LUKA SEKERAS RASA (Cinta Om CEO Dan Gadis Dangdut 2)

LUKA SEKERAS RASA (Cinta Om CEO Dan Gadis Dangdut 2)
Bab 1


__ADS_3

Saat ini gadis cantik sedang bermain sambil bernyanyi dengan anak-anak kecil yang terlihat sangat bahagia. Dia adalah Yasmin gadis yang selalu meluangkan waktunya untuk menghibur anak-anak kecil yang tinggal di jalanan, dia sebagai guru sekaligus kakak bagi mereka.


Tanpa dia sadari seorang pria tampan berwajah bule itu tengah menatapnya sambil menyembunyikan buket bunga mawar merah dibelakang punggungnya.


Pria itu perlahan mendekati sang gadis dan langsung menutup matanya, hingga membuat sang gadis terkejut akibat perbuatannya.


"Kau...!!" Ucap Yasmin saat sang pria melepas tangannya yang menutupi mata indahnya.


"Hai... Masih ingat denganku, ini untukmu.." Ucap sang pria sambil memberikan buket bunga yang ada dibelakang punggungnya.


"Kau Mario kan..." Jawab Yasmin sambil menerima bunga pemberian pria itu.


"Benar sekali aku kira setelah setahun kau sudah melupakanku..." Jawab Mario sambil tersenyum.


"Oh... Tak terasa ternyata sudah satu tahun, sejak pertama dan terakhir kali kita berjumpa.." Jawab Yasmin.


(Kalau yang belum tahu atau sudah lupa dengan kisah Mario dan yasmin bisa baca di novel aku yang judulnya Cinta Om CEO Dan Gadis Dangdut season 1 di episode 22).


"Jadi bagaimana jawabanmu, apa kau mau menerimaku sekarang...?" Tanya Mario.


"Menerima apa, jujur aku sudah lupa...?" Tanya Yasmin yang memang benar sudah lupa dengan ucapan Mario.


"Baiklah aku akan bertanya sekali lagi, Maukah kau menjadi istriku...?" Ucap Mario.


"Apaaa....?" Yasmin benar terkejut mendengar ucapan Mario.


"Bagaimana apa jawabanmu, dulu kau meminta ku untuk menunggumu sampai satu tahun, sekarang sudah satu tahun aku ingin dengar jawabanmu, dan kali ini aku ingin mendengar jawaban mu.." Ucap Mario sambil menggenggam tangan Yasmin.


"Terima...terima..." Teriak anak-anak yang masih disana.

__ADS_1


"Husss... Adek-adek kalian kesana dulu ya kakak mau bicara sama om ini dulu." Ucap Yasmin lembut.


Anak-anak kecil itupun pergi menjauh dari Yasmin dan Mario. Kini tinggal Yasmin yang masih ragu ingin memberi jawaban apa untuk pertanyaan Mario.


"Bagaimana ini apa yang harus aku jawab aku bingung.." Batin Yasmin.


"Hei... Kenapa jadi melamun apa jawabanmu, jangan bilang kau masih memintaku untuk menunggumu satu tahun lagi.." Ucap Mario membuyarkan lamunan Yasmin.


"Emmbz... Bukan begitu hanya saja ini terlalu mendadak aku jadi bingung harus jawab apa, lagian kita lama tidak bertemu dan sekalinya bertemu kau sudah memberiku pertanyaan yang sulit, beri aku waktu dua atau tiga hari lagi bagaimana...?" Tanya Yasmin meminta waktu sambil sedikit memelas.


"Baiklah aku kasih kamu waktu seminggu, dan sekarang bagaimana kalau kita jalan keluar cari makan, sekaligus pdkate.."Ucap Mario.


"Ayo..."Jawab Yasmin.


Mereka pun pergi mencari makan, namun sebelum pergi mereka berpamitan dengan anak-anak murid Yasmin terlebih dahulu, dan tak lupa Mario memberikan beberapa lembar uang kepada anak paling tua, untuk membeli makan dan cemilan karena Yasmin mungkin baru bisa menengok mereka esok hari.


Baiklah mari kita tinggalkan sepenggal kisah Yasmin dan Mario. Mari kita pergi ke Singapura.


