
Entah mengapa Esther selalu merasa bahagia dan tenang jika olive disampingnya . Sagin senangnya mereka berdua berpelukan walau terhalang pagar besi. Hingga pelukan itu berakhir .
"Apakah sampai mati kita akan disini ???.Ujar Olive sayu.
Perkataan itu membuat terkejuat dan marah meronta ronta. Esther muak dengan keadaan
yg terkurung di segala labirin rumit dengan monster yg terus menjaga.
" Heh! "
" DENGAR OLIVE !!! Jangan sekali kali lagi LO katakan hal itu !!!" Menunjuk dengan jari sambil menekan setiap kata kata yg dikeluarkan.
" Tahun ketahun dan bocil ke remaja kita selalu disini "
Heh!
" Gue gak akan diam jika dewasa dan mati! tetap disini!!!!! "
frustasi dan kacau hanya ada di hatinya , kesabaran hilang tak tau entah ke kemana.
" Kita akan keluar dan melihat kota besar disana "
"Emmm aku berharap kita bisa keluar" jawab olive denga seyuman yg penuh rahasia dibaliknya.
Kata kata janji di keluarkan Esther bahwa
mereka akan keluar bersama sama bagaimana pun caranya dengan sekuat tenaga.
" Sebaiknya Lo keluar sebelum mereka bangun "
" Em " .Olive keluar.
kesepian pun kembali lagi pada gadis yg tertinggal disana , pikirannya yg kosong dan linglung membuat dirinya menatap sandu kearah lantai yg kusam dan kotor.
Saat tangan mengusap kepala yg menampakkan darah kemata, dirinya teringat bahwa kejadian yg baru saja dialami sungguh membut malu pada diri sendiri , otaknya pun mulai kacau berlilit lilit.
" Hahahahah~ "
" Kau keluar hanya MEMALUKAN JIWA KU!! "
Tawaaan itu mulai aneh menjadi kejam layaknya Pyscopath habis membunuh seseorang.
********
Keesokan harinya.
" Cepatt keluar!!! " Ucap nyaring.
__ADS_1
Itulah yg sekarang ini terdengar di telinga , penjaga menyuruh semua tahanan yg berada di kurungan untuk keluar dari sana termasuk Esther .
Dirinya merasa bingung kenapa semua orang disuruh keluar dari sana apa yg terjadi ? Tak biasanya ini terjadi ! Di benak pun mulai bertanya tanya?
*************
Ruanganan.
semua wanita sudah terkumpul disana ,Hal yg jarang terjadi membuat semuanya pasti bertanya-tanya
" Esther!!! " Panggilan nyaring yg membuat dirinya pasti menengok dan pergi ke arah tersebut. Ya! Itu olive siapa lagi yg mau menyapanya
" Apa yg terjadi?? " Tanya Esther
" Diam semua !!! " Ucap penjaga.
Pertanyaan itu tak sempat di jawab olive. Semua takut dan diam senyap saat mendengar penjaga mengeluarkan suara.
seseorang datang dengan pakaian serba hitam yg ternyata itu adalah pemilik dari asrama ini.
" Akhirnya Lo keluar dari neraka " ujar Esther di dalam hatinya sambil menatap pemilik asrama
" Hay semuanya " .Senyum menganehkan.
" Silahkan masuk " Ujar pemilik asrama
Entah siapa yg ia suruh masuk??.Batin Esther mulai bertanya tanya. Semuanya terlihat mencurigakan juga ada hal hal ganjal dimata.
"sebenarnya....
" Olive!!! Bisakah kau diam! " Ujar ketua
Suara yg nyaring membuat telinga panas dan gereget akibat selalu memotong tiap kata kata yg ingin Esther dengar.
Bak! Bak! Bak!
Berjurut langkah kaki pria masuk keruangan dengan jas hitam pekat, berbaju dalam putih dan dasi merah elegan
Tubuhnya sangat jelas berbadan baja lagi kekar , wajahnya tertutup kain membuat semua tak dapat melihat juga mengetahui.
Kicauan mulut mereka yg bertanya tanya siapa mereka mulai menyebar nyaring.
Mata tertuju terus pada pemilik asrama dengan salah satu laki laki yg sedang berbisik entah apa yg mereka bisikan Esther tak dapat mengetahui nya.
Senyuman bahagia terlihat pada pemilik asrama yg sedang berbicara , Esther makin curiga ada hal buruk yg akan terjadi.
" Saya hanya menyampaikan bahwa pemilik asrama sekarang adalah mereka "
__ADS_1
" Jadi selamat tinggal "
Perkataan itu langsung membuat mereka terkejut . Pemilik asrama , ketua serta anak buahnya pergi begitu saja meninggalkan asrama ini pergi
" Apa maksud semua ini " ujar Esther dalam hati
Perasaan nya makin takut kesana kemari , semua orang hanya diam bingung apa yg sebenarnya telah terjadi.
" Olive apa yg sebenarnya terjadi ? " Tanya lagi Esther
Olive tak menjawab dirinya terus saja terpokus pada pria disana dengan tatapan gelisah.
Bag!!! .Pintu keluar tertutup.
Srettt!!!!!!!!
Sepuluh pintu terbuka secara otomatis layaknya pintu canggih membuat semuanya keheranan.
" Apa ini??? " Mata Esther melihat pintu pintu tersebut yg terbuka , menatapnya dengan teliti.
" Kenapa hanya pintu keluar yg ditutup? "
Esther hanya bisa menjadi netizen dalam hatinya ia tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun lagi.
" Hey Kalian " .Seru pria.
" Kalian sekarang milik kami "
Sret! Dor! Akh.....Suara pistol dari pria yg tanpa aba aba langsung menghedsot buruannya
Aaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!
"Mereka akan membunuh kita..."
Semua pria berjas hitam menembaki semua wanita dengan kejamnya
Apadaya mereka semua pun berhamburan ke sana kemari sambil berteriak histeris takutnya
" Olive ayo lari " sambil memegang lengan olive. membawanya berlari kencang seperti kuda, tapi sayang dia yg tenaganya tak sekuat Esther membuat ia sulit berlari dengan kencang
Dor!
Ughhhh ! Brggg
mereka mulai berjatuhan berlumur warna merah pekat yg terhambur , tak enak dipandang dan takut membuat semuanya tak terkontrol.
Esther juga takut dan sangat sangat takut jika ia tak dapat menepati janjinya pada olive untuk keluar bersama sama.
__ADS_1
...Note : Pemburu datang diburu ketakutan...
...Ig : @rfhlvx.ra...