
...Kelanjutan***...
Mulai saat itu Zaera bertekad untuk terus memperjuangkan Doowo sebelum waktu kepergiannya tiba.
Saat Zaera sedang berjalan menuju kamarnya tiba tiba saja Pangeran Hoon Seok memanggilnya dengan raut wajah yang sedikit kesal ia melangkahkan kakinya menuju ke arah Zaera
..."Tuan Putri Zaera!" Panggil Pangeran Hoon Seok ...
Zaera melihat ke arah Pangeran Hoon Seok
..."Pangeran Hoon Seok, ada apa?"...
..."Apa maksud mu ada apa, aku menunggu mu terbangun sedari tadi"...
..."Hah? Bukankah kau bilang jika kau akan ke desa sebelah dan akan kembali ketika matahari tenggelam, lalu apa maksud mu kau menunggu ku sedari tadi" ucap Zaera dengan suara yang sedikit tinggi...
..."Kenapa kau terlihat kesal? Seharusnya aku yang marah padamu"...
..."Kau yang berbohong padaku, lalu bagaimana bisa aku tidak marah padamu?"...
..."Aku tidak berbohong padamu Tuan Putri Zaera" sentak Pangeran Hoon Seok ...
__ADS_1
..."Lalu mengapa kau kembali sebelum matahari tenggelam?"...
..."Aku pikir pekerjaan ku di desa sebelah akan memakan banyak waktu, namun ternyata pekerjaan ku lebih cepat selesai dari dugaan ku" jelas Pangeran Hoon Seok ...
..."Baiklah" ucap Zaera sambil melangkah kan kaki nya pergi meninggalkan Pangeran Hoon Seok ...
..."Baiklah? Hanya itu?" CeletukPangeran Hoon Seok ...
Zaera menghentikan langkahnya dan berbalik badan ke arah Pangeran Hoon Seok
..."Lalu? Kata apa yang ingin kau dengar dari mulutku?" Tanya Zaera...
..."Hehe entah mengapa sekarang aku ragu, jika kau adalah seorang Putri Kerajaan" Ucap Pangeran Hoon Seok dengan tertawa yang meledek...
..."Kau hanya tertidur sepanjang hari tanpa menjalankan tugas mu sebagai seorang putri, bahkan disaat pangeran mu datang untuk melepas rasa rindunya kau marah padanya dan hanya mengucapkan kata Baiklah tanpa ada kata Maaf keluar dari mulut mu" sindir Pangeran Hoon Seok ...
..."Baiklah, jika kau ragu aku bukan seorang putri maka anggap saja aku bukan seorang putri kerajaan jangan pernah menunggu ku untuk datang padamu, jangan pernah menemui ku lagi dengan alasan kau merindukan ku, dan jangan lupa batalkan perjodohan ini, karena kau seorang Pangeran Hoon Seok sedangkan aku bukan siapa siapa dan tidak berhak menjadi istri mu" ucap Zaera yang tersinggung dengan perkataan Pangeran Hoon Seok ...
..."Tuan Putri"...
..."Apa? Aku bukan Tuan Putri mu" jawab Zaera...
__ADS_1
..."Tuan Putri Zaera"...
..."Kau ingin di jodohkan dengan ku karena kau ingin menggantikan posisi Ayah ku dan ingin mengambil alih kerajaan ini, bukankah begitu Pangeran Hoon Seok?"...
..."Tuan putri Zaera!" Sentak Pangeran Hoon Seok...
..."Ada apa? Bahkan sekarang aku yang ragu jika kau benar seorang pangeran" celetuk Zaera...
..."Kau ragu?"...
..."Yah mana mungkin seorang pangeran membentak Tuan Putrinya sendiri" sambung Zaera...
..."Bagaimana mungkin aku tidak menyetak mu, jika perkataan mu membuat ku tersinggung" ucap Pangeran Hoon Seok ...
..."Lalu bagaimana dengan perkataan mu? Perkataan mu juga membuat ku tersinggung, namun apa kau menyadarinya? Apa kau meminta maaf padaku? Apakah disaat perkataan mu menyinggung ku, aku menyentak mu? Apakah aku memaksa mu untuk meminta maaf?" ...
..."Jadi sebenarnya siapa yang bukan anggota kerajaan?" Sambung Zaera...
..."Baiklah jika kau ingin aku meminta maaf padamu, maka maafkan aku" ucapPangeran Hoon Seok dengan terpaksa...
..."Rakyat biasa pun bisa meminta maaf padaku seperti yang kau lakukan,bahkan lebih tulus dari yang kau ucapkan" sindir Zaera sambil pergi meninggalkan Pangeran Hoon Seok ...
__ADS_1
...Bersambung***...
... ...