Love That Starts From A Novel

Love That Starts From A Novel
godaan


__ADS_3

saat ini jin Han dan Miki sudah berada di Mension nya jin Han yang mewah.ya tadi siang jin Han berhasil membuat Miki mau ikut dengannya kemension jin Han dengan alasan akan membahas penerbitan novel ini di sana dan sialnya Miki tak menaruh curiga sedikit pun terhadap jin Han yang sebenarnya merencanakan sesuatu.



"pelayan antara kan nona Miki ke ruang baca ya" ucap jin kepada salah satu pelayan Mension nya.



.....



jin Han masuk keruang baca setelah membersihkan dirinya.dia melihat Miki sudah duduk manis di sofa.



Miki yang melihat jin Han masuk dan langsung berdiri karena mengingat kejadian di atas sofa kantor tadi yang nyaris membuatnya hilang kendali karena laki laki tanpam didepannya ini.



"kenapa berdiri duduklah"Miki menggeleng keras kepalanya.



jin Han berjalan mendekati Miki yang masih berdiri


"apakah kamu takut saya lumat lagi?"katanya sambil menyentuh rambut Miki.



Miki menghindar sedikit menjauh ke samping sofa.karna dia takut termakan pesona laki laki ini.



"tuhan cobaan apa ini" batinnya sambil memejamkan mata.



saat membuka matanya yang ia pejamkan hanya sebentar itu ia dikejutkan dengan wajah laki laki itu sudah sangat dekat dengan wajahnya spontan dia langsung menutup mulutnya nya dia tak mau ketika dia dicium laki laki ini lagi dia akan hilang kendali.


__ADS_1


(Miki)



aku bingung apa mau nya si jin Han ini padaku dia bilang padaku datang kesini untuk membahas tentang penerbitan novel ku.



tapi pada kenyataannya aku dari pagi tadi sampai siang ini sudah hampir sepuluh kali dicium oleh nya.



aku bicara tapi tanganku masih menutup mulutku karena takut akan diterkamnya lagi dan sialnya aku menikmati nya.



"bodoh perempuan macam apa aku ini aishh"batinku



"i-itu pak k-knapa bapak begini ki-kita kan ma-mau membahas so-soal penerbitan novel saya kkkkk-kan ya?hah" ucapku yang seperti orang bodoh ini.




dia sedikit menjauh dari ku.aku pun lega lalu dia mempersilakan aku duduk di kursi yang bersebrangan dengan kursinya aku pun menurut dan langsung duduk tanpa rasa curiga sedikitpun.



(jin Han)



dia duduk dengan wajah yang membuatku makin gemes karena nya.



"b-bagaimana agar no-novel sss-saya bisa terbit dengan cc-cepat pak" tanyanya dan itu membuat saya makin menginginkan nya.


__ADS_1


aku tak langsung menjawab aku terus menatapnya hingga membuat pipi chubby nya itu merah seperti tomat.



aku berdiri mendekati kursinya dan dia masih duduk dengan menundukkan kepalanya karena malu.lalu aku memutar kursinya kearah ku yang membuatnya kaget.


hahaha aku tertawa dalam hati melihat ekspresi terkejut nya ditambah pipinya yang masih merah.ohhh pengen rasanya aku mencium sekaligus mencubit pipinya yang chubby itu.



aku menahannya dengan tanganku bertumpu di tangan kursinya.aku mendekatkan wajahku pada telinganya.



"kamu harus tinggal disini bersama ku dan satu kamar denganku" bisikku pelan ditelinga nya yang membuat pipinya makin memerah setelah mendengar perkataan ku itu.



"ohh sial betapa manisnya ekspresi nya saat malu malu seperti ini"batinku.



aku kembali ke telinganya dan membisikkan.



"aku tau kau sudah tak punya tempat tinggal lagi


jika kau menolak untuk tak tinggal seatap dan sekamar dengan ku aku tak bisa menjamin hidup mu diluar sana tenang atau kacau"bisikku lalu menjilat ujung telinganya.



(Miki)



aku terkejut saat lidahnya menyentuh telingaku.



"oh tuhan apa ini tawaran macam apa ini dan godaan apalagi ini takdir apa yang telah kau tuliskan untuk kku kenapa aku sial dalam masa yang seharusnya ini adalah masa indah ku" batinku karena kesal.

__ADS_1




__ADS_2