Magic Academy : you are the magic hands

Magic Academy : you are the magic hands
tournament


__ADS_3

"aku tak ingin kau menghilang ,nanti,aku bisa gila tanpa kau di sisiku"


eh?


chapter 6


"umm,azriel?"tanyaku pelan,ia menatapku dengan tatapan yang sulit di artikan.


"kenapa?"balasnya.aku menatap matanya ,iris ruby nya membuatku tenggelam.


"emh,itu..bi.bisakah kau melepas...kan t.tanganmu,a.aku takut m.mereka m.menatap seperti itu"gagapku,ia hanya menghela nafas pelan,lalu mengelus kepalaku'lagi',ia melepaskan pegangan tanganya


"s.suminasen azriel-san"aku melihat perubahan wajahnya,yang awalnya lembut kini berubah dingin,aku hanya menunduk,entah kenapa aku berubah menjadi cengeng sekarang,mataku memerah,menandakan aku akan menangis,sedikit demi sedikit air mata membasahi pipiku,aku menangis dalam diam,tidak ada yang tau kalau aku menangis sekarang,tubuh bergetar,aku merasa sakit ketika azriel bersikap dingin kepadaku.tapi ada tangan hangat memelukku,syukurlah ia tidak marah padaku


"maaf"lalu ia melepaskan tangannya dan menhapus air mataku,


"maaf ,aku selalu kasar padamu,yah,aku berusaha akan tidak dingin padamu,aku janji"aku tersenyum senang mendengar kata kata itu


"lanjut jalan?"tanyanya


"eh,teleport saja,aku lelah,gedung arena masih jauh"aku menggembungkan pipiku,sepertinya hari ini akan menjadi hari yang melelahkan,


"baiklah"angguknya


"tournament room"ucapku lirih,kami lansung berpindah ke arena pertandingan,ternyata arena pertandingan lebih besar dari sebuah rumah mewah,walaupun lebih besar rumahku sih


"peserta pertama ,rena azal melawan nata mesva!mari kita sambut kedua peserta"


"ayo nata!"teriakku,aku berada di podium penonton,aku diapit dua orang,sebelah kiriku azriel,sebelah kananku sarah


"NATA!AYOOOOOO"aku sempat menutup telingaku saat sarah berteriak,dan azriel menertawakanku,tentu saja mendapat hadiah cubitan keras di perutnya


"aduh sakit"aku tak menghiraukan keluhannya,dasar,

__ADS_1


"dasar gadis galak"dan kini ia mendapat cubitan lagi tapi di pipinya


"aduh,ampun,ampun,hua sakit sekali!kau tidak menyayangiku hah!"aku mengendus kesal


"siapa juga menyayangimu"aku memalingkan muka darinya


"oh ayolah,maafkan aku sekali saja"heh,sekarang es kutub sedang memohon?dunia benar benar berubah


"kita baikan?"


"tentu"


kami mengaitkan kelingking kami,menandakan kami tidak akan berpisah selamanya


"hei jangan mengabaikanku!"


'dasar pengganggu'


"PERTANDINGAN DIMULAI"pandangan langsung teralihkan ke arena.nata berjalan dengan pelan dan lembut,ia memancarkan cahaya kehijauan,sepertinya kekuatan alam sedang terkumpul padanya,sedangkan rena lawannya berambut pirang,ia memancarkan cahaya yang tidak kalah terang,karena memang itu kekuatannya,pengendali cahaya,nata membawa 2 kunai di pinggangnya dan satu tongkat sebagai senjata utama,sedangkan rena membawa pisau lempar,sedangkan senjata utamanya kapak besi yang di aliri elemen ,sehingga ia bisa memotong apapun dengan itu.


"menyerahlah"ucap nata tenang


"tidak akan"nata menggerakan tangannya ke kanan dan ke kiri,akar tumbuhan yang melilit rena mengikuti tanganya dan menghantamkan rena ke kanan dan kekiri,wajah rena di penuhi darah,aku menutup mataku,aku kadang kadang mual ketika melihat darah yang berceceran.azriel memelukku,ia hanya mengelus kepalaku agar aku tenang


"jangan di lihat kalau kau takut"ucapnya sambil terus mengelus rambutku,aku mengangguk pelan ,lalu azriel melapaskan pelukannya juga mengacak ngacak rambutku


"belum menyerah ?"tanya nata lembut,rena menggeleng lemah,lalu nata memdorong tangannya kedepan,akar akar itu mementalkan rena di dinding arena,darah berceceran dimana mana,rena di keluarkan karena tidak bisa melawan nata,jadi,nata di anggap lulus karena telah mengalahkan lawannya di audisi,nata berjalan kearah kami,ia tersenyum ramah,tapi memang kekuatan nata tidak main main,mungkin jika ia mau ia bisa membunuh semua orang di sini,tapi tidak mungkin gadis berhati malaikat seperti nata mau membunuh orang.


"kya!nata kau sangat hebat"ucapku sambil memeluknya dari samping.wajah azriel menunjukkan ekspresi tidak senang,cih,ternyata es batu bisa cemburu


"selanjutnya,sarah laurenc anic melawan ali zalewan,mari kita sambut kedua peserta"keduanya sali berhadapan,keadaan menjadi menegangkan,tapi pertandingannya cepat sekali,sarah hanya mendorong tsunaminya kedepan,tak berapa lama muntah darah dan dianggap gagal,astaga,sarah kuat sekali


"wow"itu kata pertama yang kuucapkan saat pertandingan selesai,dan ini pertandingan ku!!!!

__ADS_1


"mari kita sambut,sin alexia yilre,melawan cyan angelia lamuft"syukur ternyata aku melawan pengendali air,


"alexia "aku menoleh pada azriel,ia nyuruhku mendekat,aku mendekat ke arahnya menatapnya binggung,ia berbisik


"semoga berutung"bisiknya lalu


cup


ia mencium pipiku sekilas,


"terimakasih"aku tersenyum ramah,aku turun kebawah menuju arena,aku melihat lawanku berada di sana,ia tersenyum sinis terhadapku,ia menyerangku beberapa kali dengan pedangan air,aku berhasil menghindarinya dengan melompat kesana kemari,sepertinya ia kehabisan tenaga


"sudah selesai?sekarang giliranku,azina tafu"keluarlah pedang petir kesayanganku,semua orang yang berada di situ kaget saat melihatku.aku menyambarnya dengan pedang petir secepat kilat,itu membuatnya muntah darah,heh,kini siapa yang lemah


"menyerahlah,atau aku tidak akan memberimu kesempatan "aku menatapnya tajam


"tidak uhuk...akan"cih ,berani menantangku rasakan akibatnya,aku melompat keatas dan melaju dengan kencang kebawah,aku menghantamkan tanganku ke tanah,karena sihirku meningkat ini pasti akan lebih parah dari saat aku latihan


"loktfus!"boom!lantai arena hancur dibuatku,cyan terpental jauh,jika tidak segera di tolong ,mungkin nyawanya akan melayang,aku menatap azriel di podium,aku hanya tersenyum sebelum semua menjadi...



gelap



hallo,author hanya bisa segini,kalau suka jangan lupa tekan tombol ♡ ya..




__ADS_1




__ADS_2