Magic Academy : you are the magic hands

Magic Academy : you are the magic hands
my mr.ice


__ADS_3

alexia ayo cepat!"kulihat,teman teman ku sudah berjalan menjauh


"ah iya!tunggu aku"


chapter 5


aku berjalan di koridor dengan teman temanku,karena saat ini adalah saat makan malam.


"hei,alexia,kenapa kau melamun terus dari tadi,apa kau sedang jatuh cinta hah?"aku terkejut dengan sarah yang tiba tiba merangkulku,astaga,anak ini membuatku kaget saja


"hah,tidak ,tapi aku tadi merasa ada yang memerhatikan kita ,tapi ,mungkin itu hanya halusinasiku saja"balasku sambil tersenyum


"alexia.."aku berbalik kebelakang,ah ternyata nata ,entah kenapa ,ia sangat malu kepada semua orang.


"Kenapa?oh iya nata jangan menunduk seperti itu,angkat kepalamu!jangan biarkan mereka menganggapmu rendah!"ucapku sambil tersenyum,walau aku tak bisa membuatnya tersenyum,tapi setidaknya aku bisa membuatnya mengangkat kepalanya


"eh?,terimakasih,aku hanya mau mengatakan,kalau kau ada masalah,ceritakan pada kami ,jangan menyimpanya sendiri"ia membalas dengan tersenyum kepadaku


"hei ,jangan mengabaikanku!ah iya,kita sudah sampai"kami memasuki ruang makan yang mewah itu,benar benar boros untuk suatu ruang makan.


"oh iya,aku akan mengenalkanmu pada teman temanku"sahut sarah riang,entah kenapa,ketika disini sikapku berubah menjadi dingin,tanpa sebab,aku juga tak tau kenapa


"hei!sarah,sini sini"teriak seseorang dari suatu meja


"jangan berteriak bodoh,semua orang sedang menatapmu"sahut temanya,ku rasa aku familiar dengan suara ini


"ah,itu mereka!"sarah,aku,dan nata menghampiri mereka,kami duduk disatu meja,dan yang membuatku kesal adalah harus berhadapan dengan pangeran es batu,tapi,ada yang berbeda dengan bocah kulkas ini,dulu tatapannya dingin dan tajam,tapi,sekarang ia menatapku lembut,aish,dasar tsundere


"kau!"ucapku saat menatapnya,ck,menyebalkan


"apa?"wajahnya kembali datar,heh,kadang aku tak mengerti isi pikiran laki laki


"loh,kamu mengenalnya alexia?"aku hanya membuang muka,haish.


"iya"jawabku singkat,aku mengenal 2 laki laki ini ,yaitu kevin,dan si es batuu azriel,seorang lagi aku tak mengenalnya


"oh,nona cantik ini namanya alexia"sahut laki laki berambut pirang,kurasa ia pengendali cahaya.


"kalau iya kenapa"ketusku,aku paling jijik dengan laki laki genit.


"ah ,iya alexia,ini namanya layn,layn ini alexia"kevin ,entah kenapa ia selalu ramah dengan semua orang


"layn"ia menjulurkan tangannya kepadaku sambil tersenyum,hah,aku harus bersikap baik pada semua orang.


"alexia"balasku sambil tersenyum ramah padanya


'ck dasar wanita,cepat sekali berubah sikap'aku mendengar batin si kutub ,aku menatapnya tajam

__ADS_1


"aku mendengar apa yang kau katakan tuan kutub"desisku sinis


"ck,mind reader"balasnya tajam,kini kami saling bertatapan dan segera,aura ruangan menjadi dingin,membuat orang disini bergidik ngeri


"eh,su..sudah,..ti.tidak baik bertengkar"akhirnya,perang dingin diberhentikan oleh suara lembut nata.


"aku akan menghabisimu nanti"desisku


"heh,lihat saja nanti"balasnya,jika orang memerhatikan,ada sebuah petir kecil diantara kami


"heh,ayo balik ke asrama,jam makan sudah selesai"sahut sarah yang menghindari perang dingin,kami meninggalkan meja makan


"selamat tinggal kevin,lyan,sampai jumpa di audisi"sapaku ramah.tapi,


'dasar gadis tsundere,tapi,sepertinya aku menyukainya'aku mendengar batin azriel,aku berlari mendahului teman temanku dengan wajah merona,dan mendapat tatapan bertanya dari orang orang.


"hei tunggu"samar samar,aku mendengar teriakan sarah dari belakangku tapi aku tak mendengarnya


"room 203"ucapku lirih,dan aku segera menghilang dari pandangan,kini,aku berada di kamarku,apa kalian tau bagaimana perasaanku?kesal,malu,senang sedikit,ingat!hanya sedikit sekali,mungkin cuman 1%.semua campur aduk,aku duduk,dipojok kamar,memeluk boneka kurama,kurama adalah kyubii ekor sembilan milik naruto,itu adalah boneka kesukaanku,tiba tiba ada yang membuka pintu kamarku,kukira itu adalah sarah,tapi bukan,ini lebih terdengar seperti langkah kaki laki laki,tunggu,jangan jangan,aku mengangkat kepalaku ,betul dugaanku,tapi bagaimana ia bisa masuk asrama perempuan dengan gampang?benar,ia adalah es kutub berjalan.ia menyejajarkan dirinya denganku,oh siapa saja tolong bantu aku,tapi,ia hanya mengelus kepalaku,tatapannya sangat lembut,beda dengan tatapan sebelumnya,penglihatanku mengabur,mataku memerah menandakan aku akan menangis,aku memeluknya erat,sangat erat,entah kenapa ia memberi suatu rasa nyaman dalam setiap pelukan dan elusan di kepalaku


