Mafia Underground

Mafia Underground
Siapa Tunangannya?


__ADS_3

Bab 6:Siapa Tunangannya?


.......


.......


.......


Alana kembali ke mansion lorenzo bersama rekan-rekannya,dengan misi mereka yang sukses namun alana masih penasaran dengan siapa pria yang menjadi tunangan dari lia,ia bahkan belum melihat wajah pria itu sekalipun.


Alana diminta masuk keruang makan milik keluarga dilantai 2, ia masuk kedalam dengan wajah datar namun saat ia melihat ada 3 pria duduk dibarisan yang sama sambil menyantap makanan mereka ia begitu terkejut, ada ardan diantara mereka,wajahnya langsung berubah menjadi amarah.


"Perkenalkan ini adalah alana... Dia adalah bodyguardku yang sudah ku anggap sebagai adikku sendiri!" senyum lia memperkenalkan alana dengan penuh antusiasnya.


"Ah...****** ini lagi!!"kesal salah satu pria yang duduk disana sambil menatap alana sinis.


"Siapa diantara mereka ber3 yang tunangan nona lia?"


"itu..."


"Jangan bilang b*jing*n ini!!" kesal alana menunjuk pria berambut pirang dengan amarah.


"Alana jaga bicaramu!"ucap lia menenangkan alana.


"Jika benar itu dia... Jangan harap dia akan keluar dari sini dengan kedua kakinya!!"


"Bukan dia....tapi aku"senyum salah satu pria yang ada disebelah ardan.


Pria yang begitu mirip dengan ardan dengan mata coklatnya tersenyum begitu lebar pada alana.


"Ah...maaf tuan aryan"alana langsung membungkuk padanya memberikan rasa hormat.

__ADS_1


"Kau takutkan hahahha...."tawa sipirang pada alana.


"Diam kau hiro!"


"Ayolah aryan wanita ****** ini sungguh menyebalkan!dan egois "


"Kalian saling mengenal?"ucap ardan dengan wajah datarnya memperhatikan alana.


"Tentu!Dia wanita yang naik keranjangku lalu memukul aset pribadiku!"


"Benarkah?"


Suasana menjadi sangat suram dengan ekspresi terkejut dari lia dna aryan sedangkan ardan yang menjadi terlihat kesal dan melirik ke arah pria itu dengan sinis,dengan kedua tanganya yang mencengkeram.


"Apa kau berhubungan dengannya?"bingung lia melihat ke2 orang itu berkali-kali


"Tidak...punyanya saja membuatku jijik!"


"Kalau begitu ayo kita kekamar akan kubuat kau tidak akan bisa berjalan lagi besoknya!"


"Punyamu saja hanya sebesar kelingkingku...bagaimana bisa membuatku mendesah?dasar inpoten! " alana memutar ke2 bola matanya dengan seringai kesal.


"Hey!! j*l*ng menyebalkan!"


Alana hendak pergi dari ruangan,namun sebelum ia membuka pintu hiro menghalanginya dengan menodongkan pistol dikepalanya bukanya merasa ketakutan alana malah tertawa begitu keras lalu memelintir tangan hiro dan merebut pistol dari tangannya yang membuat hiro merasa kesakitan lalu menodongkannya kembali ke pria pirang itu dengan angkuh.


"Belajarlah lagi pada papih mu bagaimana cara memakainya tuan muda!Kau sangat amatir!"seringai alana dilajut tertawa kecil dari alana.


"Lihatkan hiro kau perlu belajar lagi,bahkan dia jauh lebih pintar menggunakannya dibanding kau!"tawa aryan mengolok-olok hiro.


"Alana hentikan!"khawatir lia mengambil pistol yang ada ditangan alana.

__ADS_1


"Akan kubunuh kau suatu saat nanti!"kesal hiro.


"Kutunggu kau melakukannya!"


"Lakukanlah jika kau punya nyali besar!"


Semua orang yang ada didalam ruangan melihat ardan dengan bingung karena ucapannya,dan ardan yang terus menatap alana dengan tatapan marah dan ingin membunuh hiro saat itu juga, ia lalu pergi dari sana sambil membanting pintu dengan sangat keras.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Terimakasih sudah mampir dan memberi dukungan pada cerita author 😁...


...Sampai jumpa dichapter berikutnya 👋...

__ADS_1


__ADS_2