miki seperti terlihat berbeda dari biasanya" bisik pelayan satu.
"iya iya...dan lagi belakang ini di sangat manja dari biasanya" bisik pelayan dua kepada pelayan satu.
kepala pelayan yg mendengar itu menegur para pelayan yg sedang bergosip
"kalian jangan berfikir yang tidak tidak ya" tegur kepala pelayan dan mendapatkan anggukan dari para pelayan.
dengan cepat supir pribadi Miki membuka pintu dan tampaklah dokter yg akrab dipanggil dokter Kevin ini.dia masuk menghampiri Miki yg sedang asyik memakan buah nya
"ada apa memanggilku nyonya muda" tanya Kevin dengan nada menggoda Miki yg tengah asyik dengan dunianya
"eh sudah sampai" kata Miki yg baru menyadari kedatangan Kevin dan Kevin hanya mengganguk.dan mendudukkan dirinya di samping Miki.
"tidak ada aku hanya ingin periksa dan sedikit mengeluh kenapa seminggu terakhir ini aku merasa tubuh ku terlalu cepat capek dan mood ku sangat cepat berubah apakah aku punya penyakit darah tinggi atau ada masalah dengan tensiku" jelas Miki kepada Kevin yg notabene sahabat sekaligus dokter pribadi jin Han suaminya.
"emm baiklah baringkan dulu tubuh mu" titah Kevin kepada Miki
__ADS_1
dan Miki membaringkan tubuhnya diatas sofa besar milik jin Han.
Kevin mulai memeriksa Miki dari mulai denyut nadi dan berakhir di perut Miki seketika itu pula Kevin tersenyum ria.
"ada apa kenapa kau tersenyum kau jika aku sakit katakanlah jangan membuat ku bingung dengan senyum jelek mu" tanya Miki yg marah marah ke Kevin
"kau ini jangan marah marah dong jaga kandungan mu agar sehat selalu" seketika perkataan Kevin membuat seluruh orang yaitu kepala pelayan,para pelayan, supir pribadi serta Miki sendiri terkejut dan kompak
"APA"
Kevin terkejut
"apa apaan kalian satu rumah kompak kagetnya" ucap Kevin karena kesel dengan jeritan kaget mereka semua.
"k-kau bilang kandungan ? aku hamil?" tanya Miki pada Kevin karena masih terkejut dengan yg didenger nya.kevin mengangguk dengan senyuman.
"perubahan mood yg tiba tiba ,perubahan sikap yg tiba tiba ,keinginan yg tiba tiba dan merasa kelelahan tapi tidak melakukan apa apa itu adalah efek dari janin yg kau kandung dan janin yg kau kandung sangatlah kuat dan seperti nya sangat manja dan ya kau sudah hamil 2 Minggu 3 hari" jelas Kevin yg diakhiri dengan senyuman nya
*****
Miki tersenyum sambil mengelus perutnya yg masih datar itu.
"sehat sehat little baby malam ini kita kasih kejutan ke Daddy ya" ucap Miki pada anak yg masih didalam perutnya.
__ADS_1