
"baiklah, saya berjanji untuk tidak menyebarkannya sampai saya mati", kepsek
"kalau begitu baiklah, saya percaya pada bapak", Arull
Arull menutup matanya dan berusaha untuk konsentrasi.
"Gate", Arull sambil membuka matanya
satu gate muncul di samping badan arull. gate tersebut mengeluarkan pedang.
seketika kepala sekolah mengeluarkan ekspresi wajah panik.
"apa ini?? ", kepsek dengan wajah panik
"ini? ini adalah sihir ku", Arull
"bagaimana cara kau menggunakan sihir itu", kepsek
"seperti ini", Arull mengangkat tangan kanan nya
seketika pedang itu meluncur dari gate.
kepala sekolah makin terkejut melihat pedang itu meluncur sangat cepat.
"baiklah. cukup", kepsek sambil mengangkat tangan nya
"saya akan mengurus ujian masuk arull, tapi kamu harus tetap menyembunyikan kekuatanmu. kalau tidak, akan terjadi keributan" kepsek
"tenang saja pak, saya dari awal memang ingin menyembunyikan kekuatan saya", Arull
"kalau begitu saya permisi", Arull
"tunggu Arull", kepsek
"kenapa pak?", kepsek
"saya punya penawaran untukmu", kepsek
"penawaran? ", Arull
"selain menjadi kepala sekolah, saya juga memiliki pangkat yang berpengaruh di militer ", kepsek
"militer? ", Arull
"benar, bagaimana Arull?? apa kamu tertarik bergabung dengan militer? ", kepsek
"tapi pak... ", Arull
"tenang saja, kamu bisa menyembunyikan identitas mu", kepsek
__ADS_1
"apa boleh saya menyembunyikan identitas saya? ", Arull
"selama saya yang bertanggung jawab, mereka tidak akan masalah dengan identitas Mu. dan juga, kalau mau kamu bisa menggunakan topeng atau semacamnya", Kepsek
"baiklah pak, saya terima", Arull
" baiklah, kamu boleh pergi. nanti saya akan menghubungi kamu", kepsek
karena kepala sekolah yang akan mengurus ujian kedua, arull memutuskan untuk pulang.
saat keluar dari gerbang, ada seseorang yang memanggil Arull.
"Arull!!!", olivia sambil berjalan mendekati arull
"olivia kah, kenapa?", Arull
"bagaimana ujian kedua? lancar? ", olivia
" yaa walaupun tadi ada masalah sedikit, tapi sudah beres", Arull
"syukurlah", olivia
tiba-tiba
"A-kun!!!!!! ", yui sambil berlari mendekati arull
"yui-nee ", Arull sambil melambaikkan tangan
"lancar yui-nee", Arull
"nee arull, siapa dia? ", Olivia
"Oh ya, perkenalkan ini Kaneko yui, tetangga ku", Arull
"dan yui-nee, dia olivia teman baru ku ", Arull
"senang berkenalan dengan mu", Yui
"aku juga", olivia
"ayo A-kun, waktunya kita pulang", Yui
"baiklah Yui-nee, kalau begitu kami duluan ya, dahhh", Arull sambil melambaikkan tangan pada olivia
"dahhh", olivia
karena hari sudah sore, yui dan arull langsung pulang kerumah.
hasil ujian akan di umumkan seminggu dari sekarang.
__ADS_1
selama seminggu arull terus melatih kekuatan nya di hutan seperti biasa.
sampai hari pengumuman tiba
Arull pergi ke lapangan Maho gakuen 1 sendiri, dia melihat papan pengumuman dan mencari nama nya. tetapi dia tidak menemukan namanya dari atas sampai bawah.
tiba-tiba ada seseorang yang mendekatinya.
"Arull benar? ", pria
"iya benar, ada apa", Arull
"mohon ikuti saya", pria
arull mengikuti pria tersebut, arull merasa mengenal jalur ini. jalur ini sama persis waktu ke tempat kepala sekolah.
dan ternyata benar mereka berjalan menuju ruang kepala sekolah.
"permisi", pria
"masuk", kepsek
"saya sudah membawanya pak", pria
"terima kasih, kamu boleh pergi ", kepsek
pria tersebut langsung keluar dari ruangan
"baiklah Arull-kun, apa kau sudah melihat papan pengumuman? ", kepsek
"Sudah pak", Arull
" apa kau menemukan nama Mu? ", kepsek
"tidak pak", Arull dengan wajah sedih
"jangan sedih, kamu di terima kok", kepsek
" bener pak?", Arull
"benar, tetapi saya sengaja tidak menampilkan nama mu", kepsek
"syukurlah, saya pikir saya tidak di terima ", Arull kembali ceria
"dan jangan pernah menggunakan kekuatan Mu, kalau ada masalah lari saja. usahakan untuk tidak mencolok", kepsek
"baik pak", Arull
"omong-omong, karena kau setuju masuk militer. aku akan membawa mu ke tempat latihan militer setelah 2 minggu tahun ajaran baru ", kepsek
__ADS_1
"baik pak, kalau begitu saya permisi", Arull sambil berjalan keluar ruangan
" akhirnya, kehidupan sekolah sihirmu di mulai", Arull berbicara dalam hati