
Kelas telah selesai, para murid sedang berjalan di lorong sekolah untuk kembali ke asrama saat di lorong zoya dan vivi bertemu dengan seekor kucing berwarna hitam mewoong zoya melihat dan mengambil kucing itu "apa seseorang membiarkan kucing mereka berkeliaran?."
Di ujung lorong sekolah yang lain ada revan yang berlari sambil berteriak "LEPASKAN!!." Zoya yang kaget melepaskan kucing tersebut kini revan telah berdiri tepat di depan mereka "huh huh itu...itu Alden." Revan berbicara sambil mengambil napas kemudian dia mengangkat kucing itu dan......"WOI ALDEN!!." Revan berteriak tepat di telinga alden seketika kucing hitam tersebut berubah menjadi alden zoya dan vivi yang melihat itu sedikit terkejut "hahahaha maaf yah tadi rencana mau ngerjain kalian." Ucap alden sambil tertawa garing dan menggaruk tengkuk leher nya "wow apa kau siluman kucing?."
__ADS_1
Pertanyaan yang di lontar kan zoya membuat revan tertawa
"HAHAHA siluman kucing hahaha." "Bu..bukan aku manusia kucing bukan siluman menurut kami manusia kucing panggilan siluman itu seperti hinaan." "Sorry." "Oh iyh kemarin kita gak berkenalan secara resmi aku Alden Oliver."
"aku suka berteman dengan mereka bisa kah kau pergi daisy?."ucap zoya sambil menatap daisy "Ck kau memang cocok dengan para pecundang payah itu zoya terutama dengan keturunan peri yang tidak berguna"daisy dan kedua teman nya pergi meninggalkan zoya, vivi yang mendengar itu ingin mengejar daisy namun di tahan oleh zoya
__ADS_1
"Dasar para kalelawar jelek." Ucap vivi kesal dan menatap kepergian meraka"Emang mereka siapa?." Tanya zoya kepada teman teman nya "daisy adalah keturunan manusia kalelawar lebih baik kita jaga jarak dengan mereka." Tiba tiba ada suara hentakan kaki yang membuat para wanita di sana melihat kagum dan sebagian ada yang terpesona zoya dan teman teman nya melihat ke arah langkah kaki itu dan padangan zoya tertuju kepada sosok anak laki laki yang familiar "ren?." Zoya mengucapkan kata ren di dalam hati
kedua cowok di samping vivi dan zoya hanya melihat para anak perempuan yang melihat ren dengan tatap kagum merasa geli " masih gantengan kita." Ucap alden dan revan "itu siapa?." Tanya vivi "itu si pangeren kesiangan yang menurut mereka seperti pangeran yang keluar dari dongeng." "Eh tapi kan emang pangeran bodoh." Ucap revan "diam." Alden melirik revan dengan mata yang melebar "ohh gitu...bukan urusan kita juga, zoy ayo kembali ke asrama."menarik tangan zoya yang sedari tadi hanya memperhatikan percakapan mereka
Di dalam asrama zoya duduk di pinggir jendela melihat luas nya sekolah CARAMBELLS tiba tiba mata nya tertuju pada cahaya dari tempat lain, dia bergegas turun dari jendela dan membangun kan vivi "vi bangun ayo bangun"seraya menggoncang tubuh vivi, vivi yang terganggu terbangun dari tidur nya "apa zoy apa yang kau lakukan aku sedang bermimpi indah tadi" vivi terbangun namun masih setengah sadar ."vi tadi aku ngeliat cahaya dari bagian hutan sana."
__ADS_1