Love That Starts From A Novel

Love That Starts From A Novel
pelukkan hangat


__ADS_3

(author)


jin Han sangat bahagia luar biasa saat mendengar Miki hamil.


sampai dilupa dia membawa Miki kemeja makan untuk apa sampai suara kepala pelayan membuyarkan kesenangan mereka


"maaf tuan ny.miki harus sarapan agar calon anak tuan dan nyonya sehat." membuat jin Han melepas pelukannya dan mengambil sandwich yg sudah dibuatkan dan susu yg sudah dihangatkan kembali.


"makan sayang agar little baby nya sehat " ucap jin Han sambil memasukkan makanan nya kedalam mulut Miki yg disambut antusias oleh Miki.


***


ya karena hari ini hari Minggu jin Han dan Miki hanya bersantai menonton tv dan sesekali jin Han mengecek email nya lewat ponsel.


miki yg sedang asyik menonton tv sesekali menoleh kearah suaminya yg diam


seketika itu juga Miki cemberut dengan perasaan yg marah kepada jin Han biasalah hormon orang yg sedang hamil.


masih terus ditatapnya jin Han yg sibuk dengan ponselnya. secara tiba tiba jin Han melepas pelukannya dari Miki dan beranjak berdiri saat nada dering diponsel jin Han berbunyi.


dengan hatinya yg sensitif saat ini Miki marah dan berlalu kekamar tanpa permisi ke jin Han yg tengah asyik bertelepon ria dengan seseorang yg Miki tak tau siapa.


didalam kamar Miki sudah nangis sengugukan,entah apa yg membuat seorang Miki bisa sampai nangis hanya karena ditinggal jin Han untuk terima telepon agak sedikit lebay tapi itulah orang yg sedang hamil.

__ADS_1


"uwaaahh huhuhuhu" teriakan tangis Miki.


"aku ditinggalin dia karena telepon huhu" tangis nya lagi.


*******


jin Han yg tak sadar sudah hampir satu jam dia bertelepon ria oleh seseorang di ponsel nya


saat ketika jin Han membalikkan badan hendak melihat Miki dia terlonjak kaget dengan menegakkan kepalanya.


"kemana dia"batinnya dengan seseorang yg masih mengoceh ria di dalam ponselnya


"hallo hallo jin Han masih disanakan"seketika suara orang itu menyadarkannya dari lamunannya memikirkan Miki.


"ahh iya iya dia kan sedang hamil moodnya pasti lagi gak enak itu okee by" ucap orang diseberang sana dan mematikan telpon nya.


Tut Tut telon dimatikan.


"kenapa aku malah lupa orang hamil sensitif nya luar biasa aku malah ninggalin dia bertelepon ria" batin jin Han merutuki dirinya sendiri dengan memukul meremas kasar rambut nya dan melangkah kan kaki kearah kamar.


belum masuk kamar saat jin Han didepan pintu kamar jin Han mendengar suara tangisnya Miki yg terdengar sangat lucu


senyum tipis muncul dibibir tebal jin Han.

__ADS_1


"huhu satu jam satu jam aku ditinggal telpon siapa si yg telpon dia aku sampai dilupain huhuwuu" suara tangis Miki seperti anak kecil yg membuat jin Han menahan tawa nya


"pffff ternyata efek orang hamil itu luar biasa ya" gumam jin Han sambil membuka knock pintu dan terkejut saat melihat posisi nangis Miki.


"uwaaahh huhuhuhu"tangis Miki pecah.


jin Han yg hanya bisa menahan tawanya dan mendekati Miki yg menangis sambil menungging kan pantatnya dan menenggelamkan wajah ya diatas ranjang.


jin Han duduk ditepi ranjang dan mengelus rambut Miki lembut.


"maaf sayang ku yg telpon sepupu jauh aku sayang jangan ngambek ya sini aku peluk" kata jin Han melebarkan tangan nya siap menangkap Miki dalam pelukkan nya


miki pun terduduk diatas ranjang dengan mata yg sudah sembab akibat menangis selama satu jam.


miki pun perlahan mendekati jin Han yg sudah siap dengan posisinya dan saat itu juga Miki menghamburkan pelukkan nya kedalam pelukkan jin Han dan kembali nangis sengugukan.


jin Han mengelus punggung Miki sembari menenangkan Miki.


perlahan lahan tangisnya Miki menghilang dengan datangnya suara dengkuran orang tertidur.


jin Han dengan cepat melepas pelukannya dan meletakkan kembali Miki dirancang dan disusul jin Han juga ikut tertidur disamping Miki sambil memeluk erat Miki dan mencium kening Miki.


__ADS_1


__ADS_2