"Hai... Bayu tunangan kampret..." Ucap Merry kepada Bayu sang pria yang sedang sibuk mengurus perusahaan milik calon kakak iparnya dikarenakan sang kakak ipar sedang pulang ke Indonesia untuk mengejar gadisnya, siapa lagi kalau bukan si MANTAN RAJA PLAYBOY alias Mario.


"Aiiih... Kamu mengejutkan saja, kalau kangen jangan cemberut gitu wajahnya, sini duduk didekat ku..." Ucap Bayu lembut.


"Bagaimana aku tak cemberut, kau sangat keterlaluan.. Karena mu aku sampai tak masuk kampus bay...?" Ucap Merry.


"Memang apa salahku hingga kau tak masuk kampus, apa aku mengurung mu ,..? Tidak kan.." Ucap Bayu santai sambil terus mengetik laptopnya.


Karena Merry kesal akhirnya dia menutup paksa laptop milik Bayu.


"Kamu itu bisa peka gak sih sama aku, aku itu kesini nyamperin kamu karena aku perhatian kepadamu Bayu, dan aku juga kangen sama kamu sudah dua bulan kamu tak samperin aku, sebenarnya kamu itu cinta kepadaku apa tidak sih...!!" Ucap Merry dengan kesal.

__ADS_1


Selama pacaran bahkan tunangan dengan Bayu pria itu sama sekali tak perhatian, jangankan berjumpa WhatsApp saja gak pernah sekalinya dia WhatsApp hanya sekedar menanyakan keberadaan kakaknya saja.


"Maaf aku sibuk..." Selalu itu yang diucapkan Bayu.


"Bayu jujurlah apa benar kau mencintaiku sama seperti aku mencintaimu...?" Tanya Merry.


"Merry... Sudah berapa kali aku bilang aku ini sayang dan cinta kepadamu,.. Kenapa kau selalu menanyakan hal yang sama berulangkali." Jawab Bayu.


"Maaf Bayu tapi jujur aku masih ragu..." Ucap Merry dengan wajah sedih.


"Apa yang kau ragukan dariku, aku bahkan ikut pindah ke Singapura dan meninggalkan Arya hanya demi kamu..." Ucap Bayu serius.


(Arya adalah bos, sahabat, saudara meski tak sedarah orang yang sangat berjasa bagi hidup Bayu,karena Arya dia bisa hidup lebih baik, memiliki keluarga yang menyayanginya sejak dia diadopsi oleh orang tua Arya.)


"Iya aku tau maaf telah meragukan mu, jangan marah ya aku menyesal aku janji gak akan meragukan cintamu lagi.." Dan untuk kesekian kalinya Merry selalu bilang begitu disaat Bayu sudah kesal dengan sikap Merry.


"Maafkan aku Merry kamu gadis baik dan tulus tapi entah mengapa sampai sekarang hatiku hanya bisa menganggap mu sebagai adik dan tak lebih dari itu.." Batin Bayu.


"Baiklah aku memaafkan mu, aku juga minta maaf telah mengabaikan mu selama ini, sebagai gantinya bagaimana kalau Minggu depan kita pergi jalan.." Ucap Bayu.


"Serius.. Kali ini kau tak bohong kan...?" Ucap Merry memastikan karena Bayu sering membatalkan janjinya sendiri.


"Iya kali ini aku serius, btw bagaimana kabar Mario, apa dia disana sudah bertemu dengan pujaan hatinya...?" Tanya Bayu penasaran.


"Kemarin kakak bilang sudah tapi sang gadis meminta waktu untuk berfikir, entahlah seperti apa gadis itu hingga bisa membuat kak Mario insyaf.." Jawab Merry.


"Kita doakan saja yang terbaik untuknya semoga mereka berjodoh..." Ucap Bayu, tapi entah mengapa setelah mengucapkan itu hatinya terasa sakit seperti rasa tak rela, tapi Bayu mengabaikan begitu saja.


"Iya semoga kakak cepat bertemu jodohnya hidup bahagia seperti aku bahagia memilikimu..." Ucap Merry.

__ADS_1


"Maafkan aku Merry yang tak bisa mencintaimu karena sampai saat ini aku hanya mencintai Yasmin gadis kecil cinta pertamaku di panti.." Batin Bayu sambil menatap wajah Merry dengan rasa penyesalan yang sembunyikan dengan senyum manisnya.


__ADS_2