"hiks,hiks,aku,a.aku"tubuhku bergetar,entah kenapa aku bisa menangis di dalam pelukan laki laki ini


"lepaskan semua,lepaskan semua bebanmu,kau boleh menangis,teriak,lakukan sesukamu,menangislah"ucapnya lembut.yah,ini pertama kalinya aku melihatnya lembut seperti itu.


"hiks,maaf,hiks,hiks,hua ,azriel,hiks,kenapa kau selalu dingin,hiks,kau jahat,hiks,jahat,"aku memukul mukul lengannya,entah kenapa,aku merasa,ada sakit yang mendalam di dalam hatiku,aku tidak kuat menahan beban ini,tapi beban apa?aku seperti kehilangan seseorang


"kenapa,hiks,kau tidak,hiks,seperti ini,hiks,dari dulu hah!,jahat,jahat"masih dengan acara pukul pukulan,tapi,pukulanku melemah,pandanganku kabur,aku tertidur di dalam pelukan si pria tsundere ini,aku merasa ada sesuatu mengangkatku,kurasa ia mengakatku ke tempat tidur,lalu sedikit berbisik


"oyasuminasai hime"


------------------------""--------------------


"SIN ALEXIA YILERE BANGUNNNNNNN!!!!" aku terjatuh dari tempat tidur,aduh,pinggangku,aku menatap sarah tajam,dasar nenek sihir.


"SARAH BAKA!!KENAPA MENERIAKIKU!!AKU MUNGKIN AKAN TULI !!!!DASAR BAKA!!!!!"teriakku pada nenek sihir ini


"eheheh,habisnya kita mau audisi!,ayo cepat!,bawa senjatamu ya ! yang kemarin"ucapnya sambil menggaruk garuk kepalanya ,mataku membulat,aku segera berlari ke kamar mandi,dan melakukan ritual mandi,memakai pakaian,tapi yang mengejutkan adalah saat aku melihat cermin


"hua!!!kenapa bisa seperti ini!!"teriakku,aku melihat iris mataku berubah,yang awalnya berwarna putih ke unguan, kini berubah menjadi ungu muda,rambutku pun menjadi pendek se leher,tapi warnanya juga berbeda,kini warnanya yang awalnya perak,menjadi putih salju,aku saja tak bisa mengenali diriku


"Alexia kenap..whoa"sarah dan nata datang menghampiriku,mereka tak berkedip menatapku,aneh


"alexia!sihirmu berarti telah meningkat!katanya kalau sihir meningkat akan mengalami perubahan fisik!"ucap nata semangat


Ting tong


bunyi bel kamar berbunyi

__ADS_1


"biar aku membukanya"aku berjalan membuka pintu,mataku membulat saat tau siapa yang memencet bel,ya,itu pria kulkas,ia terlihat cuek dengan apa yang ia lakukan tadi malam.


"sihirmu meningkat?"ucapnya lembut,aku hanya menunduk mengangguk pelan


"baguslah kalau begitu"ia mengelus kepalaku,sepertinya ia mempunyai hobi megelus kepala orang


"ayo berangkat,katanya hari ini audisi loh,aku akan menemani mu"sekali lagi ia mengelus kepalaku,haish,apa dunia benar benar berubah?ini mau kiamat kah?.


"eh tunggu,aku akan mengambil tas"aku masih menunduk,aih,kenapa aku jadi pemalu seperti ini.aku kembali memasuki kamar,


"eh,alexia,siapa di luar?"tanya sarah


"azriel"ucapku pelan,aduh,aku menjadi sangat pemalu,dasar azriel bajingan


"azriel?buat apa ia datang kesini?"sahut sarah 'lagi'


"menjemputku,"dan itu sukses membuatku merona,


"hah?!"teriak mereka berdua bersamaan


"aku pergi dulu"aku berlari keluar kamar,astaga,mau berapa lagi cobaan dalam hidupku


"sudah?"


"iya"aku mengangguk pelan,kami berjalan melewati koridor asrama,banyak wanita berteriak karena melihat azriel,aku hanya berdesis pelan,ck ,dasar wanita genit


"alexia?"panggilnya lembut,aku menoleh ke arahnya,pipinya sedikit merona,hihi,ia terlihat lucu jika malu


"bisakah aku ,menggandeng tanganmu?"baiklah,terserah dia sajałah


"tentu s.saja boleh"ucapku pelan,ia menggengam tanganku,lalu membisikan sesuatu


"aku tak ingin kau menghilang ,nanti,aku bisa gila tanpa kau di sisiku"


eh?



hai hai,author nggak bisa nulis banyak tapi baca terus ya,bye





__ADS_1



__ADS_2