
...Kelanjutan***...
Matahari mulai terbit Zaera dan Ibu Doowo pun sudah menyusun piring piring yang akan di jual, tak lama Doowo datang mengahampiri lapak
Ia melihat wanita yang sedang mengobrol dengan sang ibu
..."Permisi!" Sapa Doowo...
..."Maaf bu saya harus berbicara sebentar kepada Doowo" Zaera memotong pembicaraan Doowo...
Zaera mengajak Doowo menjauh dari lapak dan memulai pembicaraan nya.
..."Kau, bukankah kau adalah putri kerajaan yang kemarin membeli semua dagangan saya?" Tanya Doowo...
..."Kau ingat aku?" Zaera sangat senang karena Doowo mengingat nya...
...""Tentu saja aku ingat tapi kenapa kamu mengenakan pakaian rakyat biasa? Mengapa kau tidak menggunakan gaun kerajaan seperti yang kau gunakan kemarin?"...
..."Ah sekarang aku sedang menyamar, tidak ada satu pun orang yang mengetahui tentang ini selain kau"...
..."Menyamar? Kenapa kau menyamar?"...
..."Apa kau mengetahui cerita kerajaan yang dimana aku akan dijodohkan oleh pangeran dari desa sebrang"...
..."Yah aku mengetahui kau akan dijodohkan oleh Pangeran Hoon Seok, lalu mengapa?"...
..."Aku tidak mencintai dia" jawab Zaera...
..."Hah! Bukankah kalian saling mencintai? Semua rakyat mengetahui itu"...
..."Aku hanya berpura pura mencintai dia, sebebanarnya aku tidak pernah mencintai dia"...
..."Jadi sekarang kau menyamar agar bisa menjauh dari Pangeran itu?"...
__ADS_1
..."Yah kau benar"...
..."Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?" Tanya Doowo sambil menatap mata Zaera...
..."Sekarang aku butuh bantuan mu"...
..."Bantuan ku? Tapi aku tidak bisa melakukan apa apa"...
..."Kau tidak perlu melakukan apa apa, kau hanya perlu menerima ku untuk bekerja disini"...
..."Bekerja disini?"...
..."Yah aku ingin membantu mu menjual piring piringan ini"...
..."Tapi aku tidak bisa membayar mu jika kau bekerja disini"...
..."Aku akan bekerja sukarela dengan mu"...
..."Apa kau yakin akan bekerja tanpa dibayar sepeserpun?"...
..."Yah aku yakin tapi, kau harus merahasiakan identitas ku"...
..."Ssstttt,, jangan panggil aku tuan putri"...
..."Lalu aku harus memanggil mu apa?"...
..."Panggil aku Aera"...
..."Aera? Bukankah nama mu Zaera?"...
..."Yah namaku Zaera namun kau harus memanggil ku dengan nama samaran Aera"...
..."Baiklah Aera"...
Zaera tersenyum ketika mendengar suara Doowo yang memanggil nama nya dengan nama samaran
__ADS_1
Zaera dan Doowo menghampiri lapak dagang Doowo yang sedang dijaga oleh Ibu Doowo
..."Ibu biar saya membantu ibu melayani pelanggan"...
Ibu Doowo bingung dengan sikap Zaera yang tiba tiba ingin melayani pelanggan
Ibu Doowo menanyakan keganjilan tersebut kepada Doowo
..."Doowo ada apa ini? Kenapa tiba tiba anak baik itu ingin membantu ibu?"...
..."Di akan bekerja bersama kita" jawab Doowo...
..."Hah tapi kita tidak mampu membayar orang untuk bekerja bersama kita"...
..."Dia akan bekerja secara sukarela tanpa dibayar"...
..."Apa kau yakin?"...
..."Iyaa bu"...
..."Anak itu benar benar baik, siapa nama nya?"...
..."Namanya adalah Aera"...
..."Aera? Apa kau menyukai nya Doowo" tiba tiba saja Ibu Doowo menanyakan hal tersebut...
..."Hah kenapa tiba tiba ibu bertanya seperti itu?"...
..."Yah ibu hanya bertanya saja, baiklah kalau begitu ibu akan pulang sekarang, karena disini sudah ada yang membantu mu"...
..."Baiklah hati hati bu"...
..."Yah setelah kau selesai berdagang ajak Aera ke rumah kita untuk makan malam bersama"...
..."Makan malam?"...
..."Yah kita tidak bisa membayar nya dengan uang, tapi setidak nya kita bisa memberikan makan pada nya"...
__ADS_1
..."Baiklah bu, nanti aku akan mengajak Aera untuk makan bersama kita"...
...Bersambung***...