
Beberapa hari setelah upacara kelulusan, aku pergi ke maho gakuen 1 untuk mendaftar masuk sesuai saran yui-nee. Aku pergi ke ruangan pendaftaran untuk menyerahkan berkas-berkas persyaratan.
"Wah wah, lihat ada orang yang tidak memiliki sihir tapi mendaftar di Maho gakuen 1 ", ujar seseorang di belakang arull
aku menoleh kebelakang dan melihat ternyata orang yang berbicara itu adalah Zaki dan yang di sebelahnya Rosa, pacarnya.
mereka berdua adalah 2 orang peringkat teratas pada saat kelulusan sma. Zaki peringkat pertama dan Rosa peringkat kedua.
Zaki adalah seseorang yang jenius karena dia memiliki 2 elemen yaitu api dan petir. sedangkan Rosa memiliki elemen angin yang hebat.
Rosa adalah teman masa kecilku. setelah dia mengetahui bahwa aku tidak memiliki sihir, dia mulai menjauhi ku seperti tidak mengenalku.
" kenapa orang sepertimu mendaftar di maho gakuen ternama ini" Zaki sambil menunjukku
"emang aku tidak boleh mendaftar disini?, tidak ada peraturan kalau aku tidak bisa mendaftar " Arull
"kau itu harusnya sadar diri dasar pecundang!!!, mana mungkin maho gakuen 1 ini mau menerima murid yang tidak memiliki sihir", Zaki
tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang mendekat.
"stop!!!! , ada apa ribut-ribut ini? ", ujar seorang cewek cantik yang mendekati kami
"hahh, siapa kau ini? ", zaki dengan wajah kesal
"Aku? nama ku sayuki, ketua osis maho gakuen 1", ujar cewek cantik itu
__ADS_1
"ketua osis?", zaki dengan muka terkejut
"benar, kenapa? masih mau bikin ribut? ", Sayuki (ketua osis)
"Tidak" Zaki sambil menunduk
" nee zaki ayo kita pergi, tidak ada untungnya kita berurusan dengan si pecundang itu", Rosa
"baiklah"
"kami pergi dulu ketua sayuki", Zaki
Setelah itu Zaki dan Rosa pergi meninggalkan aku dan ketua sayuki.
" iya, terima kasih ketua sayuki ", Arull
"sama-sama, dan jangan panggil aku ketua panggil saja senpai", sayuki
"baik sayuki senpai"
"namaku arull, aku baru mendaftar masuk di sekolah ini", Arull
"Arull-kun kah, baiklah semoga ujiannya berjalan lancar", sayuki
" terima kasih sayuki senpai, kalau begitu aku permisi dulu byeee" Arull sambil melambaikkan tangan
__ADS_1
"byeee, Jadi dia kah Arull yang sering dibicarakan oleh wakil osis", ucap sayuki dalam hati
Setelah selesai menyerahkan berkas-berkas, aku pun langsung pulang untuk berolaraga. karena tidak memiliki sihir, aku hanya dapat melatih otot-otot tubuh ku.
pola olahraga ku hanyalah jogging, push up, **** up, pull up, dan berenang. semenjak aku mengetahui bahwa diriku tidak memiliki sihir, hanya itu yang dapat kulakukan.
selesai olaraga, aku mandi dan makan malam sendirian. kedua orangtua ku selalu sibuk dan biasanya pulang saat larut malam jadi kami jarang menghabiskan waktu bersama. setelah itu, karena tidak ada yang bisa dilakukan lagi aku pun langsung tidur.
"hmmm, di mana ini? ", arull
aku terbangun di sebuah padang pasir yang sangat luas, saking luas nya aku tidak bisa melihat ujungnya. yang dapat kulihat hanyalah pedang dan tombak yang tertancap di pasir. aku tidak tau berapa jumlahnya karena itu memenuhi seluruh Padang pasir yang terlihat.
aku berjalan menelusuri Padang pasir itu, dan aku melihat terdapat dua pedang yang bersilang di pasir. aku mengambil kedua pedang itu. awalnya kupikir kedua pedang itu berat, tapi setelah ku angkat ternyata sangat ringan. aku mengayunkan kedua pedang itu dan rasanya sangat nyaman.
setelah mengayunkan kedua pedang itu cukup lama, aku mendengar suara dentuman yang sangat keras.
dan seketika aku terbangun dari mimpiku.
"mimpikah?", arull
ternyata suara keras yang ku dengar di mimpi ku adalah suara alaram.
saat mau mematikan alaram, aku mau mengangkat tangan ku tetapi tetapi aku merasa tangan ku berat. saat aku melihatnya aku terkejut karena yang berada di tangan ku adalah.......
__ADS_1