
Bab 3:Pria ini!!
.......
.......
.......
Beberapa hari kemudian...
Setelah acara pesta yang sangat meriah itu terjadi,alana menjalankan misinya seperti biasa,memantau dari kejauhan setiap pertemuan yang dihadiri oleh lorenzo dimanapun itu, karena itu sebabnya ia tidak pernah terlihat oleh mata manapun saat lorenzo rapat diluar mansion atau perusahaannya.
Ia disebut Secret oleh beberapa pihak Karena kehadirannya tidak pernah dapat dilihat oleh satu matapun namun saat dia sudah menggunakan snipernya dan membidik seseorang hingga tiada,ia dipanggil Red Secret.
Orang-orang diluar sana tidak begitu mengetahui siapa sebenarnya red secret yang selalu mereka bicarakan selama ini, karena red Secret dan alana adalah orang yang berbeda dimata semua orang bahkan alana sendiri.
Nama samaran itu dibuat untuknya karena sebuah alasan besar, saat misi pertamanya bersama lorenzo ia menjadi gila dengan 2 pistol dimasing-masing tangannya,lorenzo berhasil memprovok alana dengan nama seseorang, membuat anak yang baru berusia 18 tahun saat itu berlumuran darah diseluruh kemeja putihnya,dengan brutal membunuh semua orang tanpa ampun.
Setelah itu lorenzo merahasiakan identitasnya dan memanggilnya red secret dan hanya membiarkan alana bekerja dari jarak jauh dan membidik musuhnya tanpa terlihat,ia ingin menjadikan alana senjata rahasianya dimasa depan,lorenzo tidak pernah melewatkan batasnya pada alana karena ia tau alana bisa menjadi masalah besar saat dia marah,alana bahkan pernah menembak kaki kanannya karena lorenzo berani menyentuh tanganya saja.
.........
Alana pov
Aku menunggu digedung A sambil memantau pergerakan lorenzo digedung B bersama mitranya,seperti biasanya hanya duduk dan sesekali melihat mereka menggunakan sniperku, namun aku merasa aneh dengan satu orang ini,ardan puttha itu selalu saja tersenyum setiap aku membidik padanya.
"Ada apa dengannya?apa dia mengetahui aku disini?"gumamku bingung melihat ardan yang masih menyeringai.
__ADS_1
"Tapi tidak mungkin dia tau!!"
Ponselku tiba-tiba saja berbunyi dan tentu saja dari sigila itu, kenapa dia menelpon disaat-saat begini?
...Boss call......
Tembak tuan milan!
^^^Apa?^^^
Apa kau tuli?
^^^Untuk apa?^^^
Sudah cepat!! Tembak dia didada!
^^^...^^^
...Cell end......
.........
Kenapa dengan sigila ini,dia memintaku menembak seseorang yang bahkan sejak tadi tidak melakukan apapun padanya,dan didada itu terlalu fatal bukan?,Namun aku hanya bisa menerima perintah darinya tanpa harus membantah, bagaimana lagi jika aku menolak dia bisa saja membunuhku atau memotong gajiku nanti.
Aku menyiapkan sniperku mengarahkannya tepat kedada pria bernama milan dari italia itu, pria itu tidak terlalu banyak bergerak jadi menembaknya bukan hal yang menyulitkan bagiku.
Dorr...
__ADS_1
Semua orang disana menjadi panik lalu berhamburan pergi menyelamatkan diri mereka,dan bodyguard mereka mulai melindungi boss mereka dengan sigap,namun pria itu lagi dia tidak bergerak sedikitpun dari kursinya malah tersenyum begitu lebar,saat aku membidiknya ia mengucapkan kata-kata yang membuatku begitu kaget.
"Tembakan bagus..."senyumnya sambil sedikit tertawa.
Lagi-lagi pria ini dia sangat mencurigakan sejak datang kepesta kemarin,ada sesuatu padanya yang harus ku cari tahu nanti.
setelah semuanya selesai aku kembali kemansion dengan perasaan cemas, bagaimana ardan bisa mengetahui aku ada disana saat itu,dia bahkan tidak sama sekali memperlihatkan wajah paniknya.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
__ADS_1
...Terimakasih sudah mampir dan memberi dukungan pada cerita author 😁...
...Sampai jumpa dichapter berikutnya 👋...