
...Kelanjutan***...
Ibu Doowo pergi ke ruang makan dan mulai makan malam, Ayah Doowo yang tidak melihat Zaera lantas bertanya pada Ibu Doowo kemana Zaera pergi
..."Ibu, dimana Zaera?" Tanya Ayah Doowo...
..."Zaera tadi bilang ingin membantu ibu untuk memotong bebuahan dan ingin ibu berhenti melakukan pekerjaan Ibu agar Ibu bisa makan malam" jelas Ibu Doowo...
..."Anak itu sangat baik?" Ucap Ayah Doowo...
..."Sebenarnya dia dari keluarga mana Doowo? Sejujurnya Ayah sangat kagum dengan didikan yang orang tuanya berikan padanya" tanya Ayah Doowo...
..."Emm,,,, ituuu"...
..."Ada apa Doowo mengapa kau tiba tiba gugup begitu?" Tanya Ibu Doowo...
Zaera yang mendengar percakapan mereka pun langsung menyaut sambil membawa piring yang dipenuhi dengan buah segar yang sudah di potong
..."Saya hanya terlahir dari kalangan biasa" sahut Zaera...
..."Lalu siapa nama orang tua mu?" Tanya Ayah Zaera...
..."Dia tidak ingin ada yang tahu nama nya, karena ia berpikir jika tidak semua orang harus tau tentang keluarga nya"...
..."Ahhh baiklah kami mengerti, mungkin orang tua mu tidak ingin banyak orang yang mengetahui tentang identitas keluarga nya" ucap Ibu Zaera...
Doowo yang mendengarnya merasa lega karena ia tidak perlu menjawab pertanyaan dari Ayah dan Ibunya
..."Iyah, tapi sejujurnya saja saya sangat ingin bertemu dengan orang tua mu" ucap Ayah Doowo...
..."Baiklah aku akan berusaha membujuk kedua orang tua ku agar bisa bertemu dengan kalian semua"...
..."Mengapa Ayah sangat ingin bertemu dengan kedua orang tua Zaera?" Tanya Doowo...
..."Ayah ingin kau dan Zaera menikah dan menjadi keluarga"...
..."Apa maksud Ayah?" Doowo terkejut mendengar perkataan dari sang Ayah...
..."Hahahaha bukan apa apa Ayah mu hanya bercanda saja" elak Ibu Doowo...
__ADS_1
Zaera tersenyum bahagia mendengar perkataan dari Ayah Doowo, Doowo yang melihat Zaera tersenyum heran dan lantas menanyakan hal tersebut pada Zaera
..."Zaera? Mengapa kau tersenyum?" Tanya Doowo...
..."Tidak aku tidak tersenyum"...
Zaera teringat jika ia harus kembali ketika matahari tenggelam, ia pun ijin kepada kedua orang tua Doowo untuk pulang kerumahnya
..."Ohh yah maaf saya harus kembali pulang sekarang, ini sudah malam"...
..."Mengapa kau tidak menginap saja disini?" Tanya Ibu Doowo...
..."Menginap?"...
..."Maaf Ibu saya senang dengan tawaran yang Ibu berikan pada saya, namun saya belum ijin kepada kedua orang tua saya jadi saya tidak bisa bermalam disini"...
..."Yah baiklah, saya mengerti kalau begitu biar Doowo mengantar mu pulang" ucap Ibu Doowo...
..."Mengantar?" Tanya Doowo...
..."Yah kau harus mengantarnya pulang sampai rumah, karena ini sudah larut malam jangan sampai dia kenapa napa" jelas Ayah Doowo...
..."Permisi" pamit Zaera...
Zaera dan Doowo pun pergi keluar rumah dan menunggangi kuda, berjalan menuju istana kerajaan.
Di sepanjang perjalan Zaera dan Doowo saling berbincang banyak hal, salah satunya tentang perasaan satu sama lain
..."Doowo bolehkah aku bertanya?"...
..."Yah tentu saja, apa yang akan kau tanyakan?"...
..."Apakah kau sekarang sudah mencintaiku?" Tanya Zaera...
..."Apa maksud mu Tuan Putri? Kita baru saja mengenal selama 2 hari bagaimana bisa aku mencintai seorang wanita dalam waktu 2 hari yang singkat"...
..."Baiklah, jadi berapa lama kau akan memcintai seorang wanita?"...
..."Mungkin beberapa bulan"...
__ADS_1
..."Hah beberapa bulan" Zaera terkejut mendengar jawaban dari Doowo...
..."Lalu bagaimana jika aku hanya mempunyai waktu satu bulan?"...
..."Satu bulan? Memangnya kau akan pergi kemana?" Tanya Doowo...
..."Kau hanya perlu menjawab saja, apakah aku bisa membuat mu jatuh cinta dalam waktu kurang dari satu bulan?" Tanya Zaera...
..."Entahlah, aku tidak tahu"...
Tak terasa mereka berdua pun sampai di belakang istana dan Doowo menghentikan kudanya,
..."Tuan Putri ini sudah sampai"...
..."Baiklah terima kasih sudah mengantar ku sampai sini, aku akan pergi sekarang jadi kau hati hati di jalan" Zaera memalingkan badannya dari Doowo...
Baru satu langkah Zaera meninggalkan Doowo tiba tiba saja Doowo memanggilnya
..."Tuan Putri!" Panggil Doowo...
Zaera membalikkan badannya
..."Yah ada apa?"...
..."Soal pertanyaan mu yang tadi, aku tidak bisa menjamin jika dalam kurun waktu kurang dari satu bulan aku akan mencintai mu, namun semua jawaban itu hanya kau sendiri yang bisa menjawabnya"...
..."Apa maksud mu?"...
..."Semua itu hanya bisa di jawab oleh bukti, jadi bukti kan lah"...
..."Kau memberiku kesempatan untuk memperjuangkan mu?"...
..."Yah namun, itu juga jika Tuan putri berhasil"...
..."Berjaga jagalah karena hatimu akan ku curi" canda Zaera...
Zaera pun pergi meninggalkan Doowo yang seyum menatap ke arah Zaera
...Bersambung***...
__ADS_1